Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 April 2019 16:31
Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker

Jum’at, 19 April 2019 16:06
Tentang PSU/PSL, KPU Belum Terima Rekomendasi Resmi

Jum’at, 19 April 2019 14:46
Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan

Jum’at, 19 April 2019 12:45
Viral di Medsos Suara Prabowo Hilang 100,
KPU Dumai Akui Salah dan Minta Maaf


Jum’at, 19 April 2019 11:30
Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar

Jum’at, 19 April 2019 08:00
Bawaslu Riau Rekomendasikan 98 TPS Gelar PSL dan PSU

Kamis, 18 April 2019 18:59
Hari Warisan Dunia, Disbud Riau Beri Lestarikan Cagar Budaya

Kamis, 18 April 2019 17:29
Melalui Teleconference, Bupati Kampar Laporkan Pemilu di Kampar Aman dan Lancar

Kamis, 18 April 2019 17:03
Bupati Minta Warga Tunggu Hasil Resmi KPU

Kamis, 18 April 2019 16:39
‎Bupati Rohul Minta Disparbud Kelola Objek Wisata Air Panas di Desa Air Panas

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 14 April 2019 20:44
Keluarga Miskin Tak Miliki Biaya Berobat,
Lurah Kerinci Timur, Pelalawan Datangi Rosita


Lurah Kerinci Timur sangat peduli terhadap warganya. Lurah Edi Arifin langsung menjenguk Rosita, warga miskin yang diketahui tidak dapat berobat karena tak miliki biaya.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Lurah Kerinci Timur Edi Arifin merespon cepat dengan mendatangi warganya, Rosita (50) merupakan keluarga miskin tak mampu berobat ke rumah sakit yang berdomisli di Gang Pelita Damai, Jalan Pelita.

Kedatangan Lurah ini disambut suka cita oleh pihak keluarga, Ahad (14/4/19) sekira pukul 18.30 WIB. Pasalnya, kedatangan orang nomor satu di Kelurahan Kerinci Timur ini, selain memberikan sedikit bantuan, juga membukakan jalan untuk membantu surat menyurat sebagai syarat pembuatan BPJS.

Tampak lurah, duduk langsung disisi Rosita yang terbaring lemas dikediaman rumah keluarganya. Sesekali tampak pula Lurah menanyakan ikhwal, penyakit yang di idap, namun tak sepata kata pun keluar dari mulut ibu rumah tangga ini.

Meskipun demikian, Lurah mendapatkan penjelasan langsung dari pihak keluarga. Dimana Rosita sudah lama, mengindap penyakit tumor usus hingga perut membengkat dan saat ini tidak memiliki biaya untuk berobat.

"Sesungguh pihak keluarga tak punya biaya berobat ke rumah sakit, tidak itu saja BPJS pun tak ada," terang keluarga.

Mendengar penjelasan ini, Lurah berjanji akan membantu mengurus pembuatan kartu BPJS. "Besok Senin datang ke kantor, kita buat surat domisili dan surat keterang tidak mampu sebagai syarat pembuatan kartu BPJS," tandas Lurah.

Diberitakan sebelumnya, Rosita (50) merupakan salah satu warga tak mampu di kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, tak bisa berobat ke Rumah Sakit lantaran tak memiliki biaya. Walhasil, ibu rumah tangga yang memiliki tujuh anak ini terpaksa berobat menggunakan jasa dukun kampung.

Setidaknya, inilah menjadi salah satu potret keluarga miskin yang seharusnya, mendapat pengobatan gratis baik dari pemerintah daerah berupa program Pelalawan Sehat maupun program dari pemerintah pusat berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Namun apa hendak dikata, program yang sesungguhnya menjadi hak dia dari pemerintah justru tidak didapatkan. Kini Rosita harus terbaring lemah dan tak berdaya hanya mendapatkan pengobatan dari dukun kampung. Dengan harapan, agar cepat sembuh dari penyakit yang ia derita sudah tiga bulan lamanya.

Wartawan media ini, mencoba mendatangi rumah Rosita yang tinggal di rumah petak yang ia sewa di dekat Gang Pelita Damai, Jalan Pelita Kelurahan Kerinci, kecamatan Pangkalan Kerinci, kabupaten Pelalawan, Ahad (14/4/19).

Rosita, kala itu tidak bisa berbicara banyak, hanya terlihat terbaring lemas dengan perut membuncit. Saat dijumpai terlihat pula seorang dukun kampung, mengusap-ngusap tiga lembar duaun yang dibasahin air dicampur ke sekujur tubuhnya.

Salah seorang keluarganya bernama Muhdiyat (42) mengatakan bahwa Rosita mengalami penyakit dibagian usus hingga perut membengkak.

"Sudah tiga bulan, dideriatanya, namun sebulan terakhir ini yang paling parah, hingga perut membengkak," ujar Muhdyiat.

Namun lantaran tidak memiliki uang kata Muhdyiat apalagi suami Rosita hanya penjual Batagor keliling dengan penghasilan pas-pasan. "Untuk mencukupi kebutuhan sehari saja dapa sudah syukur. Apalagi untuk berobat kerumah sakit," urainya seraya mengatakan Rosita dan keluarga tercatat tidak punya kartu BPJS.

Awalnya, Rosita pernah berobat sekali ke Rumah Sakit Amelia Medika, seterusnya dirujuk ke RS Efarina. Kala itu pihak Efarina menyarankan dirujuk ke RS Pekan baru. "Cuma sekali itu saja, tapi untuk rujuk ke RS Pekanbaru kami tak miliki biaya. Dengan pilihan berat terpaksa, dirawat dirumah dengan dukun kampung," tandasnya.***(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar
- Hari Warisan Dunia, Disbud Riau Beri Lestarikan Cagar Budaya
- Kanker Hati Stadium 4, Seorang Anak di Rohil Butuh Uluran Tangan
- 102 Operator‎, Mekanik dan Sopir di Dinas PUPR Rohul Lulus Uji Kompetensi Alat Berat
- Bayar Klaim Jatuh Tempo Kepada RS, BPJS Kesehatan Kucurkan Dana Rp 11 Triliun
- BPKAD Pakanbaru : Honor Imam Mesjid Paripurna Sudah Cair
- Hingga Maret, Serapan APBD Kampar Alami Deviasi 7,59 Persen
- Kampar Dapat Hibah Kapal dari Kementerian Perhubungan RI
- PSF Korwil Rohul Chapter Riau Kopdar Bulanan dan Bakti Sosial di Desa Bangun Jaya
- Badan Arkeologi Sumut Tertarik Teliti Peninggalan dan Bukti Sejarah di Rohul
- Hasil Cek Lapangan, PUPR Riau Pastikan Jembatan Siak III Aman dari Maling
- Pondok Tahfidz Nurul Quran Mulai Dibangun di Pelalawan
- Pimpin Apel Siaga, Bupati Kuansing Ajak Sukseskan Pemilu 2019
- Kunker ke Rohil, Kehadiran Gubri Diyakini Berdampak Posisitf untuk Rohil
- Bupati Mursini Layur Jalur Desa Sampurago Hulu Kuantan
- Keluarga Miskin Tak Miliki Biaya Berobat,
Lurah Kerinci Timur, Pelalawan Datangi Rosita

- 4 Hari Dilaporkan Hilang,
Warga Bengkalis Ditemukan Lemas di Semak Belukar

- Tak Miliki Biaya,
Seorang Warga Miskin di Pelalawan Memilih Berobat di Dukun Kampung

- Bupati Kuansing Buka FGD Kepariwisataan
- Bupati Kuansing Lantik 131 Pejabat Eselon III dan IV


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com