Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 15 September 2019 11:57
Warga Dihimbau Waspada, Buaya Sungai Kuantan di Kuansing Naik ke Darat

Ahad, 15 September 2019 11:51
Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Karhutla di Pelalawan

Ahad, 15 September 2019 09:52
.Mahasiswa Riau di Jakarta Gelar Aksi Keprihatinan Asap Karhutla di Bundaran HI

Sabtu, 14 September 2019 21:49
Dua Hari Hilang, Warga Inhil Ditemukan Tewas Dalam Pompong

Sabtu, 14 September 2019 21:43
Bupati Mursini Hadiri Rakor Penanggulangan Karhutla Bersama Panglima TNI

Sabtu, 14 September 2019 20:36
Tiga Pesawat Dikerahkan, 350 Personil TNI Segera Didatangkan Bantu Padamkan Karhutla di Riau

Sabtu, 14 September 2019 17:40
Ketua Apegti Riau Sarankan Tim Monitoring Gula Rafinasi

Sabtu, 14 September 2019 17:35
Kabut Asap Tebal, Kesyahbandaran Bengkalis Terbitkan Edaran Waspadai Aktivitas di Laut

Sabtu, 14 September 2019 17:19
Panglima TNI Gelar Rapat Tertutup, Belasan Mahasiswa FH Unri Gelar Demo

Sabtu, 14 September 2019 15:57
Gelar Rapat Tertutup, Panglima TNI dan Kepala BNPB Tiba di Gedung Daerah

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2019 11:15
Pemprov Riau Upayakan Perbaikan Pelayanan Publik

Pelayanan publik oleh Pemprov Riau diakui belum optimal, karena itu terus diupayakan perbaikan.

Riauterkini - PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah melakukan berbagai langkah upaya perbaikan pelayanan publik secara berkesinambungan demi terwujudnya pelayanan publik yang prima.

Wakil Gubernur Riau, Edi Natar Nasution mengatakan, bahwa salah satu upaya perbaikan kualitas pelayanan publik adalah dengan memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk dapat menyampaikan pengaduan atas pelayanan yang diberikan oleh penyelenggara.

Di mana, berdasarkan pada Pasal 36 dan 37 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik mengamanatkan penyelenggara wajib memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk memberikan masukan kepada penyelenggara atas pemberian layanannya.

"Karena itu, pengelolaan pengaduan harus dikelola dengan baik. Yaitu antara lain menyediakan sarana pengaduan, menugaskan pelaksana yang berkompeten, menangani pengaduan dan menindaklanjuti pengaduan," kata Wagubri dalam acara Penandatanganan Komitmen Bersama dan Sosialisasi Optimalisasi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik di Riau, di Hotel Pangeran Pekanbaru, Selasa (21/5/19).

Ia melanjutkan, bahwa sebagai tindak lanjut amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009, telah diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 76 tahun 2013 tentang pengelolaan pengaduan pelayanan publik. Dimana diisyaratkan dibentuknya Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) yang merupakan integrasi pengelolaan pengaduan pelayanan publik secara berjenjang pada setiap penyelenggara dalam kerangka sistem informasi pelayanan publik.

"Dengan adanya SP4N ini diharapkan pengaduan masyarakat mengenai pelayanan publik dapat ditangani dengan cepat, transparan, dan akuntabel sesuai dengan kewenangan masing-masing penyelenggara dan mendorong peningkatan kinerja penyelenggara dan pelaksana pelayanan publik dalam pengelolaan pengaduan pelayanan publik," harapnya.

Dengan SP4N ini juga, imbuh Wagubri, diperlukan untuk mengetahui output dan outcome, serta saran dari pengguna layanan dalam upaya perbaikan kualitas pelayanan publik.

"Di mana, bentuk sarana pengaduan bisa berupa loket, kotak saran, email, telepon, sms atau sarana komunikasi lainnya," ujarnya.

Ia pun berharap, pengawasan pelayanan publik melalui penanganan pengaduan masyarakat diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak pidana korupsi, mengurangi potensi konflik, sehingga membantu terciptanya rasa aman di tengah-tengah masyarakat.

Namun dalam praktiknya, ia mengakui, bahwa pengelolaan pengaduan masyarakat di masing-masing organisasi penyelenggara pelayanan publik belum efektif dan terintegrasi.

"Di sini lah, tujuan SP4N ini dibentuk, yaitu supaya penyelenggara pelayanan publik dapat mengoptimalisasikan pengaduan dari masyarakat secara sederhana, cepat, tepat, tuntas, terkoordinasi dengan baik," tuturnya.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Mursini Hadiri Rakor Penanggulangan Karhutla Bersama Panglima TNI
- Tiga Pesawat Dikerahkan, 350 Personil TNI Segera Didatangkan Bantu Padamkan Karhutla di Riau
- Ketua Apegti Riau Sarankan Tim Monitoring Gula Rafinasi
- Panglima TNI Gelar Rapat Tertutup, Belasan Mahasiswa FH Unri Gelar Demo
- Gelar Rapat Tertutup, Panglima TNI dan Kepala BNPB Tiba di Gedung Daerah
- Kapolri dan Men-LHK Batal Datang, Panglima TNI Bermalam di Riau
- PWI Riau Studi Jurnalistik ke VJA dan Media Vietnam
- Balita 13 Bulan Terserang ISPA, PSC 119 Diskes Riau Lakukan Pertolongan Pertama
- Kabut Asap, Polres Bengkalis Bagikan 3.000 Lembar Masker
- Peduli Kesehatan Masyarakat, Bupati Kuansing Bagikan 6000 Masker Gratis
- Krisis Udara Segar,
HMI dan BEM Muhammadiyah Kompak Serukan 'Turunkan Syamsuar'

- Sambut HUT ke-64 Lalu Lintas, Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Pengobatan Gratis
- Diskes Riau Siapkan Ambulan Cepat Layani Masyarakat Terdampak Ispa
- Sudah Tiga Orang Mendaftar Calon Sekdaprov
- Belasan Ibu Hamil dan Menyusui Mengungsi di Posko Darurat Asap PKS Riau
- Peduli Bencana Asap, Mitra Gojek Bagikan Masker bagi Warga Pekanbaru
- Sudah Uzur, Intalasi Listrik PJU Kota Pangkalan Kerinci Layak Diremajakan
- Berharap Allah Turunkan Hujan, Wako Pekanbaru Bersama Warga Sholat Istisqa
- Rintis Destinasi Wisata, Bupati Kuansing Pimpin Pendakian Bukit Piramid
- Inhul Hadi Nahkodai Pemuda Muhammadiyah Inhu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com