Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 18 Juli 2019 19:47
Dua Prodi UIN Suska Riau Dapat Nilai A

Kamis, 18 Juli 2019 19:45
Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD

Kamis, 18 Juli 2019 18:56
Mampir di Pasirpangaraian, Istri Wagubri: Masjid Agung Terasa Masjid Madinah

Kamis, 18 Juli 2019 18:24
Dinastan Holtikultura dan Perkebunan Riau Targetkan Produksi Kebutuhan Beras Meningkat

Kamis, 18 Juli 2019 18:20
Baru Bercerai, Duda di Duri Ditemukan Jadi Mayat

Kamis, 18 Juli 2019 18:00
Gara-gara Berniat Ambil BB, DPO Narkoba Ini Ditangkap Jaksa di Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 17:13
Panen Ikan di Lubuk Larangan Desa Sungai Salak, Bupati dan Sekda Rohul tak dapat Ikan

Kamis, 18 Juli 2019 16:58
Merasa Tertipu, Nasabah PT RFB Akan Lapor ke Polisi

Kamis, 18 Juli 2019 16:35
Bupati Apresiasi Panitia Pacu Jalur Rayon II Kecamatan Pangean

Kamis, 18 Juli 2019 16:32
Demo di Kantor Bupati, Masyarakat Tiga Desa di Tambusai Desak Pemkab Rohul Tuntaskan Lahan KKPA di PT. Hutahaean

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 14 April 2019 20:44
Keluarga Miskin Tak Miliki Biaya Berobat,
Lurah Kerinci Timur, Pelalawan Datangi Rosita


Lurah Kerinci Timur sangat peduli terhadap warganya. Lurah Edi Arifin langsung menjenguk Rosita, warga miskin yang diketahui tidak dapat berobat karena tak miliki biaya.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Lurah Kerinci Timur Edi Arifin merespon cepat dengan mendatangi warganya, Rosita (50) merupakan keluarga miskin tak mampu berobat ke rumah sakit yang berdomisli di Gang Pelita Damai, Jalan Pelita.

Kedatangan Lurah ini disambut suka cita oleh pihak keluarga, Ahad (14/4/19) sekira pukul 18.30 WIB. Pasalnya, kedatangan orang nomor satu di Kelurahan Kerinci Timur ini, selain memberikan sedikit bantuan, juga membukakan jalan untuk membantu surat menyurat sebagai syarat pembuatan BPJS.

Tampak lurah, duduk langsung disisi Rosita yang terbaring lemas dikediaman rumah keluarganya. Sesekali tampak pula Lurah menanyakan ikhwal, penyakit yang di idap, namun tak sepata kata pun keluar dari mulut ibu rumah tangga ini.

Meskipun demikian, Lurah mendapatkan penjelasan langsung dari pihak keluarga. Dimana Rosita sudah lama, mengindap penyakit tumor usus hingga perut membengkat dan saat ini tidak memiliki biaya untuk berobat.

"Sesungguh pihak keluarga tak punya biaya berobat ke rumah sakit, tidak itu saja BPJS pun tak ada," terang keluarga.

Mendengar penjelasan ini, Lurah berjanji akan membantu mengurus pembuatan kartu BPJS. "Besok Senin datang ke kantor, kita buat surat domisili dan surat keterang tidak mampu sebagai syarat pembuatan kartu BPJS," tandas Lurah.

Diberitakan sebelumnya, Rosita (50) merupakan salah satu warga tak mampu di kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, tak bisa berobat ke Rumah Sakit lantaran tak memiliki biaya. Walhasil, ibu rumah tangga yang memiliki tujuh anak ini terpaksa berobat menggunakan jasa dukun kampung.

Setidaknya, inilah menjadi salah satu potret keluarga miskin yang seharusnya, mendapat pengobatan gratis baik dari pemerintah daerah berupa program Pelalawan Sehat maupun program dari pemerintah pusat berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Namun apa hendak dikata, program yang sesungguhnya menjadi hak dia dari pemerintah justru tidak didapatkan. Kini Rosita harus terbaring lemah dan tak berdaya hanya mendapatkan pengobatan dari dukun kampung. Dengan harapan, agar cepat sembuh dari penyakit yang ia derita sudah tiga bulan lamanya.

