Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Agustus 2019 11:43
Forum Diskusi Publik Kemen Kominfo Hadirkan Mahfud MD dan Gun-Gun Siswandi

Selasa, 20 Agustus 2019 11:38
Muncul 44 Titik Panas, Kebakaran Lahan di Riau Kembali Meluas

Selasa, 20 Agustus 2019 11:25
Tikam Kanit Reskrim, Warga Inhil Tewas Ditembak

Selasa, 20 Agustus 2019 11:21
Dijadwalkan Tiba Sore, Menpar Besok Buka Festival Pacu Jalur 2019

Selasa, 20 Agustus 2019 09:11
Sempat Dikabarkan Batal, Murid SDN 002 Telukkuantan Siap Tampil Dipembukaan FPJ 2019

Senin, 19 Agustus 2019 20:28
Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri,
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Dosen dan Kontraktor


Senin, 19 Agustus 2019 19:31
BNNP Riau Sita 8 Kilogram Sabu Dari Jaringan Internasional

Senin, 19 Agustus 2019 18:16
Hari Jadi ke-74 MA, PN Bengkalis Bertekad Tingkatkan Kualitas Pelayanan Berbasis Teknologi

Senin, 19 Agustus 2019 17:24
Dituduh Menista Agama, LAM Riau Tetap Dampingi UAS

Senin, 19 Agustus 2019 16:44
RAPP Turut Sukseskan Iven Pacu Jalur 2019

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 April 2019 20:18
Bayar Klaim Jatuh Tempo Kepada RS, BPJS Kesehatan Kucurkan Dana Rp 11 Triliun

BPJS Kesehatan bayarkan klaim jatuh tempo kepada rumah sakit. Dana yang dikucurkan mencapai Rp 11 Triliun untuk melunasi hutang tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Pekanbaru harus mengucurkan biaya yang sangat banyak demi membayar klaim jatuh tempo kepada rumah sakit. Terhitung sampai 9 April 2019, BPJS Kesehatan pun sudah mengucurkan dana dengan jumlah yang fantastis, mencapai Rp 11 Triliun untuk melunasi hutang tersebut.

Menurut Kepala BPJS Kesehatan cabang Pekanbaru, Rahmad Asri Ritonga, selain klaim jatuh tempo tersebut, pihaknya juga telah melakukan pembayaran dalam bentuk dana kapitasi kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dengan nominal sebesar Rp 1,1 triliun.

"Artinya terhitung sampai 9 April lalu, pemerintah melalui BPJS Kesehatan Pekanbaru sudah mengeluarkan uang Rp 11 triliun untuk membayar klaim kepada rumah sakit. Mekanismenya first in first out. Rumah sakit yang sudah duluan mengajukan berkas lengkap, maka transaksi pembayaran klaimnya juga pasti diproses lebih dulu. Upaya penuntasan pembayaran klaim faskes ini tentu dapat terwujud berkat dukungan dari Kemenkeu dan Kemenkes," ujarnya kepada riauterkini.com, Selasa (16/04/19).

Dia menjelaskan, dengan telah dibayarnya hutang klaim jatuh tempo kepada faskes, diharapkan faskes dapat melakukan kewajibannya sesuai dengan apa yang tertuang di dalam regulasi dari pemerintah. Termasuk optimalisasi pelayanan kesehatan kepada semua peserta JKN-KIS.

"Kami (BPJS Kesehatan) selalu berkoordinasi dengan faskes yang melayani peserta JKN-KIS dalam memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi, sesuai regulasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," gumamnya.

Masih kata Asri, selain memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, program JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri kesehatan dan menciptakan lapangan kerja. Namun apabila terdapat kekurangan, dia pun berharap hal itu bisa diperbaiki secara bersama-sama. Sementara itu, khusus untuk di wilayah Kantor Cabang Pekanbaru sendiri, terdapat 57 FKRTL dan 306 FKTP yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat. Dimana total pembayaran yang sudah dilakukan BPJS Kesehatan Pekanbaru mencapai Rp 184.433.468.856,- terhitung sampai April 2019.***(gas)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Forum Diskusi Publik Kemen Kominfo Hadirkan Mahfud MD dan Gun-Gun Siswandi
- Dijadwalkan Tiba Sore, Menpar Besok Buka Festival Pacu Jalur 2019
- Sempat Dikabarkan Batal, Murid SDN 002 Telukkuantan Siap Tampil Dipembukaan FPJ 2019
- Hari Jadi ke-74 MA, PN Bengkalis Bertekad Tingkatkan Kualitas Pelayanan Berbasis Teknologi
- Dituduh Menista Agama, LAM Riau Tetap Dampingi UAS
- RAPP Turut Sukseskan Iven Pacu Jalur 2019
- Ini Penjelasan MPW PP Riau Terkait Kisruh Dualisme di MPC PP Rohul
- RUPS BRK Bahas Pengesahan Pejabat Komut dan Seleksi Calon Direksi
- Meriahkan HUT ke-74 RI, DPC IPK Rohul Gelar Hiburan Rakyat dan Santuni Anak Yatim
- 48 Pejabat Eselon III Dilantik Bupati Bengkalis
- Festival Pesona Danau Sipogas 2019 Ditutup, Kadisparbud Rohul Nilai Even Berhasil dan Sukses
- Kecewa Hasil Muscablub, 10 PAC Ancam Bentuk MPC Pemuda Pancasila Rohul Tandingan
- Pansel Sedang Digodok, Syarat Utama Calon Sekdaprov Sudah Final
- Antropolog Dorong Kelurahan Pelalawan Dijadikan Situs Sejarah
- Tiba Dini Hari, Gubri Sambut 443 Jemaah Haji Kolter I Riau
- Muncul Nama Hamdani, Pembentukan Pansel Sekdaprov Terus Dimatangkan
- Bertujuan Sebagai Lokomotif Ekonomi, PMMD Sokong Pemuda Kembangkan Potensi Desa
- Somasi Tak di Gubris Rokan United,
SSB Duri Galaxy Minta Blispi Ambil Sikap

- Dinkes Bengkalis Sosialisasikan Gerakan Cerdas Gunakan Obat
- Memeriahkan HUT Ke-74, Kodim 0314/Inhil Gelar Kegiatan Gowes Merdeka


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com