Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Mei 2019 17:56
Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai

Ahad, 19 Mei 2019 15:36
Rusak Parah, Tahun Ini Ruas Jalan Lepaugading - Pangean Dikerjakan

Ahad, 19 Mei 2019 15:00
Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri


Ahad, 19 Mei 2019 11:26
Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas

Ahad, 19 Mei 2019 11:22
WOM Finance Gelar Buka Bersama dan Baksos di 21 Masjid Se-Nusantara

Ahad, 19 Mei 2019 11:18
Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir

Ahad, 19 Mei 2019 11:15
7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 

Ahad, 19 Mei 2019 08:07
Sekaligus Pantau Pembangunan,  Wabup Inhil Safari Ramadan ke Kecamatan Kateman dan Pulau Burung

Sabtu, 18 Mei 2019 22:15
TCI BLK Riau Taja Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Sabtu, 18 Mei 2019 19:23
Momen Bulan Ramadhan, Bupati Sukiman Silaturrahmi dengan Himpunan Masyarakat Rohul di Pekanbaru

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 14 April 2019 20:44
Keluarga Miskin Tak Miliki Biaya Berobat,
Lurah Kerinci Timur, Pelalawan Datangi Rosita


Lurah Kerinci Timur sangat peduli terhadap warganya. Lurah Edi Arifin langsung menjenguk Rosita, warga miskin yang diketahui tidak dapat berobat karena tak miliki biaya.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Lurah Kerinci Timur Edi Arifin merespon cepat dengan mendatangi warganya, Rosita (50) merupakan keluarga miskin tak mampu berobat ke rumah sakit yang berdomisli di Gang Pelita Damai, Jalan Pelita.

Kedatangan Lurah ini disambut suka cita oleh pihak keluarga, Ahad (14/4/19) sekira pukul 18.30 WIB. Pasalnya, kedatangan orang nomor satu di Kelurahan Kerinci Timur ini, selain memberikan sedikit bantuan, juga membukakan jalan untuk membantu surat menyurat sebagai syarat pembuatan BPJS.

Tampak lurah, duduk langsung disisi Rosita yang terbaring lemas dikediaman rumah keluarganya. Sesekali tampak pula Lurah menanyakan ikhwal, penyakit yang di idap, namun tak sepata kata pun keluar dari mulut ibu rumah tangga ini.

Meskipun demikian, Lurah mendapatkan penjelasan langsung dari pihak keluarga. Dimana Rosita sudah lama, mengindap penyakit tumor usus hingga perut membengkat dan saat ini tidak memiliki biaya untuk berobat.

"Sesungguh pihak keluarga tak punya biaya berobat ke rumah sakit, tidak itu saja BPJS pun tak ada," terang keluarga.

Mendengar penjelasan ini, Lurah berjanji akan membantu mengurus pembuatan kartu BPJS. "Besok Senin datang ke kantor, kita buat surat domisili dan surat keterang tidak mampu sebagai syarat pembuatan kartu BPJS," tandas Lurah.

Diberitakan sebelumnya, Rosita (50) merupakan salah satu warga tak mampu di kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, tak bisa berobat ke Rumah Sakit lantaran tak memiliki biaya. Walhasil, ibu rumah tangga yang memiliki tujuh anak ini terpaksa berobat menggunakan jasa dukun kampung.

Setidaknya, inilah menjadi salah satu potret keluarga miskin yang seharusnya, mendapat pengobatan gratis baik dari pemerintah daerah berupa program Pelalawan Sehat maupun program dari pemerintah pusat berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Namun apa hendak dikata, program yang sesungguhnya menjadi hak dia dari pemerintah justru tidak didapatkan. Kini Rosita harus terbaring lemah dan tak berdaya hanya mendapatkan pengobatan dari dukun kampung. Dengan harapan, agar cepat sembuh dari penyakit yang ia derita sudah tiga bulan lamanya.

