Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 15 September 2019 11:57
Warga Dihimbau Waspada, Buaya Sungai Kuantan di Kuansing Naik ke Darat

Ahad, 15 September 2019 11:51
Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Karhutla di Pelalawan

Ahad, 15 September 2019 09:52
.Mahasiswa Riau di Jakarta Gelar Aksi Keprihatinan Asap Karhutla di Bundaran HI

Sabtu, 14 September 2019 21:49
Dua Hari Hilang, Warga Inhil Ditemukan Tewas Dalam Pompong

Sabtu, 14 September 2019 21:43
Bupati Mursini Hadiri Rakor Penanggulangan Karhutla Bersama Panglima TNI

Sabtu, 14 September 2019 20:36
Tiga Pesawat Dikerahkan, 350 Personil TNI Segera Didatangkan Bantu Padamkan Karhutla di Riau

Sabtu, 14 September 2019 17:40
Ketua Apegti Riau Sarankan Tim Monitoring Gula Rafinasi

Sabtu, 14 September 2019 17:35
Kabut Asap Tebal, Kesyahbandaran Bengkalis Terbitkan Edaran Waspadai Aktivitas di Laut

Sabtu, 14 September 2019 17:19
Panglima TNI Gelar Rapat Tertutup, Belasan Mahasiswa FH Unri Gelar Demo

Sabtu, 14 September 2019 15:57
Gelar Rapat Tertutup, Panglima TNI dan Kepala BNPB Tiba di Gedung Daerah

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 22 Mei 2019 15:39
Mobdin tak Sesuai Peruntukan, Terus Ditertibkan dari Tangan Pejabat

BPKAD Riau terus menertibkan mobil-mobil dinas yang digunakan tak sesuai peruntukannya. Hampir seratus unit yang sudah ditertibkan.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau, Syahrial Abdi mengatakan hingga saat ini penertiban aset daerah dalam bentuk kendaraan dinas masih dilakukan.

"Kalau 100 unit belumlah tapi kalau hampir 100 kendaraan, sedikit lagilah," ujarnya, Rabu, (22/5/19) di Pekanbaru. Meski demikian dia mengklaim kegiatan penertiban aset sudah banyak membuahkan hasil, mobil khusus penertiban aset untuk kendaraan dinas.

"Sekarang kalau saya bilang sudah banyak aset kendaraan dinas yang ditertibkan. Karena fokus kita untuk 100 hari ini seperti yang disampaikan pak Gubernur untuk masalah kendaraan dinas," katanya.

Karena itu, pihaknya saat ini terus lakukan penertiban kendaraan dinas. Dimana kendaraan tersebut dikumpulkan semua dan akan dikelompok sesuai kategori persoalannya. "Jadi mana yang kendaraan yang sumbernya pengembalian, mana yang penarikan nanti akan kita kelompokan," ujarnya.

Menurut Syarial, mana kendaraan dinas yang tidak lagi sesuai ketentuan, peruntukan dan tidak ASN yang tidak berhak mendapat kendaraan dinas semuanya harus dikembalikan.

"Kalau tak mau mengembalikan ditarik dan segala macamnya. Dan kendaraan yang sudah kita tertibkan itu kita letakan di belakang kediaman dinas Gubernur.

Terhadap kendaraan yang ditertibkan, maka sesuai data coaching yang dilakukan di masing-masing OPD. Maka pihaknya akan melihat kebutuhan kendaraan di OPD sudah mencukupi tidak atau sudah sesuai tidak dengan standarnya.

"Karena bisa saja terdapat dari data coaching itu pejabat yang seharusnya berhak mendapat kendaraan, tapi kondisinya belum mendapatkan. Maka kita akan penuhi itu semua," ungkapnya.

"Kalau masih ada berlebih kita lihat operasional OPD mana yang masih kurang dan butuh ditunjang dengan kendaraan dinas. Setelah itu dilakukan dan peruntukannya masih bersisa, maka proses lain kita cari, apakah dilelang atau pinjam pakai dan sebagainya," ujarnya.

Sebelum penertiban dilakukan, Gubernur Riau Syamsuar sudah mengirim surat edaran kepada masing-masing OPD soal penertiban, pengamanan dan pemeliharaan barang milik daerah.

Dijelaskan Syahrial, surat edaran tersebut dimaksud agar kepala OPD selaku pengguna barang dapat melakukan analisa kebutuhan penyelenggaraan tugas dan fungsi unit kerja.

Apabila menurut analisa kebutuhan dimaksud keberadaan jumlah kendaraan dinas berlebih, agar menyerahkan ke Gubernur Riau melalui Sekretaris Daerah Provinsi Riau selaku pengelola barang.

Analisa kebutuhan kendaraan dinas tersebut sudah diserahkan kepala OPD pada 20 April lalu. Dari hasil analisa itu maka selanjutnya dilakukan penertiban oleh BPKAD selaku penatausahaan barang daerah Pemprov Riau.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Mursini Hadiri Rakor Penanggulangan Karhutla Bersama Panglima TNI
- Tiga Pesawat Dikerahkan, 350 Personil TNI Segera Didatangkan Bantu Padamkan Karhutla di Riau
- Ketua Apegti Riau Sarankan Tim Monitoring Gula Rafinasi
- Panglima TNI Gelar Rapat Tertutup, Belasan Mahasiswa FH Unri Gelar Demo
- Gelar Rapat Tertutup, Panglima TNI dan Kepala BNPB Tiba di Gedung Daerah
- Kapolri dan Men-LHK Batal Datang, Panglima TNI Bermalam di Riau
- PWI Riau Studi Jurnalistik ke VJA dan Media Vietnam
- Balita 13 Bulan Terserang ISPA, PSC 119 Diskes Riau Lakukan Pertolongan Pertama
- Kabut Asap, Polres Bengkalis Bagikan 3.000 Lembar Masker
- Peduli Kesehatan Masyarakat, Bupati Kuansing Bagikan 6000 Masker Gratis
- Krisis Udara Segar,
HMI dan BEM Muhammadiyah Kompak Serukan 'Turunkan Syamsuar'

- Sambut HUT ke-64 Lalu Lintas, Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Pengobatan Gratis
- Diskes Riau Siapkan Ambulan Cepat Layani Masyarakat Terdampak Ispa
- Sudah Tiga Orang Mendaftar Calon Sekdaprov
- Belasan Ibu Hamil dan Menyusui Mengungsi di Posko Darurat Asap PKS Riau
- Peduli Bencana Asap, Mitra Gojek Bagikan Masker bagi Warga Pekanbaru
- Sudah Uzur, Intalasi Listrik PJU Kota Pangkalan Kerinci Layak Diremajakan
- Berharap Allah Turunkan Hujan, Wako Pekanbaru Bersama Warga Sholat Istisqa
- Rintis Destinasi Wisata, Bupati Kuansing Pimpin Pendakian Bukit Piramid
- Inhul Hadi Nahkodai Pemuda Muhammadiyah Inhu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com