Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 22 Agustus 2019 17:40
Juara 1 Rayon III, Sang Ratu Helmina Hari Pertama FPJ Sudah Pulang Kandang

Kamis, 22 Agustus 2019 17:32
Pemprov Riau Optimis APBD-P Tuntas Akhir Bulan Ini

Kamis, 22 Agustus 2019 16:37
Matangkan Persiapan Gelar Layanan 5G,
XL Axiata Kembali Uji Coba Teknologi 5G dan Gencarkan Fiberisasi Jaringan


Kamis, 22 Agustus 2019 16:34
Mahasiswa Dua PT di Bengkalis Wakili Riau Lomba Mengelas Nasional

Kamis, 22 Agustus 2019 16:05
Terbukti Diminati dan Berkualitas, Rabbani Sabet Tiga Award Top Brand 2019

Kamis, 22 Agustus 2019 15:28
558 Mahasiswa UPP Rohul Diwisuda, Irsadul Halim Sebagai Pemuncak

Kamis, 22 Agustus 2019 15:04
Dianggarkan 10,6 Miliar, Pengadaan Meubelair Kantor Polda Mulai Dilelang

Kamis, 22 Agustus 2019 15:00
Rio Akbar Bersama Tim Persembahkan Medali Emas Untuk Negara

Kamis, 22 Agustus 2019 14:57
Kunker ke Bengkalis, Ini Pesan Danrem 031/WB ke Prajurit Kodim 0303

Kamis, 22 Agustus 2019 14:54
Terjerat Korupsi Dana Pendamping Desa di BPMD, Tiga PNS Pemkab Inhu Diadili

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 April 2019 20:18
Bayar Klaim Jatuh Tempo Kepada RS, BPJS Kesehatan Kucurkan Dana Rp 11 Triliun

BPJS Kesehatan bayarkan klaim jatuh tempo kepada rumah sakit. Dana yang dikucurkan mencapai Rp 11 Triliun untuk melunasi hutang tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Pekanbaru harus mengucurkan biaya yang sangat banyak demi membayar klaim jatuh tempo kepada rumah sakit. Terhitung sampai 9 April 2019, BPJS Kesehatan pun sudah mengucurkan dana dengan jumlah yang fantastis, mencapai Rp 11 Triliun untuk melunasi hutang tersebut.

Menurut Kepala BPJS Kesehatan cabang Pekanbaru, Rahmad Asri Ritonga, selain klaim jatuh tempo tersebut, pihaknya juga telah melakukan pembayaran dalam bentuk dana kapitasi kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dengan nominal sebesar Rp 1,1 triliun.

"Artinya terhitung sampai 9 April lalu, pemerintah melalui BPJS Kesehatan Pekanbaru sudah mengeluarkan uang Rp 11 triliun untuk membayar klaim kepada rumah sakit. Mekanismenya first in first out. Rumah sakit yang sudah duluan mengajukan berkas lengkap, maka transaksi pembayaran klaimnya juga pasti diproses lebih dulu. Upaya penuntasan pembayaran klaim faskes ini tentu dapat terwujud berkat dukungan dari Kemenkeu dan Kemenkes," ujarnya kepada riauterkini.com, Selasa (16/04/19).

Dia menjelaskan, dengan telah dibayarnya hutang klaim jatuh tempo kepada faskes, diharapkan faskes dapat melakukan kewajibannya sesuai dengan apa yang tertuang di dalam regulasi dari pemerintah. Termasuk optimalisasi pelayanan kesehatan kepada semua peserta JKN-KIS.

"Kami (BPJS Kesehatan) selalu berkoordinasi dengan faskes yang melayani peserta JKN-KIS dalam memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi, sesuai regulasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," gumamnya.

Masih kata Asri, selain memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, program JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri kesehatan dan menciptakan lapangan kerja. Namun apabila terdapat kekurangan, dia pun berharap hal itu bisa diperbaiki secara bersama-sama. Sementara itu, khusus untuk di wilayah Kantor Cabang Pekanbaru sendiri, terdapat 57 FKRTL dan 306 FKTP yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat. Dimana total pembayaran yang sudah dilakukan BPJS Kesehatan Pekanbaru mencapai Rp 184.433.468.856,- terhitung sampai April 2019.***(gas)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Mahasiswa Dua PT di Bengkalis Wakili Riau Lomba Mengelas Nasional
- 558 Mahasiswa UPP Rohul Diwisuda, Irsadul Halim Sebagai Pemuncak
- Dianggarkan 10,6 Miliar, Pengadaan Meubelair Kantor Polda Mulai Dilelang
- Rio Akbar Bersama Tim Persembahkan Medali Emas Untuk Negara
- Kunker ke Bengkalis, Ini Pesan Danrem 031/WB ke Prajurit Kodim 0303
- Tahun Depan, 235 PNS Pemkab Bengkalis Pensiun
- Dewan Pers-Kementrian PPPA RI Sosialisasikan Standar Berita Ramah Anak
- Danrem 031/Wirabima Kunker ke Bengkalis
- Ngopi Saat Jam Kerja, Empat ASN dan Dua Honorer Pemkab Inhu Diamankan Satpol PP
- Batas Akhir Persiapan Pilkada 2020 Bengkalis September 2019
- Tugas Panitia Rayon IV Tuntas, Hadiah pacu Jalur Masih Terkendala di Dinas Pariwisata
- 2020 FPJ Masuk Kalender Pariwisata Nasional, Ketua DPRD Apresiasi Menteri Pariwisata RI
- Pembukaan FPJ Tahun 2019 Catat Dua Rekor MURI Sekaligus
- Terkait Permasalahan Sungai Hulubandar, Lurah Pelalawan Akan Kumpulkan Para Tokoh
- Buka FPJ 2019, Menpar Janji Tahun Depan Dimasukkan Kalender Pariwisata Nasional
- Asap Semakin Menyengat di Kampar, 1.501 Orang Terpapar ISPA Sejak Agustus 2019
- RSUD Indrasari Inhu Tak Miliki SCF Jadi Kendala BPJS Kesehatan Lunasi Claim
- Mendarat di Kuansing, Menteri Arief Yaya Disambut Wabup Kuansing
- Besok Dibuka Menteri Pariwisata, 175 Jalur Siap Menjadi Tercepat di FPJ 2019
- Forum Diskusi Publik Kemen Kominfo Hadirkan Mahfud MD dan Gun-Gun Siswandi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com