Wartawan media ini, mencoba mendatangi rumah Rosita yang tinggal di rumah petak yang ia sewa di dekat Gang Pelita Damai, Jalan Pelita Kelurahan Kerinci, kecamatan Pangkalan Kerinci, kabupaten Pelalawan, Ahad (14/4/19).

Rosita, kala itu tidak bisa berbicara banyak, hanya terlihat terbaring lemas dengan perut membuncit. Saat dijumpai terlihat pula seorang dukun kampung, mengusap-ngusap tiga lembar duaun yang dibasahin air dicampur ke sekujur tubuhnya.

Salah seorang keluarganya bernama Muhdiyat (42) mengatakan bahwa Rosita mengalami penyakit dibagian usus hingga perut membengkak.

"Sudah tiga bulan, dideriatanya, namun sebulan terakhir ini yang paling parah, hingga perut membengkak," ujar Muhdyiat.

Namun lantaran tidak memiliki uang kata Muhdyiat apalagi suami Rosita hanya penjual Batagor keliling dengan penghasilan pas-pasan. "Untuk mencukupi kebutuhan sehari saja dapa sudah syukur. Apalagi untuk berobat kerumah sakit," urainya seraya mengatakan Rosita dan keluarga tercatat tidak punya kartu BPJS.

Awalnya, Rosita pernah berobat sekali ke Rumah Sakit Amelia Medika, seterusnya dirujuk ke RS Efarina. Kala itu pihak Efarina menyarankan dirujuk ke RS Pekan baru. "Cuma sekali itu saja, tapi untuk rujuk ke RS Pekanbaru kami tak miliki biaya. Dengan pilihan berat terpaksa, dirawat dirumah dengan dukun kampung," tandasnya.***(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Rusak Parah, Tahun Ini Ruas Jalan Lepaugading - Pangean Dikerjakan
- TCI BLK Riau Taja Buka Puasa Bersama Anak Yatim
- Hari Hipertensi Sedunia, RSUD Sosialisasi dan Jaring Penyakit Hipertensi
- Dinas Lingkungan Hidup Kuansing: Jangankan Raih Adipura, Ngurus Pagar Taman Saja Tak Bisa
- Majukan Pelalawan, RAPP dan MKP Jalin Silaturahmi
- Warga Tembilahan Kesal, Kerap Terjadi Pemadaman Listrik Selama Ramadan
- Takziah ke Petugas KPPS Meninggal, Sandiaga Disambut Tangis Keluarga
- Lebih Duaribu Umat Budha Ikuti Pawai Waisak di Pekanbaru
- Dekatkan Diri ke Masyarakat, Sat Reskrim Polres Berbagi Takjil Berbuka Puasa
- Seksi Satu Beroperasi Akhir Tahun Ini, Gubri dan Walikota Pekanbaru Tinjau Tol Pekanbaru-Dumai
- Penampakan Proyek 'Multiyears' di Kuala Kampar, Pelalawan
- Rusak Parah, Jalan Provinsi dalam Kota Telukkuantan Tak Dipedulikan
- Hormati Bulan Ramadhan, Gubri Minta Warga Tak Bentrok Lagi
- Viral, Pilunya Warga Inhu Angkut Jenasah Pakai Motor Berkeranjang Akibat Jalan Rusak
- Safari Ramadhan, Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Inhu Santuni Ratusan Yatim Piatu
- Kecewa Atas Kebijakan Kemenag, Wali Murid MAN 1 Telukkuantan Galang Tandatangan
- Sejumlah Tokoh di Pelalawan Imbau Masyarakat Jangan Termakan Isu 'People Power'
- Pererat Silaturrahim, Polsek Bengkalis Beramal dan Berbagi ke Anak Yatim
- Distransnaker Siak Surati Perusahaan untuk Bayarkan THR Karyawan
- Diskes Pastikan Warga Pekanbaru Bebas Cacar Monyet


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com