Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 18 Juni 2019 10:47
Sudah Jatuh Korban Jiwa, Harus Ada Jalan Alternatif Delima ke Soekarno-Hatta Saat Banjir

Selasa, 18 Juni 2019 09:50
Luapan Parit Jalan Lobak Pekanbaru Tewaskan Pengantin Baru

Selasa, 18 Juni 2019 09:36
Syahril, Caleg Terpilih PKS untuk DPRD Pekanbaru Meninggal

Selasa, 18 Juni 2019 07:41
24 Pemenang LKJ PWI Riau- KLHK Kantongi Hadiah Rp115 Juta

Senin, 17 Juni 2019 23:07
Bupati "Tegur" Dishub Bengkalis, Penyeberangan Air Putih-Pakning Dikeluhkan Masyarakat

Senin, 17 Juni 2019 21:21
Satu Ditembak, Polres Bengkalis Tangkap Tiga Napi Kabur dari Rutan Sungai Penuh, Jambi

Senin, 17 Juni 2019 20:21
Polres Dumai Tangkap Dua Bandar Sabu 1 Kilogram Asal Bengkalis

Senin, 17 Juni 2019 20:16
Pertamina RU II Dumai Produksi Green Diesel Berkualitas

Senin, 17 Juni 2019 19:17
Laga Kambing Travel Vs Truk, Sejumlah Penumpang Terluka

Senin, 17 Juni 2019 18:11
Ini Persyaratan Lengkapnya,
Pendaftaran Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya Dibuka 18 Juni 2019


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 25 Maret 2019 15:17
Hadiri Seminar Nasional di Inhil, Gubri Harapkan Kebangkitan Harga Kelapa

Gubernur Riau Syamsuar, berharap Seminar Nasional dengan tema 'Pengembangan Potensi Ekonomi Lokal Produk Unggulan Kabupaten Indragiri Hilir' adalah kebangkitan untuk meningkatnya harga kelapa di Riau, khususnya di kabupaten itu.

Riauterkini-PEKANBARU-Gubernur Riau H Syamsuar, berharap Seminar Nasional dengan tema 'Pengembangan Potensi Ekonomi Lokal Produk Unggulan Kabupaten Indragiri Hilir' adalah kebangkitan untuk meningkatnya harga kelapa di Riau, khususnya di Indragiri Hilir (Inhil).

"Dari seminar ini saya juga berharap lahirnya solusi jangka pendek, menengah, dan panjang terhadap produk daerah, terutama kelapa. Semoga seminar nasional ini merupakan kebangkitan harga kelapa di Inhil," ujar Syamsuar saat membuka Seminar Nasional Pemgembangan Potensi Ekonomi Lokal Produk Unggulan, Senin (25/3/19), di Gedung Daerah Engku Kelana, Jalan Baharuddin Yusuf, Tembilahan.

Syamsuar yakin hal ini akan terwujudkan, karena dalam seminar ini mempertemukan secara langsung para pengambil kebijakan, baik itu dari pemerintah sendiri, pengusaha, hingga para petani kelapa di Inhil serta pelaku UKM.

Pada kesempatan itu, Syamsuar juga menyebutkan, kerja sama masing-masing pihak sangat diharapkan, dan kekompakan harus tetap dijaga sehingga hasil produk lokal benar-benar bisa dirasakan masyarakat.

Tak hanya masalah produk kelapa yang disinggung Syamsuar, potensi persawahan di Inhil juga diharapkannya bisa memenuhi kebutuahan masyarakat di Riau.

"Pemerintah Provinsi Riau berkepentingan dengan persawahan atau pertanian padi di Inhil yang luasnya mencapai 23 ribu haktare. Jika ini dikelola dengan baik bisa menjadi swasembada pangan di Riau, kalaupun tidak dapat memenuhi kebutuhan di Inhil sendiri jadilah," ucap Syamsuar.

Karenanya, Syamsuar akan "mengerahkan" Dinas Pertanian Provinsi Riau serius menangani dan menyikapi masalah pertanian padi ini. "Jika sekarang panen setahun sekali, maka kita upayakan agar ditingkatkan panennya dua kali dalam setahun. Apa bapak-bapak setuju," tanya Syamsuar kepada petani dan dijawab serentak oleh hadiri, "Setuju."

Harapan yang sama terhadap Seminar Nasional ini membuahkan hasil naiknya harga kelapa, juga diucapkan Bupati Inhil, HM Wardan. Apalagi jika melihat ketergangtungan masyarakat Inhil terhadap kelapa cukup tinggi, mencapai angka 70 persen.

"Harga kelapa pada saat ini anjlok, sementara industri turunan dari kelapa belum bisa mendukung. Kita berharap dengan seminar ini harga kelapa bisa naik sesuai dengan harapan semua pihak," kata Wardan.

Wardan menjelaskan, harga kelapa pada saat ini per kilogramnya hanya Rp800, harga ini sangat jauh berbeda jika dibandingkan pada tahun 2017 yang mencapai Rp3.600 per kilogramnya.

Pada seminar itu, juga dilakukan MoU sejumlah perusahaan dengan Pemerintah Daerah Inhil dan Pemprov Riau.*(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Sudah Jatuh Korban Jiwa, Harus Ada Jalan Alternatif Delima ke Soekarno-Hatta Saat Banjir
- Syahril, Caleg Terpilih PKS untuk DPRD Pekanbaru Meninggal
- 24 Pemenang LKJ PWI Riau- KLHK Kantongi Hadiah Rp115 Juta
- Bupati "Tegur" Dishub Bengkalis, Penyeberangan Air Putih-Pakning Dikeluhkan Masyarakat
- Pertamina RU II Dumai Produksi Green Diesel Berkualitas
- Ini Persyaratan Lengkapnya,
Pendaftaran Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya Dibuka 18 Juni 2019

- Per-2018, Riau Miliki 24 Desa Wisata
- Lomba Menyolak Kelapa, Perlombaan Unik di Perayaan Milad ke-54 Inhil
- Anggaran Diperkirakan Defisit Rp100 Miliar, Sekda Rohul Pesankan Ini ke Seluruh OPD
- Halal Bi Halal dan Temu Ramah,
Bupati Sukiman Minta Anggota IKAPTK Rohul tidak Langgar Aturan

- Januari-Juni, 229 Orang Terjangkit DBD di Pekanbaru
- Nunggak Pajak, 61 Mobdin Pemprov Riau Tetap Dikandangkan
- Besok, PWI Riau Gelar Halal Bi Halal
- Guru MDA Penderita Kanker Usus Dirujuk Dinkes Kampar ke Jakarta
- Event Bakar Tongkang, Rohil Kedatangan Bule Perancis
- Perduli Masyarakat, Polisi Bengkalis Bersih-bersih Rumah Ibadah dan Bantu Sembako
- Pelaksanaan Nikah, KUA Mandau Imbau Masyarakat Urus Sendiri
- Program BSPS Pusat,
Komisi II DPRD Bengkalis Konsultasi ke PUPR Riau

- Dinilai Makin Memberatkan, Masyarakat Pertanyakan Urgensi Uji Psikolog SIM di Duri
- Sempena HUT ke-73 Bhayangkara, Polsek Mandau Gelar Bakti Religi di Duri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com