Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 20 Juni 2019 08:11
HUT 235 Pekanbaru, Gubri dan Walikota Bersama Ribuan Pegawai Bersiap Bersih-bersih Sungai Siak

Kamis, 20 Juni 2019 07:54
Jajaran Pemkab Inhil Ucapkan Selamat Atas Pernikahan Putra Bungsu Bupati, HM Wardan

Kamis, 20 Juni 2019 07:50
Speed Boat Milik Pemkab Pelalawan Dibiarkan Tenggelam di Kuala Kampar

Rabu, 19 Juni 2019 22:04
Temuan Diduga Sabu Dalam Koper dan Ekstasi di Bengkalis, Polisi Dikabarkan Amankan Pelaku

Rabu, 19 Juni 2019 20:41
Terpilih Secara Aklamasi Erdiansyah Ketuai IKPTK Kuansing

Rabu, 19 Juni 2019 19:09
Sempena HUT Bhayangkara ke-73, Polsek Pangkalan Kuras Gelar Kegiatan Bhakti Sosial dan 'Fogging'

Rabu, 19 Juni 2019 18:08
Kabur Berhasil Ditangkap, Tiga Napi Diserahkan Polres Bengkalis ke Lapas Kerinci, Jambi

Rabu, 19 Juni 2019 18:01
‎Dari Ritual Menjadi Budaya Pertunjukan,
Tari Burung Kuayang di Ulak Patian Rohul Tercatat Sebagai Warisan Budaya Takbenda


Rabu, 19 Juni 2019 17:55
90 Persen‎ Guru PAUD di Rohul Masih Tamatan SMA, Pemkab Sudah Gandeng UPP

Rabu, 19 Juni 2019 17:30
DPPPA Pekanbaru Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Tugas Bersama

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 Mei 2019 04:20
Viral, Pilunya Warga Inhu Angkut Jenasah Pakai Motor Berkeranjang Akibat Jalan Rusak

Jenazah seorang warga Inhu terpaksa diangkut sepeda motor berkeranjang. Langkah memilukan akibat parahnya kerusakkan. Fotonya jadi viral di media sosial.

Riauterkini-RENGAT-Kondisi jalan lintas selatan Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang rusak parah, menjadi keprihatinan berbagai pihak. Sebab akibat kondisi jalan yang rusak parah tersebut, jenasah seorang warga terpaksa diangkut diatas keranjang menggunakan sepeda motor. Sontak kejadian ini menjadi viral di media sosial.

Viral nya foto-foto jenasah seorang warga di Desa Alim, Kecamatan Batang Cenaku, Inhu yang diangkut diatas keranjang menggunakan sepeda motor akibat kondisi jalan yang rusak parah hingga mengakibatkan kendaraan roda empat sulit melintas ini. Mendapat tanggapan tokoh Kecamatan Batang Cenaku Inhu, Pono yang juga mantan anggota DPRD Inhu periode 2004-2009 kepada riauterkinicom, Kamis (16/5/19)

"Saya sangat prihatin melihat kondisi jalan lintas selatan tersebut yang hingga saat ini masih dalam kondisi sulit dilalui kendaraan roda empat, terutama disaat hujan. Kondisi ini terkesan luput dari perhatian Pemkab Inhu maupun Pemprov Riau. Kalaulah jalan tersebut mendapat perhatian para pemangku kepentingan, tentunya kejadian janasah seorang warga yang diangkut keranjang menggunakan sepeda motor tidak akan terjadi," ujarnya.

Ditambahkanya, kedepan dirinya berharap agar Pemkab Inhu maupun Pemprov Riau dapat lebih meluangkan sedikit perhatian agar kondisi jalan yang rusak parah tersebut dapat teratasi. Karena bagaimanapun juga yang melintasi dan yang menggunakan jalan tersebut adalah warga Inhu yang juga warga Propinsi Riau yang mempunyai hak untuk menikmati hasil hasil pembangunan terutama di bidang infrastruktur.

"Seyogya nya ada sedikit perhatian agar kondisi jalan tersebut dapat teratasi, setidak nya dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Sebab kalau kodisi jalan rusak parah tersebut sudah taratasi, setidak nya dapat lebih menggeliatkan ekonomi warga dan kejadian jenasah diangkut keranjang menggunakan sepeda motor. Tidak akan kembali terulang," ungkapnya.

Sementara itu salah seorang warga Desa Alim Kecamatan Batang Cenaku, Inhu Tugiono saat dikonfirmasi awak media mengaku mengetahui kejadian tersebut. Menurut Tugiono jenazah yang diangkut keranjang menggunakan sepeda motor tersebut adalah jenazah Jojok, pria 42 tahun yang diketahui tinggal di di Dusun Dua Alim.

"Almarhum diketahui dari Pulau Jawa di sini tak punya keluarga, tapi ikut sama orang Batak sambil membangun kebun sendiri dan beberapa hari lalu Tugiono sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat. Namun sakit parah merenggut nyawanya," ucapnya.

Lokasi tempat tinggal Jojok berjarak 22 kilometer dari pusat desa. Dari RSUD Indrasari Rengat di Pematang Reba, jenazah Jojok dibawa menggunakan ambulan ke Desa Alim. Namun untuk masuk ke Dusun Dua tersebut, jalan rusak parah sehingga tak bisa dilalui mobil ambulan.

"Jalannya rusak parah, tanah kuning. Tanahnya lengket kalau hujan, terpaksa jenazah Jojok diturunkan dan diangkut dengan menggunakan sepeda motor menuju pemakaman yang berada tak jauh dari tempat tinggalnya," jelasnya. *** (guh)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Speed Boat Milik Pemkab Pelalawan Dibiarkan Tenggelam di Kuala Kampar
- Terpilih Secara Aklamasi Erdiansyah Ketuai IKPTK Kuansing
- Sempena HUT Bhayangkara ke-73, Polsek Pangkalan Kuras Gelar Kegiatan Bhakti Sosial dan 'Fogging'
- 90 Persen‎ Guru PAUD di Rohul Masih Tamatan SMA, Pemkab Sudah Gandeng UPP
- DPPPA Pekanbaru Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Tugas Bersama
- Semarak HUT ke-73 Bhayangkara, Polsek Mandau Taja Berbagai Perlombaan Tingkat SD
- Digugat Mantan Dirut BUMD Pelalawan, Ini Jawaban Pemkab
- Jadwal Pacu Jalur untuk Setiap Rayon 2019
- Camat Gaung, Inhil Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-73
- Sekko Pekanbaru Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Rumbai Pesisir
- Satu Warga Meninggal Akibat Banjir, Pemko Pekanbaru Ucapkan Bela Sungkawa
- Polsek Pangean Berikan Bantuan Sempena HUT ke-73 Bhayangkara
- Pansus Pembentukan PDAM Bengkalis Finalkan Draft Perda Bersama PD
- Sempena HUT ke-73 Bhayangkara, Polsek Mandau Berbagi dengan Sesama
- Pelayanan RSUD Bangkinang Memprihatinkan, Sekdakab Gelar Sidak
- Pemkab dan Kemenag Kuansing Gelar Manasik Haji bagi Para JCH
- Tak Terima Dipecat Mendadak, Mantan Dirut BUMD Tuah Sekata Gugat Pemda Pelalawan
- Sudah Jatuh Korban Jiwa, Harus Ada Jalan Alternatif Delima ke Soekarno-Hatta Saat Banjir
- Syahril, Caleg Terpilih PKS untuk DPRD Pekanbaru Meninggal
- 24 Pemenang LKJ PWI Riau- KLHK Kantongi Hadiah Rp115 Juta


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com