Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 Juni 2019 19:28
Ketua Umum FKIJK Riau Diserahterimakan dari DR. Irvandi Gustari ke Wahyu Sulistiyono

Rabu, 26 Juni 2019 19:23
Produksi Minyak Block Rokan Menurun Sejak 2016

Rabu, 26 Juni 2019 19:00
Peringati HANI, Kampar Ingin Bebas dari Narkoba dan Miliki Rumah Sakit Rehabilitasi

Rabu, 26 Juni 2019 18:56
2019, Pengajuan Cerai di Pekanbaru Meningkat

Rabu, 26 Juni 2019 18:27
Enam Kendaraan Tabrakan Beruntun di Depan Stadion Utama Riau

Rabu, 26 Juni 2019 18:23
Mega Proyek 'Technopark' Pelalawan Dapat Kunjungan 17 Anggota DPR-RI

Rabu, 26 Juni 2019 17:31
Lepas 436 Peserta Kukerta Universitas Riau,‎ Sekda Rohul Pesankan ini ke Mahasiswa

Rabu, 26 Juni 2019 17:28
Peringati HANI, Kampar Ingin Bebas dari Narkoba dan Miliki Rumah Sakit Rehabilitasi Narkoba

Rabu, 26 Juni 2019 17:21
Permudah Pelaku Usaha, DPMPSP Bengkalis Sosialisasikan OSS di Mandau

Rabu, 26 Juni 2019 16:37
Korupsi, Tiga ASN Pemkab Inhu Ditahan Kejari

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2019 17:10
Kepung DPRD Riau, BEM Nusantara Tuntut Penuntasan Pelanggaran HAM Orde Baru

Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Riau datangi DPRD Riau. Massa yang tergabung dalam BEM Nusantara ini hadir menuntut penuntasan pelanggaran HAM pada orde baru yang belum terungkap.

Riauterkini - PEKANBARU - Membawa sejumlah tuntutan terkait peringatan 21 tahun reformasi yangvtepatvterjadi pada 21 Mei 2019 ini, BEM Nusantara geruduk DPRD Riau. Salah satu tuntutannya yakni oengusutan perkara oelanggaran HAM yangvterjadi pada masa orde baru.

Koordinator Umum, Yudi Utama Tarigan dalam orasinya mengatakan bahwa terdapat banyak pelanggaran HAM yangvterjadi para orde baru belum terungkap. Diantaranya, kasus kematian empat aktivis mahasiswa Universitas Trisakti, kasus Munir, bahkan hingga perkara Novel Baswedan, dan kriminalisasi terhadap mahasiswa.

"Kita juga tuntut pengusutan pelanggran HAM terhadap keluarga Mariatun," Katanya.

Bukan hanya itu, Ia bersama rekan-rekannya juga menuntut pemerintah memperhatikan kestabilan perekonomian dengan memprioritaskan hasil perkebunan dan pertanian dalam negeri. Seperti menjaga harga Komoditi unggulan Riau yakni Sawit, Karet dan juga Kelapa.

Diberitakan sebelumnya, aksi ini sempat diwarnai dengan kericuhan akibat massa mendesak masuk ke gedung DPRD Riau. Bermula saling dorong dengan pihak kepolisian yang berjaga di depan gerbang DPRD Riau, akhirnya tembakan watercanon terpaksa dilakulan oleh pihak keamanan.

Bukan meredakan ratusan mahasiswa tersebut, juatru tembakan watercanon ini membuat mereka melakukan perlawanan dengan melakukan pelemparan batu ke arah petugas kepolisian. Bukan hanya itu, saling pukul juga sempat terjadi antara kedua belah pihak.

Meski begitu, hal ini tak berlangsung lama. Saat ini ratusan massa masih berada di depan gedung yang terletak di jalan Jenderal Sudirman tersebut.

Menurut Ketua BEM UIR, Hengky Primana aksi ini dilakukan serentak se-Nusantara. "Aksi ini dilakukanbserentak diaeluruh Nusantara," tegasnya.

Saat ini, long march ini juga membuat arus lalu lintas macet panjang mulai dari Simpang jalan Imam Munandar menuju Kaharudin Nasution ataupun dari arah Bandara SSK II menuju pusat kota.***(rul)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ketua Umum FKIJK Riau Diserahterimakan dari DR. Irvandi Gustari ke Wahyu Sulistiyono
- Peringati HANI, Kampar Ingin Bebas dari Narkoba dan Miliki Rumah Sakit Rehabilitasi
- 2019, Pengajuan Cerai di Pekanbaru Meningkat
- Peringati HANI, Kampar Ingin Bebas dari Narkoba dan Miliki Rumah Sakit Rehabilitasi Narkoba
- 5 Bulan Lalu Lintas Warga Asing ke Bengkalis 1.537 Orang
- Polres Kuansing Bagikan Bantuan ke Panti Asuhan dalam Rangka HUT Bhyangkara
- Puluhan ASN dan Honorer PN Bengkalis Mendadak Ikuti Tes Urine
- LAMR Sokong Langkah Hukum Pemprov Riau Laporkan Penghina Gubri
- ‎Kapolda Riau Resmikan Mako Polres Rohul Senilai Rp13 Miliar
- Bupati Harris Bertekad Bangun Pelabuhan Sokoi di Kuala Kampar
- APBD-P 2019 Terus Digesa, MTQ dan Pelaksanaan Visi Misi Gubri Jadi Prioritas
- 10 Tahun Tanpa ADD, 14 Desa di Rohil Segera Diberi Kode Registrasi
- Aliansi Suporter PSPS Usulkan Perombakan Manajemen
- PPDB Kembali Terapkan Sistem Zonasi, Masyarakat Mandau Harap Harap Cemas
- Mesin PKS Alami Kendala Teknis, Sebabkan PT MUP tak Terima TBS Masyarakat
- Pelayanan Hemodialisa di RSUD Rohul Akan Dibuka Juli 2019
- Bebaskan Denda PBB, Kado HUT ke-235 Pekanbaru dari Bapenda
- DPD Astindo Riau Gelar Sertifikasi Profesi Tenaga Pariwisata
- HUT ke 73 Bhayangkara, Polres Kuansing Taja Donor Darah
- Faktor Umur dan Resiko Tinggi, 60 Persen Lebih JCH Bengkalis Perlu Pendampingan Alat dan Orang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com