Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 23 Agustus 2019 15:31
Gubri Turut Sesalkan Keributan Antara Kasatpol PP Pekanbaru dan Kepala BNNP

Jum’at, 23 Agustus 2019 15:01
'Mancing', Polisi Berhasil Ringkus Tersangka Pengedar Sabu di Bengkalis

Jum’at, 23 Agustus 2019 14:57
Wujudkan Sinergitas dan Koordinasi Antar Instansi,
DPMPSP Bengkalis Gelar Rakor Pelayanan Terpadu Satu Pintu


Jum’at, 23 Agustus 2019 14:50
Selain Jejak Harimau,
Ditemukan Pula Bangkai Monyet Hangus di Bekas Lahan Terbakar


Jum’at, 23 Agustus 2019 14:15
Ketua F-PAN Pelalawan Minta Presiden Cabut Izin HTI/HGU di Lahan Gambut

Jum’at, 23 Agustus 2019 14:00
Razia Hiburan Malam, Kasat Pol PP dan Kabid Berantas BNNP Nyaris Adu Jotos

Jum’at, 23 Agustus 2019 13:27
Hari Ini Tiba di Pekanbaru,
Dua Menteri Arab Saudi Besok Letakkan Batu Pertama Universitas Anak Yatim


Jum’at, 23 Agustus 2019 11:01
Hasil.Cek Lapangan, Kapolda Pastikan Kebakaran Lahan Disengaja

Jum’at, 23 Agustus 2019 10:53
Puluhan Staf Bawaslu Bengkalis Ikuti Diklat Kapasitas SDM

Jum’at, 23 Agustus 2019 10:50
Panitera PN Bengkalis Dimutasi

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 22 Mei 2019 15:39
Mobdin tak Sesuai Peruntukan, Terus Ditertibkan dari Tangan Pejabat

BPKAD Riau terus menertibkan mobil-mobil dinas yang digunakan tak sesuai peruntukannya. Hampir seratus unit yang sudah ditertibkan.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau, Syahrial Abdi mengatakan hingga saat ini penertiban aset daerah dalam bentuk kendaraan dinas masih dilakukan.

"Kalau 100 unit belumlah tapi kalau hampir 100 kendaraan, sedikit lagilah," ujarnya, Rabu, (22/5/19) di Pekanbaru. Meski demikian dia mengklaim kegiatan penertiban aset sudah banyak membuahkan hasil, mobil khusus penertiban aset untuk kendaraan dinas.

"Sekarang kalau saya bilang sudah banyak aset kendaraan dinas yang ditertibkan. Karena fokus kita untuk 100 hari ini seperti yang disampaikan pak Gubernur untuk masalah kendaraan dinas," katanya.

Karena itu, pihaknya saat ini terus lakukan penertiban kendaraan dinas. Dimana kendaraan tersebut dikumpulkan semua dan akan dikelompok sesuai kategori persoalannya. "Jadi mana yang kendaraan yang sumbernya pengembalian, mana yang penarikan nanti akan kita kelompokan," ujarnya.

Menurut Syarial, mana kendaraan dinas yang tidak lagi sesuai ketentuan, peruntukan dan tidak ASN yang tidak berhak mendapat kendaraan dinas semuanya harus dikembalikan.

"Kalau tak mau mengembalikan ditarik dan segala macamnya. Dan kendaraan yang sudah kita tertibkan itu kita letakan di belakang kediaman dinas Gubernur.

Terhadap kendaraan yang ditertibkan, maka sesuai data coaching yang dilakukan di masing-masing OPD. Maka pihaknya akan melihat kebutuhan kendaraan di OPD sudah mencukupi tidak atau sudah sesuai tidak dengan standarnya.

"Karena bisa saja terdapat dari data coaching itu pejabat yang seharusnya berhak mendapat kendaraan, tapi kondisinya belum mendapatkan. Maka kita akan penuhi itu semua," ungkapnya.

"Kalau masih ada berlebih kita lihat operasional OPD mana yang masih kurang dan butuh ditunjang dengan kendaraan dinas. Setelah itu dilakukan dan peruntukannya masih bersisa, maka proses lain kita cari, apakah dilelang atau pinjam pakai dan sebagainya," ujarnya.

Sebelum penertiban dilakukan, Gubernur Riau Syamsuar sudah mengirim surat edaran kepada masing-masing OPD soal penertiban, pengamanan dan pemeliharaan barang milik daerah.

Dijelaskan Syahrial, surat edaran tersebut dimaksud agar kepala OPD selaku pengguna barang dapat melakukan analisa kebutuhan penyelenggaraan tugas dan fungsi unit kerja.

Apabila menurut analisa kebutuhan dimaksud keberadaan jumlah kendaraan dinas berlebih, agar menyerahkan ke Gubernur Riau melalui Sekretaris Daerah Provinsi Riau selaku pengelola barang.

Analisa kebutuhan kendaraan dinas tersebut sudah diserahkan kepala OPD pada 20 April lalu. Dari hasil analisa itu maka selanjutnya dilakukan penertiban oleh BPKAD selaku penatausahaan barang daerah Pemprov Riau.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Gubri Turut Sesalkan Keributan Antara Kasatpol PP Pekanbaru dan Kepala BNNP
- Wujudkan Sinergitas dan Koordinasi Antar Instansi,
DPMPSP Bengkalis Gelar Rakor Pelayanan Terpadu Satu Pintu

- Razia Hiburan Malam, Kasat Pol PP dan Kabid Berantas BNNP Nyaris Adu Jotos
- Hari Ini Tiba di Pekanbaru,
Dua Menteri Arab Saudi Besok Letakkan Batu Pertama Universitas Anak Yatim

- Puluhan Staf Bawaslu Bengkalis Ikuti Diklat Kapasitas SDM
- Panitera PN Bengkalis Dimutasi
- Digelar Besok, Festival Mangonang Kampuong Lamo di Pulau Gadang Kampar Akan Dihadiri Ribuan Peserta
- Resah dengan Konflik di Perbatasan,
Nelayan Panipahan Rencanakan Pertemuan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI

- Sah, AMSI Wilayah Riau Terverifikasi Faktual!
- Walau Titik Api Bertambah Jumlah Penderita ISPA di Inhu Justru Menurun
- Mahasiswa Dua PT di Bengkalis Wakili Riau Lomba Mengelas Nasional
- 558 Mahasiswa UPP Rohul Diwisuda, Irsadul Halim Sebagai Pemuncak
- Dianggarkan 10,6 Miliar, Pengadaan Meubelair Kantor Polda Mulai Dilelang
- Rio Akbar Bersama Tim Persembahkan Medali Emas Untuk Negara
- Kunker ke Bengkalis, Ini Pesan Danrem 031/WB ke Prajurit Kodim 0303
- Tahun Depan, 235 PNS Pemkab Bengkalis Pensiun
- Dewan Pers-Kementrian PPPA RI Sosialisasikan Standar Berita Ramah Anak
- Danrem 031/Wirabima Kunker ke Bengkalis
- Ngopi Saat Jam Kerja, Empat ASN dan Dua Honorer Pemkab Inhu Diamankan Satpol PP
- Batas Akhir Persiapan Pilkada 2020 Bengkalis September 2019


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com