Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 Juni 2019 16:37
Korupsi, Tiga ASN Pemkab Inhu Ditahan Kejari

Rabu, 26 Juni 2019 15:38
Bertema "Kampanye Akbar Stop Narkoba", BNNP Riau Taja Peringatan HANI 2019

Rabu, 26 Juni 2019 15:06
5 Bulan Lalu Lintas Warga Asing ke Bengkalis 1.537 Orang

Rabu, 26 Juni 2019 14:49
Polres Kuansing Bagikan Bantuan ke Panti Asuhan dalam Rangka HUT Bhyangkara

Rabu, 26 Juni 2019 14:28
‎Kembali Gulirkan Program Desa Bebas Api, PT RAPP Bertekad 'Zonk-kan' Karhutla

Rabu, 26 Juni 2019 13:58
Puluhan ASN dan Honorer PN Bengkalis Mendadak Ikuti Tes Urine

Rabu, 26 Juni 2019 13:47
LAMR Sokong Langkah Hukum Pemprov Riau Laporkan Penghina Gubri

Rabu, 26 Juni 2019 13:33
Diikuti 564 JCH , Bupati Inhil Buka Kegiatan Manasik Haji 2019

Rabu, 26 Juni 2019 13:26
Bupati Inhil Pimpin Rapat Pematangan Konsep dan Pemodelan Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz

Rabu, 26 Juni 2019 13:23
Dalam Upaya Pembangunan SDM, Pemkab Inhil Titik Beratkan Peningkatan Mutu dan Kualitas Pendidikan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 21 Maret 2019 13:59
Soal 100 Honorer K2, Dewan Minta Gubri Beri Kepastian

Walaupun gubernur Riau sudah dijabat oleh orang baru, namun nasib sekitar 100 honorer K2 yang hingga saat ini terkatung-katung, tak kunjung jelas. Dewan meminta Gubri memberikan kepastian.

Riauterkini- Pekanbaru- Hingga berganti pimpinan, nasib 100 honorer Kategori II (K2) di lingkungan Pemprov Riau hingga saat ini belum jelas. Walau sudah dinyatakan lulus menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejak Februari 2014 lalu, hingga kini tak ada pengangkatan.

Hal tersebut terjadi karena belum ditandatanganinya Surat Pernyataan Tanggung jawab Mutlak (SPTJM) oleh Gubernur Riau sebelumnya.

Maka dari itu, Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi I bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, hari ini, (21/3/19) menggelar rapat mendengar pendapat perwakilan 100 honorer K2.

Wakil Ketua Komisi l Taufik Arrahman mengatakan hanya satu syarat yang tidak dipenuhi oleh Riau. Hanya Riau yang tidak selesai. Memang aturan pengangkatan k2 sudah habis berlakunya. Tapi, kata dia, berkaca dari daerah lain. Seperti DKI Jakarta, walaupun ada tenggang waktu dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih bisa menerima.

"Ini rapat resmi, kita berkaca di DKI. Tenggang waktu lewat. Tapi BKN masih nerima. Ini kita resmi setalah ini tentu ada upaya politis yang kita lakukan," ujarnya.

Taufik berharap kepada Gubernur Riau yang baru, Syamsuar atas nasib honorer yang belum diangkat ini segera diberi penjelasan.

"Kalau emang Pak Syamsuar enggak mau tanda tangan, tolong sampaikan. Jadi saya minta kepada BKD tolong sampaikan duduk masalah ini. Karena kawan-kawan ini butuh kepastian. Jangan tergantung seperti ini," tuturnya.

Sementara itu, Kepala BKD Provinsi Riau, Ikwan Ridwan menyebutkan pihaknya akan segera menyampaiakan hasil rapat ini kepada Gubernur Riau.

"Saya usahakan secepatnya. Karena semenjak dilantik, beliau sangat sibuk. Keputusan tetap pada gubernur. Nanti kita akan sampaikan ini," jelas Ikwan. * (Uli)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- 5 Bulan Lalu Lintas Warga Asing ke Bengkalis 1.537 Orang
- Polres Kuansing Bagikan Bantuan ke Panti Asuhan dalam Rangka HUT Bhyangkara
- Puluhan ASN dan Honorer PN Bengkalis Mendadak Ikuti Tes Urine
- LAMR Sokong Langkah Hukum Pemprov Riau Laporkan Penghina Gubri
- ‎Kapolda Riau Resmikan Mako Polres Rohul Senilai Rp13 Miliar
- Bupati Harris Bertekad Bangun Pelabuhan Sokoi di Kuala Kampar
- APBD-P 2019 Terus Digesa, MTQ dan Pelaksanaan Visi Misi Gubri Jadi Prioritas
- 10 Tahun Tanpa ADD, 14 Desa di Rohil Segera Diberi Kode Registrasi
- Aliansi Suporter PSPS Usulkan Perombakan Manajemen
- PPDB Kembali Terapkan Sistem Zonasi, Masyarakat Mandau Harap Harap Cemas
- Mesin PKS Alami Kendala Teknis, Sebabkan PT MUP tak Terima TBS Masyarakat
- Pelayanan Hemodialisa di RSUD Rohul Akan Dibuka Juli 2019
- Bebaskan Denda PBB, Kado HUT ke-235 Pekanbaru dari Bapenda
- DPD Astindo Riau Gelar Sertifikasi Profesi Tenaga Pariwisata
- HUT ke 73 Bhayangkara, Polres Kuansing Taja Donor Darah
- Faktor Umur dan Resiko Tinggi, 60 Persen Lebih JCH Bengkalis Perlu Pendampingan Alat dan Orang
- Wagubri: PSPS Harus Berkaca Kenapa Perusahaan Enggak Beri Bantuan
- Desak Tingkatkan Pengawasan, Ampera Datangi Kantor DPRD Bengkalis
- Merga Silima Tampilkan Warisan Budaya Karo untuk Generasi Muda
- Perekonomian Terus Menurun, Pemkab Kuansing Disarankan Gunakan Anggaran pada Pos Primer


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com