Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 September 2019 15:39
PS RAPP Siap Rebut Piala Galakarya 2019

Selasa, 24 September 2019 14:01
‎Ribuan Masyarakat Rohul Sholat Istisqa di Masjid Agung Pasirpangaraian

Selasa, 24 September 2019 13:25
Korupsi Dana Cetak Sawah di Pelalaawan,
Dua Terdakwa Divonis 2 Tahun dan 1 Tahun 4 Bulan Penjara


Selasa, 24 September 2019 13:05
DPRD Kuansing Tetapkan Pimpinan Dewan dan Ketua Fraksi

Selasa, 24 September 2019 12:58
Diperiksa Bareskrim Lusa, Bupati Pelalawan Saksi Kasus Karlahut PT Adei

Selasa, 24 September 2019 11:25
APINDO Riau: Pajak Bukan Solusi Emergensi Exit Keuangan Daerah

Selasa, 24 September 2019 10:48
Menurut Wakilnya, Wako Pekanbaru Tertahan di Jakarta Sepulang dari Kanada

Selasa, 24 September 2019 10:42
‎DPP Golkar Tunjuk Nono Patria Pratama Sebagai Calon Pimpinan DPRD Rohul 2019-2024

Selasa, 24 September 2019 08:43
Wako Pekanbaru Absen Sholat Istisqa Bersama Gubri di Masjid Raya An Nur

Selasa, 24 September 2019 08:37
Sudah Diguyur Hujan, Kualitas Udara di Riau Masih Tidak Sehat

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2019 14:01
IKA FT UNRI dan Pemko Pekanbaru Bahas Soal Banjir dan Kemacetan Kota

IKA FT Unri turut berpartisipasi membantu Pemko Pekanbaru menyelesaikan berbagai persoalan kota. Untuk itu, IKA FT Unri mengadakan acara bersama Walikota Pekanbaru beserta jajaran membahasnya.

Riauterkini-Pekanbaru- Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Teknik Universitas Riau (IKA FT UNRI) turut berpartisipasi membantu Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menyelesaikan berbagai persoalan kota. Untuk itu, IKA FT Unri mengadakan acara bersama Walikota Pekanbaru beserta jajarannya membahas persoalan-persoalan tersebut.

Acara yang bertajuk seminar dengan tema "Mewujudkan Pekanbaru bebas banjir dan bebas macet, Mungkinkah?" yang diadakan di Hotel Ameera Pekanbaru pada Senin (21/5/2019) yang juga dilanjutkan dengan buka puasa bersama.

Keynote speaker ada seminar tersrbut adalah Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, didampingi oleh panelis diantaranya DR M Ikhsan MEng sebagai pakar tata kota, DR Ary Sandhiavitri selaku praktisi dan akedmisi (Dekan FT Unri), Yosi Aslinda ST MSc selaku Pakar Lalu lintas dan Anis Murzil sebagai alumni. Acara dimoderatori langsung oleh Eka Putra Nazir ST MSc selaku ketua IKA FT Unri.

Dalam pemaparannya, DR Firdaus menyampaikan bahwa Pekanbaru sekarang ini bersolek dengan menggunakan konsep Smart City Madani.

"Konsep Smart city madani ini merupakan road map kita dalam membangun kota ini. Konsep ini telah diuji dan mendapat apresiasi di beberapa Universitas terkemuka di Indonesia," terang Firdaus.

Kota Pekanbaru menurut Firdaus memiliki dua model penanganan banjir yang berbeda, wilayah utara di daerah senapelan dan Rumbai itu dipengaruhi tinggi elevasi sungai Siak yang hanya 0.2 cm diatas permukaan laut. Untuk menyelesaikannya, Pemko Pekanbaru menyiapkan model pompa dan tanggul. Sedangkan di bagian selatan, timur dan barat itu yang meliputi wilayah tenayan raya, panam dan marpoyan itu dipengaruhi oleh banyak hal.

"Pekanbaru bisa bebas banjir? Bisa. Asal ada komitmen bersama. Pemerintah semua lini, masyarakat dan lingkungan. Manusianya harus pedulia lingkungan. "ungkap walikota yang mendapat gelar doktoral dari IIP Jatinangor ini.

DR Ikhsan selaku pakad tata kota mengungkapkan bahwa persoalan utama di pengelolaan banjir di Pekanbaru adalah pengelolaan dan penggunaan drainase yang tidak baik.

"Tiga penyebab utama banjir Pekanbaru yaitu kondisi drainase, kondisi penyelenggara dan kondisi masyarakat," terang DR Ikhsan.

Dia mencontohkan pengelolaan dan pemanfaatan drainase yang tidak baik itu seperti pembiaran pedagang kaki lima membuang limbah usahanya di drainase tersebut.

"Ditambah lagi para pedagang yang membangun tempat usaha diatas drainase. Tiang tonggak kayu yang dibuat ala kadarnya. Tentu semua ini akan jadi masalah besar"tambah pria yang suka olahraga lari ini.

