Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Mei 2019 15:36
Rusak Parah, Tahun Ini Ruas Jalan Lepaugading - Pangean Dikerjakan

Ahad, 19 Mei 2019 15:00
Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri


Ahad, 19 Mei 2019 11:26
Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas

Ahad, 19 Mei 2019 11:22
WOM Finance Gelar Buka Bersama dan Baksos di 21 Masjid Se-Nusantara

Ahad, 19 Mei 2019 11:18
Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir

Ahad, 19 Mei 2019 11:15
7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 

Ahad, 19 Mei 2019 08:07
Sekaligus Pantau Pembangunan,  Wabup Inhil Safari Ramadan ke Kecamatan Kateman dan Pulau Burung

Sabtu, 18 Mei 2019 22:15
TCI BLK Riau Taja Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Sabtu, 18 Mei 2019 19:23
Momen Bulan Ramadhan, Bupati Sukiman Silaturrahmi dengan Himpunan Masyarakat Rohul di Pekanbaru

Sabtu, 18 Mei 2019 18:02
Jangan Takut Lapor Kecurangan,
Sandi: Prabowo Bakal Sampaikan Surat Wasiat Sebelum 22 Mei


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 April 2019 20:18
Bayar Klaim Jatuh Tempo Kepada RS, BPJS Kesehatan Kucurkan Dana Rp 11 Triliun

BPJS Kesehatan bayarkan klaim jatuh tempo kepada rumah sakit. Dana yang dikucurkan mencapai Rp 11 Triliun untuk melunasi hutang tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Pekanbaru harus mengucurkan biaya yang sangat banyak demi membayar klaim jatuh tempo kepada rumah sakit. Terhitung sampai 9 April 2019, BPJS Kesehatan pun sudah mengucurkan dana dengan jumlah yang fantastis, mencapai Rp 11 Triliun untuk melunasi hutang tersebut.

Menurut Kepala BPJS Kesehatan cabang Pekanbaru, Rahmad Asri Ritonga, selain klaim jatuh tempo tersebut, pihaknya juga telah melakukan pembayaran dalam bentuk dana kapitasi kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dengan nominal sebesar Rp 1,1 triliun.

"Artinya terhitung sampai 9 April lalu, pemerintah melalui BPJS Kesehatan Pekanbaru sudah mengeluarkan uang Rp 11 triliun untuk membayar klaim kepada rumah sakit. Mekanismenya first in first out. Rumah sakit yang sudah duluan mengajukan berkas lengkap, maka transaksi pembayaran klaimnya juga pasti diproses lebih dulu. Upaya penuntasan pembayaran klaim faskes ini tentu dapat terwujud berkat dukungan dari Kemenkeu dan Kemenkes," ujarnya kepada riauterkini.com, Selasa (16/04/19).

Dia menjelaskan, dengan telah dibayarnya hutang klaim jatuh tempo kepada faskes, diharapkan faskes dapat melakukan kewajibannya sesuai dengan apa yang tertuang di dalam regulasi dari pemerintah. Termasuk optimalisasi pelayanan kesehatan kepada semua peserta JKN-KIS.

"Kami (BPJS Kesehatan) selalu berkoordinasi dengan faskes yang melayani peserta JKN-KIS dalam memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi, sesuai regulasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," gumamnya.

Masih kata Asri, selain memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, program JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri kesehatan dan menciptakan lapangan kerja. Namun apabila terdapat kekurangan, dia pun berharap hal itu bisa diperbaiki secara bersama-sama. Sementara itu, khusus untuk di wilayah Kantor Cabang Pekanbaru sendiri, terdapat 57 FKRTL dan 306 FKTP yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat. Dimana total pembayaran yang sudah dilakukan BPJS Kesehatan Pekanbaru mencapai Rp 184.433.468.856,- terhitung sampai April 2019.***(gas)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Rusak Parah, Tahun Ini Ruas Jalan Lepaugading - Pangean Dikerjakan
- TCI BLK Riau Taja Buka Puasa Bersama Anak Yatim
- Hari Hipertensi Sedunia, RSUD Sosialisasi dan Jaring Penyakit Hipertensi
- Dinas Lingkungan Hidup Kuansing: Jangankan Raih Adipura, Ngurus Pagar Taman Saja Tak Bisa
- Majukan Pelalawan, RAPP dan MKP Jalin Silaturahmi
- Warga Tembilahan Kesal, Kerap Terjadi Pemadaman Listrik Selama Ramadan
- Takziah ke Petugas KPPS Meninggal, Sandiaga Disambut Tangis Keluarga
- Lebih Duaribu Umat Budha Ikuti Pawai Waisak di Pekanbaru
- Dekatkan Diri ke Masyarakat, Sat Reskrim Polres Berbagi Takjil Berbuka Puasa
- Seksi Satu Beroperasi Akhir Tahun Ini, Gubri dan Walikota Pekanbaru Tinjau Tol Pekanbaru-Dumai
- Penampakan Proyek 'Multiyears' di Kuala Kampar, Pelalawan
- Rusak Parah, Jalan Provinsi dalam Kota Telukkuantan Tak Dipedulikan
- Hormati Bulan Ramadhan, Gubri Minta Warga Tak Bentrok Lagi
- Viral, Pilunya Warga Inhu Angkut Jenasah Pakai Motor Berkeranjang Akibat Jalan Rusak
- Safari Ramadhan, Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Inhu Santuni Ratusan Yatim Piatu
- Kecewa Atas Kebijakan Kemenag, Wali Murid MAN 1 Telukkuantan Galang Tandatangan
- Sejumlah Tokoh di Pelalawan Imbau Masyarakat Jangan Termakan Isu 'People Power'
- Pererat Silaturrahim, Polsek Bengkalis Beramal dan Berbagi ke Anak Yatim
- Distransnaker Siak Surati Perusahaan untuk Bayarkan THR Karyawan
- Diskes Pastikan Warga Pekanbaru Bebas Cacar Monyet


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com