Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 22 Agustus 2019 18:17
Walau Titik Api Bertambah Jumlah Penderita ISPA di Inhu Justru Menurun

Kamis, 22 Agustus 2019 17:40
Juara 1 Rayon III, Sang Ratu Helmina Hari Pertama FPJ Sudah Pulang Kandang

Kamis, 22 Agustus 2019 17:32
Pemprov Riau Optimis APBD-P Tuntas Akhir Bulan Ini

Kamis, 22 Agustus 2019 16:37
Matangkan Persiapan Gelar Layanan 5G,
XL Axiata Kembali Uji Coba Teknologi 5G dan Gencarkan Fiberisasi Jaringan


Kamis, 22 Agustus 2019 16:34
Mahasiswa Dua PT di Bengkalis Wakili Riau Lomba Mengelas Nasional

Kamis, 22 Agustus 2019 16:05
Terbukti Diminati dan Berkualitas, Rabbani Sabet Tiga Award Top Brand 2019

Kamis, 22 Agustus 2019 15:28
558 Mahasiswa UPP Rohul Diwisuda, Irsadul Halim Sebagai Pemuncak

Kamis, 22 Agustus 2019 15:04
Dianggarkan 10,6 Miliar, Pengadaan Meubelair Kantor Polda Mulai Dilelang

Kamis, 22 Agustus 2019 15:00
Rio Akbar Bersama Tim Persembahkan Medali Emas Untuk Negara

Kamis, 22 Agustus 2019 14:57
Kunker ke Bengkalis, Ini Pesan Danrem 031/WB ke Prajurit Kodim 0303

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 14 April 2019 16:57
Tak Miliki Biaya,
Seorang Warga Miskin di Pelalawan Memilih Berobat di Dukun Kampung


Seorang warga tidak mampu di Pelalawan, terpaksa berobat ke dukun kampung karena tak punya biaya untuk pergi ke rumah sakit. Ia tercatat tak memiliki kartu BPJS.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Rosita (50) merupakan salah satu warga tak mampu di kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, tak bisa berobat ke Rumah Sakit lantaran tak memiliki biaya. Walhasil, ibu rumah tangga yang memiliki tujuh anak ini terpaksa berobat menggunakan jasa dukun kampung.

Inilah menjadi salah satu potret keluarga miskin yang seharusnya mendapat pengobatan gratis baik dari pemerintah daerah berupa program Pelalawan Sehat maupun program dari pemerintah pusat berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Namun apa hendak dikata, program yang sesungguhnya menjadi hak dia dari pemerintah justru tidak didapatkan. Kini Rosita terbaring lemah tak berdaya, hanya mendapatkan pengobatan dari dukun kampung. Dengan harapan, cepat sembuh dari penyakit yang ia derita sudah tiga bulan lamanya.

Wartawan media ini, mencoba mendatangi rumah Rosita yang tinggal di rumah petak yang ia sewa di dekat Gang Pelita Damai, Jalan Pelita Kelurahan Kerinci, kecamatan Pangkalan Kerinci, kabupaten Pelalawan, Ahad (14/4/19).

Rosita, kala itu tidak bisa berbicara banyak, hanya terlihat terbaring lemas dengan perut membuncit. Saat dijumpai terlihat pula seorang dukun kampung, mengusap-ngusap tiga lembar daun yang dibasahin air dicampur ramuan ke sekujur tubuhnya.

Salah seorang keluarganya bernama Muhdiyat (42) mengatakan bahwa Rosita mengalami penyakit di bagian usus hingga perut membengkak. "Sudah tiga bulan dideriatanya, namun sebulan terakhir ini yang paling parah, hingga perut membengkak," ujar Muhdyiat. Namun lantaran tidak memiliki uang kata Muhdyiat apalagi suami Rosita hanya penjual Batagor keliling dengan penghasilan pas-pasan. "Untuk mencukupi kebutuhan sehari saja sudah sudah syukur. Apalagi untuk berobat ke rumah sakit," urainya seraya mengatakan Rosita dan keluarga tercatat tidak punya kartu BPJS. Awalnya, Rosita pernah berobat sekali ke Rumah Sakit Amelia Medika, seterusnya dirujuk ke RS Efarina. Kala itu pihak Efarina menyarankan dirujuk ke RS di Pekanbaru. "Cuma sekali itu saja, tapi untuk rujuk ke RS Pekanbaru kami tak miliki biaya. Dengan pilihan berat terpaksa, dirawat di rumah dengan dukun kampung," tandasnya.***(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Walau Titik Api Bertambah Jumlah Penderita ISPA di Inhu Justru Menurun
- Mahasiswa Dua PT di Bengkalis Wakili Riau Lomba Mengelas Nasional
- 558 Mahasiswa UPP Rohul Diwisuda, Irsadul Halim Sebagai Pemuncak
- Dianggarkan 10,6 Miliar, Pengadaan Meubelair Kantor Polda Mulai Dilelang
- Rio Akbar Bersama Tim Persembahkan Medali Emas Untuk Negara
- Kunker ke Bengkalis, Ini Pesan Danrem 031/WB ke Prajurit Kodim 0303
- Tahun Depan, 235 PNS Pemkab Bengkalis Pensiun
- Dewan Pers-Kementrian PPPA RI Sosialisasikan Standar Berita Ramah Anak
- Danrem 031/Wirabima Kunker ke Bengkalis
- Ngopi Saat Jam Kerja, Empat ASN dan Dua Honorer Pemkab Inhu Diamankan Satpol PP
- Batas Akhir Persiapan Pilkada 2020 Bengkalis September 2019
- Tugas Panitia Rayon IV Tuntas, Hadiah pacu Jalur Masih Terkendala di Dinas Pariwisata
- 2020 FPJ Masuk Kalender Pariwisata Nasional, Ketua DPRD Apresiasi Menteri Pariwisata RI
- Pembukaan FPJ Tahun 2019 Catat Dua Rekor MURI Sekaligus
- Terkait Permasalahan Sungai Hulubandar, Lurah Pelalawan Akan Kumpulkan Para Tokoh
- Buka FPJ 2019, Menpar Janji Tahun Depan Dimasukkan Kalender Pariwisata Nasional
- Asap Semakin Menyengat di Kampar, 1.501 Orang Terpapar ISPA Sejak Agustus 2019
- RSUD Indrasari Inhu Tak Miliki SCF Jadi Kendala BPJS Kesehatan Lunasi Claim
- Mendarat di Kuansing, Menteri Arief Yaya Disambut Wabup Kuansing
- Besok Dibuka Menteri Pariwisata, 175 Jalur Siap Menjadi Tercepat di FPJ 2019


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com