Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 22 Agustus 2019 18:17
Walau Titik Api Bertambah Jumlah Penderita ISPA di Inhu Justru Menurun

Kamis, 22 Agustus 2019 17:40
Juara 1 Rayon III, Sang Ratu Helmina Hari Pertama FPJ Sudah Pulang Kandang

Kamis, 22 Agustus 2019 17:32
Pemprov Riau Optimis APBD-P Tuntas Akhir Bulan Ini

Kamis, 22 Agustus 2019 16:37
Matangkan Persiapan Gelar Layanan 5G,
XL Axiata Kembali Uji Coba Teknologi 5G dan Gencarkan Fiberisasi Jaringan


Kamis, 22 Agustus 2019 16:34
Mahasiswa Dua PT di Bengkalis Wakili Riau Lomba Mengelas Nasional

Kamis, 22 Agustus 2019 16:05
Terbukti Diminati dan Berkualitas, Rabbani Sabet Tiga Award Top Brand 2019

Kamis, 22 Agustus 2019 15:28
558 Mahasiswa UPP Rohul Diwisuda, Irsadul Halim Sebagai Pemuncak

Kamis, 22 Agustus 2019 15:04
Dianggarkan 10,6 Miliar, Pengadaan Meubelair Kantor Polda Mulai Dilelang

Kamis, 22 Agustus 2019 15:00
Rio Akbar Bersama Tim Persembahkan Medali Emas Untuk Negara

Kamis, 22 Agustus 2019 14:57
Kunker ke Bengkalis, Ini Pesan Danrem 031/WB ke Prajurit Kodim 0303

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2019 16:26
Wagubri Minta Satpol PP Tindak Tegas Hiburan Malam Buka di Bulan Ramadhan

Puluhan pub, karaoke serta cafe remang-remang berkedok tempat hiburan yang membandel dengan tetap buka selama Ramadhan sampai larut malam, siap-siap dirazia Satpol PP. Wagubri sudah memberi perintah tindak tegas.

Riauterkini - PEKANBARU - Puluhan pub, karaoke serta cafe remang-remang berkedok tempat hiburan tetap membandel dengan tetap buka selama ramadhan sampai larut malam.

Meski sudah sempat dirazia beberapa kali oleh Satpol PP Pekanbaru. Namun puluhan tempat hiburan malam ini tetap beroperasi.

Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Afrizal Natar Nasution menegaskan semua kegiatan yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) harus ditindak tegas. Namun karena kewenangan ini ada di kabupaten/kota, diharapkan kepada Satpol PP dapat memaksimalkan perannya dalam menegakan Perda.

"Harus ditindak tegas kalau melanggar. Inikan kewenangannya ada di kabupaten/kota, ya kita harapkan Satpol dapat menegakan Perda," kata Wagubri, Selasa (14/5/19).

Saat ini menurut Wagub, sudah ada imbauan kepada instansi terkait agar dapat mengintensifkan razia ke tempat-tempat hiburan. Kegiatan penegakan Perda tersebut harus terus di maksimalkan dengan tindakan tegas.

"Sudah dilakukan razia, itukan tak pernah bisa selesai begitu saja. Yang jelas, saat ini seluruh daerah kabupaten kota sudah melakukan razia malam. Tapi kalau ada yang membandel seharusnya tidak tegas saja dan kewenangan itu ada di kabupaten/kota," ungkap Wagub lagi.

Sebelumnya razia gabungan antara Satpol PP Riau dan Kota Pekanbaru telah mendatangi lokasi-lokasi pab, karouke serta cafe remang-remang berkedok tempat hiburan malam. Seperti yang terdapat sepanjang jalan Siak II, SM Amin termasuk di Tuanku Tambusai Ujung.

Saat itu, delapan wanita malam terjaring di sejumlah pab tanpa memiliki identitas. Bahkan lokasi-lokasi sering dijadikan tempat muda mudi bersantai di tempat gelap juga sempat didatangi.

