Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 September 2019 11:16
Upika Pangean, Kuansing Dirikan Posko Kesehatan Korban Asap

Kamis, 19 September 2019 11:09
Berduaan dengan Istri Orang, Presdir PT KLK di Dumai Digerebek dan Dibawa Warga ke Polisi

Kamis, 19 September 2019 11:05
Anggota DPRD Bengkalis Berharap Korporasi Bakar Lahan Ditindak Tegas

Kamis, 19 September 2019 10:55
Dijenguk Anggota DPRD Bengkalis, Ortu Bayi Jantung Bengkak Berharap Bisa Cepat Berobat ke Jakarta

Kamis, 19 September 2019 08:57
Prihatin Kabut Asap, FAM Kuansing Bentang Poster dan Bagi Masker

Kamis, 19 September 2019 08:33
Warga Diminta Waspada 5 Penyakit Terdampak Kabut Asap

Kamis, 19 September 2019 08:06
Udara Tidak Sehat, BMKG Rilis Peringatan Dini Bahaya Asap Karlahut

Kamis, 19 September 2019 07:59
Bupati Kuansing Tinjau Upaya Pemadaman Karlahut

Rabu, 18 September 2019 23:30
‎Sekda Rohul Tinjau Alat Penyebrangan Flying Fox di Tambusai yang Viral di Medsos, Begini Katanya

Rabu, 18 September 2019 23:28
PKK Rambah Samo Juara Umum Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Rohul 2019

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 22 Mei 2019 15:03
Pelanggan Keluhkan Tagihan PJJ, Demikian Tanggapan PLN Dumai

Pelanggan PLN mengeluh, lantaran PLN mengeluarkan surat 'Cinta' berupa tagihan pajak untuk Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Kurang Pungut pada pelanggan.

Riauterkini-DUMAI-Pelanggan Prusahaan Listrik Negara (PLN) mengeluh, lantaran PLN mengeluarkan surat 'Cinta' berupa tagihan pajak untuk Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Kurang Pungut pada pelanggan.

Surat tagihan pajak tersebut tentu menambah beban pembayaran pelanggan, padahal fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) belum merata. Bahkan, pelanggan yang berada di beberapa daerah juga tidak dapat menikmati fasilitas PJU tersebut

Anehnya lagi, teknisnya pelanggan PLN sudah dikenakan PPJ yang dibayarkan pada saat pelanggan membayar tagihan atau membeli token listrik. Namun pihak PLN kembali mengeluarkan surat tagihan PPJ Kurang Pungut tersebut.

Manager PLN Unit Pelaksanan Pelayanan Pelanggan (UP3) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Dumai Kota, Suharno saat dikonfirmasi Selasa (21/5/2019) mengatakan, membenarkan telah memgeluarkan surat tagihan pajak pada pelanggan untuk tagihan PPJ kurang pungut.

Dikatakan Suharno, pada tahun 2015 lalu Pemerintah Kota Dumai telah menaikkan PPJ. Kenaikan PPJ tersebut sebesar satu persen dari pajak awal empat persen menjadi lima persen.

"Pelanggan kita ada dua yaitu prabayar dan pasca bayar, yang pasca bayar langsung tereksekusi (dirubah naik, red) pajaknya dari empat persen ke lima persen, tapi yang prabayar itu yang ditoken ternyata masih empat persen, itu terjadi dari tahun 2015," katanya.

Suharno menambahkan, pada tahun 2018 Pemko Dumai diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan ditemukan kurang pungut pajak sebesar satu persen kepada pelanggan.

"Akhirnya atas temuan BPK, kami PLN disarankan atau ditugaskan oleh Pemko Dumai untuk memungut lagi kekurangan pajak satu persen dari pelanggan tersebut," kata Suharno.

Selain itu, dijelaskan Suharno, untuk PPJ kurang pungut ini hanya sebagian pelanggan yang diminta untuk membayar, karena hanya sebagian yang belum dipungut pajaknya oleh PLN, sedangkan sebagian pelanggan sudah dipungut dari tahun 2015 lalu.

"Ada beberapa nomor register yang bisa dicicil, tidak semua pelanggan mendapatkan surat tagihan PPJ kurang pungut tersebut, ini berdasarkan data yang kami miliki, jadi pelanggan itu kan didata dari 2015 sampai 2018," katanya.

Kendalanya saat ini adalah saat pergantian pemilik bangunan maupun pergantian pengguna bangunan. Namun ini tetap harus dibebankan pada nomor token tersebut.

"PLN sekarang tugas kami adalah memungut itu, dan uangnya pun diserahkan dan setorkan ke Pemko Dumai, uang itu bukan untuk PLN. Penghapusan PPJ kurang pungut merupakan wewenang Pemko Dumai. Pemko Dumai yang berhak menghapuskan," tutupnya.*(had)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Upika Pangean, Kuansing Dirikan Posko Kesehatan Korban Asap
- Dijenguk Anggota DPRD Bengkalis, Ortu Bayi Jantung Bengkak Berharap Bisa Cepat Berobat ke Jakarta
- ‎Sekda Rohul Tinjau Alat Penyebrangan Flying Fox di Tambusai yang Viral di Medsos, Begini Katanya
- Melalui ‎RAT Luar Biasa,
Daman Huri Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kopsa Perkasa Timur, Rohul

- Blusukan ke Gang Sempit dan Curam, Lurah Duri Timur Dengarkan Keluhan Warganya
- Derita Kelainan Pembuluh Darah, Bayi Warga Duri Timur Butuh Uluran Tangan Donatur
- Penderita Tumor Ganas
ACT Kuansing Galang Donasi untuk Pengobatan Arsih

- Dikeluhkan Pelanggan, PLN Terus Jelaskan Pemadaman Bergilir Setiap Hari di Bengkalis
- Masyarakat Rohul Sholat Istisqa Sambil Bentang Spanduk Protes Karlahut
- Sekda Kuansing Luncurkan Camp Al Qur'an di MTsN 1 Telukkuantan
- Memohon Allah Turunkan Hujan, Ribuan Warga Duri Sholat Istisqa
- Nestapa Wanita dengan Tumor Ganas di Kuansing, Lutut Sebesar Kelapa dan Ditinggal Suami
- Jika Asap Masih Ada, Mahasiswa Riau Janji Akan Demo Lagi dengan Massa Lebih Banyak
- Video Viral Dua Hijaber yang Nyebrang Sungai Pakai Flying Fox Ternyata di Tambusai, Rohul
- Demo Mahasiswa Gabungan di Mapolda Riau Ricuh, 7 Polisi Terluka dan Dirawat di RS Bhayangkara
- Ambruknya Dermaga Buton, Diduga Seorang Honorer Dishub Riau Hilang
- Tahun Ini, DPRD Kuansing Akan Bangun Musala
- Usai Loading Pelabuhan Buton di Siak Ambruk
- Tiga dari 15 Calon Sekdaprov Gagal Seleksi Administrasi
- Buka Posko, Human Initiative Riau Siap Obati Korban Kabut Asap


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com