Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Mei 2019 07:59
21 Tahun Reformasi, Mahasiswa Demo Malam di Depan Kantor Bupati Bengkalis

Kamis, 23 Mei 2019 07:54
Pansus Pembiayaan Haji Umroh DPRD Bengkalis Konsultasi ke Pemprov Jambi

Kamis, 23 Mei 2019 07:50
Forkom Pemred Riau Pererat Silaturrahim dengan Buka Bersama

Rabu, 22 Mei 2019 22:37
PT RAPP Salurkan Bantuan Untuk Anak Yatim, Dhuafa dan Mesjid di Siak

Rabu, 22 Mei 2019 22:31
Sehari Gubri di Siak, Rp 880 Juta Lebih Zakat Terkumpul

Rabu, 22 Mei 2019 20:05
Delapan Jabatan Perwira Disertijab, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Diganti

Rabu, 22 Mei 2019 18:58
Antisipasi Lonjakan Traffic, Smartfren Tingkatkan Beragam Layanan

Rabu, 22 Mei 2019 18:08
PBSI Dinilai Teledor, Pemberian Bonus Atlet Bulutangkis Dituding Tidak Tepat Sasaran

Rabu, 22 Mei 2019 17:35
Datangi Polda Riau, Puluhan Massa HMI-MPO Pertanyakan Buruknya Komitmen Penegakan Hukum

Rabu, 22 Mei 2019 17:28
Gubri Serahkan Zakat Sebesar Rp25 Juta di Siak

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2019 16:26
Wagubri Minta Satpol PP Tindak Tegas Hiburan Malam Buka di Bulan Ramadhan

Puluhan pub, karaoke serta cafe remang-remang berkedok tempat hiburan yang membandel dengan tetap buka selama Ramadhan sampai larut malam, siap-siap dirazia Satpol PP. Wagubri sudah memberi perintah tindak tegas.

Riauterkini - PEKANBARU - Puluhan pub, karaoke serta cafe remang-remang berkedok tempat hiburan tetap membandel dengan tetap buka selama ramadhan sampai larut malam.

Meski sudah sempat dirazia beberapa kali oleh Satpol PP Pekanbaru. Namun puluhan tempat hiburan malam ini tetap beroperasi.

Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Afrizal Natar Nasution menegaskan semua kegiatan yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) harus ditindak tegas. Namun karena kewenangan ini ada di kabupaten/kota, diharapkan kepada Satpol PP dapat memaksimalkan perannya dalam menegakan Perda.

"Harus ditindak tegas kalau melanggar. Inikan kewenangannya ada di kabupaten/kota, ya kita harapkan Satpol dapat menegakan Perda," kata Wagubri, Selasa (14/5/19).

Saat ini menurut Wagub, sudah ada imbauan kepada instansi terkait agar dapat mengintensifkan razia ke tempat-tempat hiburan. Kegiatan penegakan Perda tersebut harus terus di maksimalkan dengan tindakan tegas.

"Sudah dilakukan razia, itukan tak pernah bisa selesai begitu saja. Yang jelas, saat ini seluruh daerah kabupaten kota sudah melakukan razia malam. Tapi kalau ada yang membandel seharusnya tidak tegas saja dan kewenangan itu ada di kabupaten/kota," ungkap Wagub lagi.

Sebelumnya razia gabungan antara Satpol PP Riau dan Kota Pekanbaru telah mendatangi lokasi-lokasi pab, karouke serta cafe remang-remang berkedok tempat hiburan malam. Seperti yang terdapat sepanjang jalan Siak II, SM Amin termasuk di Tuanku Tambusai Ujung.

Saat itu, delapan wanita malam terjaring di sejumlah pab tanpa memiliki identitas. Bahkan lokasi-lokasi sering dijadikan tempat muda mudi bersantai di tempat gelap juga sempat didatangi.

Diwaktu berbeda, Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru, Sabtu malam (11/5/19) mendatangi sejumlah tempat hiburan di Kota Pekanbaru. Sejumlah tempat hiburan malam yang didatangi oleh FPI Pekanbaru diantaranya perkampungan Jondul, sejumlah cafe remang-remang yang berada di sepanjang Jalan SM Amin.

Dari tempat-tempat itu, didapati para pelaku usaha hiburan malam masih buka dan bahkan menjual minuman keras. Banyak gelas berisikan minuman keras yang masih berada di atas meja. Seluruh minuman keras yang berada di tempat juga diminta untuk dibuang.

“Kita meminta mereka tutup selama Ramadan. Kita minta mereka tidak menjual minuman keras lagi. Kita minta mereka menghargai umat muslim yang sedang berpuasa, dan menghormati instruksi dari walikota,” kata Ketua FPI Pekanbaru, Husni Thamrin.

FPI meminta agar seluruh tempat hiburan malam itu tidak menjual minuman keras serta tidak buka selama bulan suci Ramadan.

Ketua FPI Kota Pekanbaru, Husni Thamrin mengatakan, itu dilakukan karena pelaku usaha hiburan malam tetap membandel. Padahal sebelumnya, Walikota Pekanbaru, Firdaus, telah memberikan surat edaran agar seluruh tempat hiburan malam tutup selama Ramadan.

“Beberapa hari yang lalu kita sudah sampaikan instruksi dari walikota, tapi sepertinya tidak dindahkan. Dari hari pertama puasa sampai hari ini, itu kita temukan rata-rata masih buka,” ungkapnya.*(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Forkom Pemred Riau Pererat Silaturrahim dengan Buka Bersama
- PT RAPP Salurkan Bantuan Untuk Anak Yatim, Dhuafa dan Mesjid di Siak
- Sehari Gubri di Siak, Rp 880 Juta Lebih Zakat Terkumpul
- Gubri Serahkan Zakat Sebesar Rp25 Juta di Siak
- Pemprov Riau Segera Perbaiki Kerusakan Ruas Jalan Provinsi di Rohul Jelang Idul Fitri
- Sebelum Berubah BPNT, Bulog Bengkalis Salurkan Beras Otonom 700 Ton
- Pemprov Riau Siapkan Rp60 Miliar untuk THR ASN
- Mobdin tak Sesuai Peruntukan, Terus Ditertibkan dari Tangan Pejabat
- Pemko Pekanbaru Cairkan Rp37 Miliar untuk THR ASN
- Pelanggan Keluhkan Tagihan PJJ, Demikian Tanggapan PLN Dumai
- Disdik Kuansing Sosialisasi Dana DAK ke Sekolah Penerima
- Ketika Mahasiswa FK UR Bikin SUPERMAN untuk Pantau Kesehatan Anak
- Safari Ramadhan, Bupati Bengkalis Hadiri Nuzulul Qur'an di Pinggir
- Polsek Bengkalis Bagi Takjil Berbuka Gratis
- Hadiri Nuzulul Qur'an, Wako Pekanbaru Jadi Amil.Zakat Masjid Mukarromah
- Jalin Silaturahmi, Terminal Bangkinang Gelar Buka Bersama
- Wali Kota Pekanbaru Kukuhkan Kepengurusan Fankoper
- Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Dinas PUPR Rohul Buka Puasa Ramadhan Bersama
- Kejari Kuansing Gelar Bukber Bersama Dengan Awak Media
- Santuni Anak Yatim, APHI Komda Riau Gelar Buka Bersama


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com