Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Mei 2019 17:56
Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai

Ahad, 19 Mei 2019 15:36
Rusak Parah, Tahun Ini Ruas Jalan Lepaugading - Pangean Dikerjakan

Ahad, 19 Mei 2019 15:00
Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri


Ahad, 19 Mei 2019 11:26
Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas

Ahad, 19 Mei 2019 11:22
WOM Finance Gelar Buka Bersama dan Baksos di 21 Masjid Se-Nusantara

Ahad, 19 Mei 2019 11:18
Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir

Ahad, 19 Mei 2019 11:15
7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu

Ahad, 19 Mei 2019 08:07
Sekaligus Pantau Pembangunan, Wabup Inhil Safari Ramadan ke Kecamatan Kateman dan Pulau Burung

Sabtu, 18 Mei 2019 22:15
TCI BLK Riau Taja Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Sabtu, 18 Mei 2019 19:23
Momen Bulan Ramadhan, Bupati Sukiman Silaturrahmi dengan Himpunan Masyarakat Rohul di Pekanbaru

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 22 April 2019 11:03
Gubri Resmikan Kantor Layanan Teknis BSN Keempat

Kantor BSN keempat resmi beroperasi di Riau. Diawali peresmian oleh Gubri Syamsuar.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau H Syamsuar resmikan Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Pekanbaru. BSN yang baru saja diresmikan orang nomor satu di Riau ini merupan Kantor Layanan Teknis (KLT).

KLT BSN ini merupakan tempat belajar untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam membuat produk -produk yang berstandar nasional.

"Ini sudah ditunggu-tunggu oleh UMKM kita. Dan pemerintah pun memang memberikan perhatian kepada mereka (UMKM, red). Adanya BSN ini juga tempatnya untuk belajar bagi pelaku usaha untuk membuat produk-produk UKM yang memiliki standar nasional atau SNI," kata Gubri, Senin (22/4/19).

Karena itu, Syamsuar menyatakan sangat menyambut baik kehadiran KLT BSN ini. Diharapkan tentunya akan berdampak positip terhadap masyarakat Riau khususnya, dalam mengembangkan usahanya.

Sementara Kepala BSN, Bambang Prasetya menyatakan Pekanbaru merupakan tempat yang sangat strategis. Sebagai salah satu sentra ekonomi terbesar di Pulau Sumatera dengan tingkat pertumbuhan, migrasi dan urbaniasi yang tinggi, potensi industri serta UKM di Pekanbaru sangat luar biasa.

Diharapkan, melalui KLT BSN akan membantu para pelaku usaha di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya dalam penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI). "Dengan menerapkan SNI, produk-produk yang ada di Provinsi Riau dapat lebih berdaya saing di pasar nasional dan global," kata Bambang.

Hingga saat ini, jumlah industri penerap SNI di Indonesia adalah 13.819 industri, sedang di Pulau Sumatera jumlahnya adalah 230 industri, sementara di wilayah Pekanbaru, Riau dan sekitarnya jumlahnya mencapai 30 industri.

Di Provinsi Riau juga telah terdapat 23 Laboratorium uji dan 1 UPT Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Disperindag Provinsi Riau. Dengan adanya potensi tersebut, BSN berkomitmen untuk mendekatkan diri kepada para stakeholder di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya dengan mendirikan KLT di Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Dinas Perindustrian Provinsi Riau, Jalan Hangtuah No.218, Rejosari, Tenayan Raya, Pekanbaru.

Ini merupakan KLT yang ke-4, setelah sebelumnya BSN meresmikan KLT di Kota Makassar, Palembang, dan Bekasi. Dengan adanya KLT, masyarakat di Pekanbaru dan sekitarnya dapat lebih mudah mengakses informasi SPK, berkonsultasi, mengusulkan SNI sesuai kebutuhan daerah, serta mengusulkan pembinaan SNI bagi UKM. Selain itu, diharapkan jumlah industri dan UKM yang menerapkan SNI di wilayah ini akan semakin meningkat.

Kepala BSN, Bambang Prasetya saat peresmian menjelaskan, KLT ini merupakan langkah nyata BSN dalam mengimplementasikan Undang-Undang No. 20 Tahun 2014 terutama di Pasal 8 Ayat 2 yang menerangkan bahwa tugas dan tanggung jawab di bidang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian dilaksanakan oleh BSN.

Selain itu, sesuai pasal 53, dinyatakan bahwa BSN bersama dengan kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian lainnya, dan/atau pemerintah daerah bekerjasama untuk melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha dan masyarakat dalam penerapan SNI.

KLT di Pekanbaru juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan pendidikan dan pelatihan terkait standardisasi dan penilaian kesesuaian kepada masyarakat. Apalagi, provinsi Riau memiliki produk-produk unggulan seperti Kelapa Sawit, Sagu, Kopi, serta Karet. Tentu semua harus melalui standardisasi agar dapat berdaya saing.

Pendirian KLT di Pekanbaru, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata melalui program pendampingan dan bimbingan penerapan SNI.

"Kami percaya, organisasi dan industri termasuk UKM di Pekanbaru mampu berdaya saing baik di tingkat nasional dan global, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi rakyat, tutup Bambang.***(adv/mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Rusak Parah, Tahun Ini Ruas Jalan Lepaugading - Pangean Dikerjakan
- TCI BLK Riau Taja Buka Puasa Bersama Anak Yatim
- Hari Hipertensi Sedunia, RSUD Sosialisasi dan Jaring Penyakit Hipertensi
- Dinas Lingkungan Hidup Kuansing: Jangankan Raih Adipura, Ngurus Pagar Taman Saja Tak Bisa
- Majukan Pelalawan, RAPP dan MKP Jalin Silaturahmi
- Warga Tembilahan Kesal, Kerap Terjadi Pemadaman Listrik Selama Ramadan
- Takziah ke Petugas KPPS Meninggal, Sandiaga Disambut Tangis Keluarga
- Lebih Duaribu Umat Budha Ikuti Pawai Waisak di Pekanbaru
- Dekatkan Diri ke Masyarakat, Sat Reskrim Polres Berbagi Takjil Berbuka Puasa
- Seksi Satu Beroperasi Akhir Tahun Ini, Gubri dan Walikota Pekanbaru Tinjau Tol Pekanbaru-Dumai
- Penampakan Proyek 'Multiyears' di Kuala Kampar, Pelalawan
- Rusak Parah, Jalan Provinsi dalam Kota Telukkuantan Tak Dipedulikan
- Hormati Bulan Ramadhan, Gubri Minta Warga Tak Bentrok Lagi
- Viral, Pilunya Warga Inhu Angkut Jenasah Pakai Motor Berkeranjang Akibat Jalan Rusak
- Safari Ramadhan, Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Inhu Santuni Ratusan Yatim Piatu
- Kecewa Atas Kebijakan Kemenag, Wali Murid MAN 1 Telukkuantan Galang Tandatangan
- Sejumlah Tokoh di Pelalawan Imbau Masyarakat Jangan Termakan Isu 'People Power'
- Pererat Silaturrahim, Polsek Bengkalis Beramal dan Berbagi ke Anak Yatim
- Distransnaker Siak Surati Perusahaan untuk Bayarkan THR Karyawan
- Diskes Pastikan Warga Pekanbaru Bebas Cacar Monyet


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com