Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 September 2019 10:36
Bentrok dengan Aparat di Depan Kantor Gubri, Seorang Mahasiswa UIN Pingsan

Senin, 16 September 2019 10:33
Balai Bahasa Riau Gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia

Senin, 16 September 2019 09:59
Pasukan Gabungan Apel, Pendemo Bakar Ban di Depan Kantor Gubri

Senin, 16 September 2019 09:25
Ketua APEGTI Riau Minta Pemerintah Bentuk Tim Monitoring Gula Rafinasi

Senin, 16 September 2019 08:47
Baleho Dipasang, Presiden Dijadwalkan Sore Hari Tiba di Pekanbaru

Senin, 16 September 2019 08:19
Asap Masih Pekat, Jarak Pandang di Tiga Wilayah di Riau di Bawah 1000 Meter

Senin, 16 September 2019 07:09
Kemarau Berlanjut, Bupati Kuansing Himbau Masyarakat Sholat Istisqa

Ahad, 15 September 2019 21:37
Udara Pekanbaru Tidak Sehat, TRCI Chapter Riau Bagikan 1500

Ahad, 15 September 2019 21:29
Tunggu Arahan Pemegang Saham, Seleksi Empat Jabatan Tinggi BRK Belum Juga Dimulai

Ahad, 15 September 2019 19:25
Beri Motivasi Penerima Beasiswa,
Direktur RAPP: Percaya Diri dan Pantang Menyerah Kunci Suksesnya


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 23 Mei 2019 11:50
Gubri Ingin Gemakan Wakaf Tunai di Riau

Wakaf tunai diyakini bisa jadi penggerak ekonomi rakyat. Karena itu, Gubri ingin menggemakannya.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar ingin lahirkan wakaf tunai di Riau. Diharapkan, melalui ide wakaf tunai ini bisa bergema bahkan menjadi salah satu penggerak ekonomi.

Ide wakaf tunai ini masih digodok dan sedang dilakukan kajian bagaimana penerapan ide tersebut nantinya. Diyakini, ide wakaf tunai sangat bermanfaat, tidak hanya bagi pewakaf tapi juga untuk sosial.

"Wakap tunai ini adalah wakap uang. Memang ini belum banyak orang tahu. Makanya, kita harapkan melalui bulan suci ramadhan ini, nanti bisa bergema di Riau dan bagi mereka yang banyak rezeki," kata Syamsuar, Kamis (23/5/19).

Secara rinci, Syamsuar belum menggambarkan kongkrit bagaimana ide wakaf tunai yang diharapkannya nanti bisa menjadi pengerak ekonomi. Namun menurutnya, melalui hasil yang didapat dari wakaf tunai tersebut. Bisa digunakan untuk kemaslahatan orang banyak.

"Misalnya nanti kita ingin mendirikan perguruan tinggi atau juga pondok pesantren dan ini bisa menggunakan dana wakaf tunai. Semua orang bisa berwakaf," ujar Syamsuar.

Meski begitu, mantan Bupati Siak ini menyatakan wakaf tunai bukan berarti yang nilainya besar. Siapa pun bisa mewakafkan harta mau pun uang, yang ditunjukan untuk kepentingan sosial.

"Tapi wakap tunai bukan berarti yang nilainya besar, dengan uang 1000 rupiah pun sudah mewakapkannya. Kalau wakap inikam sampai mati pun terus ada pahala. Jadi ini pun bisa untuk menggerakan perekonomian. Dihara kajianpkan ini nanti ada gerakan masif," papar Syamsuar lagi.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Balai Bahasa Riau Gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia
- Baleho Dipasang, Presiden Dijadwalkan Sore Hari Tiba di Pekanbaru
- Kemarau Berlanjut, Bupati Kuansing Himbau Masyarakat Sholat Istisqa
- Udara Pekanbaru Tidak Sehat, TRCI Chapter Riau Bagikan 1500
- Tunggu Arahan Pemegang Saham, Seleksi Empat Jabatan Tinggi BRK Belum Juga Dimulai
- Beri Motivasi Penerima Beasiswa,
Direktur RAPP: Percaya Diri dan Pantang Menyerah Kunci Suksesnya

- Beroperasi 24 Jam, Gubri Tinjau Posko Kesehatan Karhutla
- Gubri Merasa Aneh Saat Memadamkan Karhutla Bersama Panglima TNI di Pelalawan
- Panglima TNI Nginap Lagi,
Besok Presiden Dijadwalkan ke Pekanbaru

- Datangkan Artis Ibukota, PT TPP Gelar Hiburan Karyawan
- Memohon Diturunkan Hujan, Masyarakat Logas Tanah Darat, Kuansing Sholat Istisqa
- Bupati Mursini Hadiri Rakor Penanggulangan Karhutla Bersama Panglima TNI
- Tiga Pesawat Dikerahkan, 350 Personil TNI Segera Didatangkan Bantu Padamkan Karhutla di Riau
- Ketua Apegti Riau Sarankan Tim Monitoring Gula Rafinasi
- Panglima TNI Gelar Rapat Tertutup, Belasan Mahasiswa FH Unri Gelar Demo
- Gelar Rapat Tertutup, Panglima TNI dan Kepala BNPB Tiba di Gedung Daerah
- Kapolri dan Men-LHK Batal Datang, Panglima TNI Bermalam di Riau
- PWI Riau Studi Jurnalistik ke VJA dan Media Vietnam
- Balita 13 Bulan Terserang ISPA, PSC 119 Diskes Riau Lakukan Pertolongan Pertama
- Kabut Asap, Polres Bengkalis Bagikan 3.000 Lembar Masker


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com