Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 18 September 2019 16:48
Perluasan MPP Pekanbaru Terus Digesa

Rabu, 18 September 2019 15:18
PT RAPP Gelar Pelatihan Guru SD se-Riau

Rabu, 18 September 2019 15:15
Tersangka TPPU, Terpidana Narkoba Praperadilankan Polres Bengkalis

Rabu, 18 September 2019 14:57
Rumput Taman di DPRD Riau Menguning, Rekanan Bungkam

Rabu, 18 September 2019 14:51
Giliran Hamulian Ambil Formulir Penjaringan Bakal Cabup Rohul di PDI Perjuangan

Rabu, 18 September 2019 14:12
334 Sekolah di Sumatera Ikuti IM3 Ooredoo Digitalent

Rabu, 18 September 2019 13:14
Inspektorat Pelalawan Nyatakan Tak Ada Temuan Realisasi DD Tambun TA 2018

Rabu, 18 September 2019 13:09
Penderita Tumor Ganas
ACT Kuansing Galang Donasi untuk Pengobatan Arsih


Rabu, 18 September 2019 12:51
Dikeluhkan Pelanggan, PLN Terus Jelaskan Pemadaman Bergilir Setiap Hari di Bengkalis

Rabu, 18 September 2019 12:46
Masyarakat Rohul Sholat Istisqa Sambil Bentang Spanduk Protes Karlahut

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 Mei 2019 04:20
Viral, Pilunya Warga Inhu Angkut Jenasah Pakai Motor Berkeranjang Akibat Jalan Rusak

Jenazah seorang warga Inhu terpaksa diangkut sepeda motor berkeranjang. Langkah memilukan akibat parahnya kerusakkan. Fotonya jadi viral di media sosial.

Riauterkini-RENGAT-Kondisi jalan lintas selatan Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang rusak parah, menjadi keprihatinan berbagai pihak. Sebab akibat kondisi jalan yang rusak parah tersebut, jenasah seorang warga terpaksa diangkut diatas keranjang menggunakan sepeda motor. Sontak kejadian ini menjadi viral di media sosial.

Viral nya foto-foto jenasah seorang warga di Desa Alim, Kecamatan Batang Cenaku, Inhu yang diangkut diatas keranjang menggunakan sepeda motor akibat kondisi jalan yang rusak parah hingga mengakibatkan kendaraan roda empat sulit melintas ini. Mendapat tanggapan tokoh Kecamatan Batang Cenaku Inhu, Pono yang juga mantan anggota DPRD Inhu periode 2004-2009 kepada riauterkinicom, Kamis (16/5/19)

"Saya sangat prihatin melihat kondisi jalan lintas selatan tersebut yang hingga saat ini masih dalam kondisi sulit dilalui kendaraan roda empat, terutama disaat hujan. Kondisi ini terkesan luput dari perhatian Pemkab Inhu maupun Pemprov Riau. Kalaulah jalan tersebut mendapat perhatian para pemangku kepentingan, tentunya kejadian janasah seorang warga yang diangkut keranjang menggunakan sepeda motor tidak akan terjadi," ujarnya.

Ditambahkanya, kedepan dirinya berharap agar Pemkab Inhu maupun Pemprov Riau dapat lebih meluangkan sedikit perhatian agar kondisi jalan yang rusak parah tersebut dapat teratasi. Karena bagaimanapun juga yang melintasi dan yang menggunakan jalan tersebut adalah warga Inhu yang juga warga Propinsi Riau yang mempunyai hak untuk menikmati hasil hasil pembangunan terutama di bidang infrastruktur.

"Seyogya nya ada sedikit perhatian agar kondisi jalan tersebut dapat teratasi, setidak nya dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Sebab kalau kodisi jalan rusak parah tersebut sudah taratasi, setidak nya dapat lebih menggeliatkan ekonomi warga dan kejadian jenasah diangkut keranjang menggunakan sepeda motor. Tidak akan kembali terulang," ungkapnya.

Sementara itu salah seorang warga Desa Alim Kecamatan Batang Cenaku, Inhu Tugiono saat dikonfirmasi awak media mengaku mengetahui kejadian tersebut. Menurut Tugiono jenazah yang diangkut keranjang menggunakan sepeda motor tersebut adalah jenazah Jojok, pria 42 tahun yang diketahui tinggal di di Dusun Dua Alim.

"Almarhum diketahui dari Pulau Jawa di sini tak punya keluarga, tapi ikut sama orang Batak sambil membangun kebun sendiri dan beberapa hari lalu Tugiono sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat. Namun sakit parah merenggut nyawanya," ucapnya.

Lokasi tempat tinggal Jojok berjarak 22 kilometer dari pusat desa. Dari RSUD Indrasari Rengat di Pematang Reba, jenazah Jojok dibawa menggunakan ambulan ke Desa Alim. Namun untuk masuk ke Dusun Dua tersebut, jalan rusak parah sehingga tak bisa dilalui mobil ambulan.

"Jalannya rusak parah, tanah kuning. Tanahnya lengket kalau hujan, terpaksa jenazah Jojok diturunkan dan diangkut dengan menggunakan sepeda motor menuju pemakaman yang berada tak jauh dari tempat tinggalnya," jelasnya. *** (guh)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Penderita Tumor Ganas
ACT Kuansing Galang Donasi untuk Pengobatan Arsih

- Dikeluhkan Pelanggan, PLN Terus Jelaskan Pemadaman Bergilir Setiap Hari di Bengkalis
- Masyarakat Rohul Sholat Istisqa Sambil Bentang Spanduk Protes Karlahut
- Sekda Kuansing Luncurkan Camp Al Qur'an di MTsN 1 Telukkuantan
- Memohon Allah Turunkan Hujan, Ribuan Warga Duri Sholat Istisqa
- Nestapa Wanita dengan Tumor Ganas di Kuansing, Lutut Sebesar Kelapa dan Ditinggal Suami
- Jika Asap Masih Ada, Mahasiswa Riau Janji Akan Demo Lagi dengan Massa Lebih Banyak
- Video Viral Dua Hijaber yang Nyebrang Sungai Pakai Flying Fox Ternyata di Tambusai, Rohul
- Demo Mahasiswa Gabungan di Mapolda Riau Ricuh, 7 Polisi Terluka dan Dirawat di RS Bhayangkara
- Ambruknya Dermaga Buton, Diduga Seorang Honorer Dishub Riau Hilang
- Tahun Ini, DPRD Kuansing Akan Bangun Musala
- Usai Loading Pelabuhan Buton di Siak Ambruk
- Tiga dari 15 Calon Sekdaprov Gagal Seleksi Administrasi
- Buka Posko, Human Initiative Riau Siap Obati Korban Kabut Asap
- Sebelum Tinjau Karlahut Presiden Ikut Sholat Istisqa di Masjid Lanud RSN
- Ditutup, 15 Pendaftar Siap Jalani Seleksi jadi Sekdaprov Riau
- Belum Maksimal Tangani Karhutla,
Presiden Sentil Pejabat Daerah Hingga Perangkat Paling Bawah

- Terkait Asap Riau, LAM Riau Keluarkan Warkah Untuk Presiden Jokowi
- Tiba didi Pekanbaru, Presiden Langsung Gelar Rapat Bersama Pejabat Pusat dan Riau di Novotel
- Mahasiswa Duduki Gedung DPRD Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com