Untuk mengontrol kondisi drainase dan banjir, DR Ikhsan mengusulkan Pemko Pekanbaru menyiapkan tim ulu-ulu air.

DR Ari Shandiavitry selaku praktisi dan akademisi menyebut bahwa Kota Pekanbaru ini kota dengan tingkat pembangunan tertinggi di Indonesia.

"Saya kebetulan juga konsultan ahli PT Angkasa Pura II. Perkembangan kota ini luar biasa. Saya contohkan, Angkasa Pura II menargetkan capaian penumpang Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru adalah 4,5 juta kedatangan pada 2025. Namun, baru tahun 2017, bandara ini sudah mencapai 3,7 juta. Dan itu harus dikembangkan lagi ke depannya," terangnya.

Dr Arie menyambut baik niat Pemko Pekanbaru memiliki konsep aero city dan gretel pekanbaru ke depannya. Kedua konsep ini siap menjadikan Pekanbaru sebagai kota Teknopolitan.

Yosi Aslinda lebih menitikberatkan pembahasan kepada potensi kemacetan. Yosi menyebut macet dan banjir saling berkaitan.

"Potensi kemacetan kota ini disebabkan oleh banjir, kapasitas parkir, hambatan samping dan pejalan kaki yang berjalan di bahu jalan." terangnya.

Yosi juga memuji Trans Metro Pekanbaru (TMP) milik Pekanbaru. Dia berharap ke depannya lebih dikembangkan. Agar konsistensi waktu tercapai, dia berharap TMP ke depannya punya jalur sendiri.

"Akan lebih menarik ke depannya jika kita sudah punya MRT, kereta dalam kota. Tapi semua harus dihitung. Kita harus belajar ke MRT di Palembang," tambah Yosi.

Anis Murzil selaku Alumni IKA FT Unri menghimbau para mahasiswa aktif lebih banyak melakukan penelitian yang dapat menyelesaikan persoalan perkotaan.

"Lakukan penelitian tentang persoalan perkotaan. Kemudian berikan rekomendasi ke pemko, apa solusi yang terbaik," harap Anis.

Eka Putra Nazir, selaku Ketua Umum IKA FT Unri menyampaikan bahwa hasil seminar ini akan dibuatkan rekomendasi hasil seminar untuk Pemko Pekanbaru.

"Kita akan membuatkan rekomendasi hasil seminar ini sebagai dukungan kita terhadap Pemko Pekanbaru. Semoga itu dapat menjadi bahan pertimbangan pemko untuk melanjutkan Pekanbaru ini ke depannya" tutup Eka.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh alumni yang sudah berkontribusi atas kegiatan ini. Khususnya kepada panitia yang bertungkus lumus mempersiapkan acara, serta adik-adik BEM mahasiswa Teknik Unri," tambah Eka.(rls)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- PS RAPP Siap Rebut Piala Galakarya 2019
- ‎Ribuan Masyarakat Rohul Sholat Istisqa di Masjid Agung Pasirpangaraian
- Menurut Wakilnya, Wako Pekanbaru Tertahan di Jakarta Sepulang dari Kanada
- Wako Pekanbaru Absen Sholat Istisqa Bersama Gubri di Masjid Raya An Nur
- 2019, Sebanyak 2880 Warga Kuansing Menderita ISPA
- Peduli Korban Kabut Asap, DPC Peradi Pekanbaru Bagikan Satu Juta Masker
- Launching Keterbukaan Informasi Publik, Fitra Riau Nilai 3 Kabupaten Ini Tertutup
- Bupati Rohul Keluarkan Surat Edaran Sholat Istisqo Serentak di Islamic Center Selasa Besok
- Simpati Asap Karlahut, DPD PKS Rohul Buka Posko Siaga Korban Asap
- Peduli Kabut Asap, PPMR Bengkalis Bagikan Ribuan Masker Gratis
- ‎Asap Dampak Karlahut di Rohul Semakin Pekat, Penderita ISPA Terus Meningkat
- Poskes dan Rumah Singgah di PUPR Riau,
Warga Nginap Dapat Obat dan Makan Gratis

- Riau Dikepung Asap, WCD Riau tetap Lakukan Aksi Bersih-bersih
- Bencana Kabut Asap, Volunteer Earth Hour Pekanbaru Salurkan Bantuan
- Dompet Dhuafa Riau dan Komunitas TDA Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Terdampak Asap
- Berharap Langit Biru,
RT, RW dan LPMK Duri Timur Bagikan Masker

- Gubri Serukan Bupati/Walikota Gelar Salat Istisqo Serentak
- Jika Tak Dapat Partai, Syafril-Sihol Bertekad Maju Jalur Independen di Pilkada Rohil
- Waspada, Kabut Asapdi Riau Kiriman Jambi
- Berbatasan dengan Lahan PT THIP, Polsek Teluk Meranti Baru Kemarin, Segel Lahan Terbakar Didesa Gambut Mutiara


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com