Wartawan media ini, mencoba mendatangi rumah Rosita yang tinggal di rumah petak yang ia sewa di dekat Gang Pelita Damai, Jalan Pelita Kelurahan Kerinci, kecamatan Pangkalan Kerinci, kabupaten Pelalawan, Ahad (14/4/19).

Rosita, kala itu tidak bisa berbicara banyak, hanya terlihat terbaring lemas dengan perut membuncit. Saat dijumpai terlihat pula seorang dukun kampung, mengusap-ngusap tiga lembar duaun yang dibasahin air dicampur ke sekujur tubuhnya.

Salah seorang keluarganya bernama Muhdiyat (42) mengatakan bahwa Rosita mengalami penyakit dibagian usus hingga perut membengkak.

"Sudah tiga bulan, dideriatanya, namun sebulan terakhir ini yang paling parah, hingga perut membengkak," ujar Muhdyiat.

Namun lantaran tidak memiliki uang kata Muhdyiat apalagi suami Rosita hanya penjual Batagor keliling dengan penghasilan pas-pasan. "Untuk mencukupi kebutuhan sehari saja dapa sudah syukur. Apalagi untuk berobat kerumah sakit," urainya seraya mengatakan Rosita dan keluarga tercatat tidak punya kartu BPJS.

Awalnya, Rosita pernah berobat sekali ke Rumah Sakit Amelia Medika, seterusnya dirujuk ke RS Efarina. Kala itu pihak Efarina menyarankan dirujuk ke RS Pekan baru. "Cuma sekali itu saja, tapi untuk rujuk ke RS Pekanbaru kami tak miliki biaya. Dengan pilihan berat terpaksa, dirawat dirumah dengan dukun kampung," tandasnya.***(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Mampir di Pasirpangaraian, Istri Wagubri: Masjid Agung Terasa Masjid Madinah
- Dinastan Holtikultura dan Perkebunan Riau Targetkan Produksi Kebutuhan Beras Meningkat
- Baru Bercerai, Duda di Duri Ditemukan Jadi Mayat
- Gara-gara Berniat Ambil BB, DPO Narkoba Ini Ditangkap Jaksa di Bengkalis
- Panen Ikan di Lubuk Larangan Desa Sungai Salak, Bupati dan Sekda Rohul tak dapat Ikan
- Bupati Apresiasi Panitia Pacu Jalur Rayon II Kecamatan Pangean
- Demo di Kantor Bupati, Masyarakat Tiga Desa di Tambusai Desak Pemkab Rohul Tuntaskan Lahan KKPA di PT. Hutahaean
- Petenis Cilik Binaan RAPP Torehkan Prestasi di Tingkat Internasional
- BAZ Puji Unit Pengumpul Zakat Disdik Pekanbaru
- TNI Selalu Bersama Rakyat, Anggota Satgas TMMD ke-105 Kodim 0313/KPR Bantu Pencari Rumput
- Bupati Bangga Tim Bola Voly Pelajar Rohul Juarai Piala Gubri, Bonus Belum Terfikirkan
- FWKLA Pekanbaru Gelar Rapat Kerja Media Massa Kota Layak Anak 2019
- Humas Pemko Pekanbaru Gelar Pemilihan Wartawan Idaman
- RAPP Kampanyekan Diet Plastik Sekali Pakai di Lingkungan Kerja dan Perumahan Karyawan
- Kesbangpol Riau: Meriahkan HUT RI, Dilombakan Festival Gapura Cinta Negeri Berhadiah Piala Presiden
- Penyediaan Layanan, Bapenda Bengkalis Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Bank
- Festival Layang-layang akan Meriahkan Hari Adhyaksa di Bengkalis
- 76 Tim Siap Beradu Cepat di Pacu Jalur Pangean Rayon II
- PT Musim Mas Berkontribusi Angkat Ekonomi 1.073 KK di Pelalawan
- Telusuri SK, Polresta Pekanbaru Rencana Naikan ke Tahap Penyidikan Dugaan Kasus Suap KPPS


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com