Diwaktu berbeda, Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru, Sabtu malam (11/5/19) mendatangi sejumlah tempat hiburan di Kota Pekanbaru. Sejumlah tempat hiburan malam yang didatangi oleh FPI Pekanbaru diantaranya perkampungan Jondul, sejumlah cafe remang-remang yang berada di sepanjang Jalan SM Amin.

Dari tempat-tempat itu, didapati para pelaku usaha hiburan malam masih buka dan bahkan menjual minuman keras. Banyak gelas berisikan minuman keras yang masih berada di atas meja. Seluruh minuman keras yang berada di tempat juga diminta untuk dibuang.

“Kita meminta mereka tutup selama Ramadan. Kita minta mereka tidak menjual minuman keras lagi. Kita minta mereka menghargai umat muslim yang sedang berpuasa, dan menghormati instruksi dari walikota,” kata Ketua FPI Pekanbaru, Husni Thamrin.

FPI meminta agar seluruh tempat hiburan malam itu tidak menjual minuman keras serta tidak buka selama bulan suci Ramadan.

Ketua FPI Kota Pekanbaru, Husni Thamrin mengatakan, itu dilakukan karena pelaku usaha hiburan malam tetap membandel. Padahal sebelumnya, Walikota Pekanbaru, Firdaus, telah memberikan surat edaran agar seluruh tempat hiburan malam tutup selama Ramadan.

“Beberapa hari yang lalu kita sudah sampaikan instruksi dari walikota, tapi sepertinya tidak dindahkan. Dari hari pertama puasa sampai hari ini, itu kita temukan rata-rata masih buka,” ungkapnya.*(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Walau Titik Api Bertambah Jumlah Penderita ISPA di Inhu Justru Menurun
- Mahasiswa Dua PT di Bengkalis Wakili Riau Lomba Mengelas Nasional
- 558 Mahasiswa UPP Rohul Diwisuda, Irsadul Halim Sebagai Pemuncak
- Dianggarkan 10,6 Miliar, Pengadaan Meubelair Kantor Polda Mulai Dilelang
- Rio Akbar Bersama Tim Persembahkan Medali Emas Untuk Negara
- Kunker ke Bengkalis, Ini Pesan Danrem 031/WB ke Prajurit Kodim 0303
- Tahun Depan, 235 PNS Pemkab Bengkalis Pensiun
- Dewan Pers-Kementrian PPPA RI Sosialisasikan Standar Berita Ramah Anak
- Danrem 031/Wirabima Kunker ke Bengkalis
- Ngopi Saat Jam Kerja, Empat ASN dan Dua Honorer Pemkab Inhu Diamankan Satpol PP
- Batas Akhir Persiapan Pilkada 2020 Bengkalis September 2019
- Tugas Panitia Rayon IV Tuntas, Hadiah pacu Jalur Masih Terkendala di Dinas Pariwisata
- 2020 FPJ Masuk Kalender Pariwisata Nasional, Ketua DPRD Apresiasi Menteri Pariwisata RI
- Pembukaan FPJ Tahun 2019 Catat Dua Rekor MURI Sekaligus
- Terkait Permasalahan Sungai Hulubandar, Lurah Pelalawan Akan Kumpulkan Para Tokoh
- Buka FPJ 2019, Menpar Janji Tahun Depan Dimasukkan Kalender Pariwisata Nasional
- Asap Semakin Menyengat di Kampar, 1.501 Orang Terpapar ISPA Sejak Agustus 2019
- RSUD Indrasari Inhu Tak Miliki SCF Jadi Kendala BPJS Kesehatan Lunasi Claim
- Mendarat di Kuansing, Menteri Arief Yaya Disambut Wabup Kuansing
- Besok Dibuka Menteri Pariwisata, 175 Jalur Siap Menjadi Tercepat di FPJ 2019


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com