Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 Juni 2019 17:28
Halal Bi Halal di Islamic Center,
Sekda Ajak DWP Rohul Dukung Kinerja Suami‎ Demi Pembangunan Daerah


Senin, 24 Juni 2019 17:22
KPU Kuansing Terima Draft Jadwal Pilkada Serentak 2020

Senin, 24 Juni 2019 17:14
Merga Silima Tampilkan Warisan Budaya Karo untuk Generasi Muda

Senin, 24 Juni 2019 17:06
Fakta-Fakta Terbaru Terungkap pada Sidang Pidana Pemilu Pelalawan

Senin, 24 Juni 2019 16:41
Hina Gubri, Wagubri Pertimbangkan Pidanakan Supporter PSPS

Senin, 24 Juni 2019 15:42
Perekonomian Terus Menurun, Pemkab Kuansing Disarankan Gunakan Anggaran pada Pos Primer

Senin, 24 Juni 2019 15:05
Ditertibkan Satpol PP, PKL di Gerbang Perkantoran Pemkab‎ Rohul Minta Ini ke Bupati

Senin, 24 Juni 2019 14:58
Masuk Tahap Pendaftaran Balon Kades,
Pilkades Serentak di Kabupaten Meranti Dilaksanakan 26 Agustus 2019 Mendatang


Senin, 24 Juni 2019 14:50
Catin Wajib Lulus Menjawab Soal,
Sekda Launching Aplikasi SINASKA di Kantor Kemenag Rohul


Senin, 24 Juni 2019 14:44
Gelar Demo, Ribuan Supporter Desak Gubernur Lebih Peduli PSPS

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 23 Mei 2019 21:25
Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya

Gubenur Syamsuar hadiri Rakor zakat dan iftitah gerakan masyarakat riau berzakat. Mantan Bupati Siak ini pastikan komitmen Pemprov prioritaskan program zakat.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan komitmennya dalam menggerakkan program zakat di Provinsi Riau. Sebab program pengumpulan zakat memang sejak awal dilantik Syamsuar bersama wakilnya Edi Natar Nasution sudah memasukkan dalam program prioritasnya.

"Program zakat ini merupakan program kami berdua dengan pak Edi dan sudah komitmen kami untuk menggerakkan zakat dan wakaf di Riau," kata Syamsuar saat menghadiri rapat koordinasi zakat dan iftitah gerakan masyarakat riau berzakat di Gedung Daerah Jalan Diponegoro Pekanbaru, Kamis (23/5/2019).

"Zakat adalah perintah Allah dan perintah negara. Ada undang-undang dan peraturan pemerintahnya," imbuhnya.

Dirinya terus melakukan sosialisasi program zakat ini kedaerah-daerah yang ada di Riau. Seperti baru-baru ini, Gubri melakukan sosialisasi program zakat ke Kabupaten Bengkalis.

"Kalau gerakan ini secara masif kita lakukan, saya yakin jumlah warga miskin di Riau bisa kita kurangi," ujarnya.

Gubri menyampaikan keberadaan zakat sangat membantu pemerintah dalam menjalankan program sosial dan mengentaskan kemiskinan. Sebab tidak semua program bisa didanai oleh pemerintah daerah karena tidak masuk dalam perencanaan anggaran. Sehingga harus didanai oleh dana dari luar pemerintah daerah atau APBD.

"Zakat banyak sekali membantu tugas pemerintah daerah, dari segi penganggaran kan banyak yang tidak bisa kita anggarkan. Itulah gunannya zakat, kalau tidak ada zakat kita mau cari uang kemana," katanya.

Syamsuar berharap dengan gencarnya sosialiasi yang dilakukan, bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat Riau terurama para wajib zakat atau muzaki dapat membayarkan zakatnya ke Unit Pungumpul Zakat (UPZ) dan Badan Amil Zakar (BAZ) yang resmi dan sudah ditetapkan oleh pemerintah.

"Harapan saya juga, para ustad dan ulama dapat memberikan ceramahnya kepada masyarakat agar kedepan bisa meningkat pengumpulan zakat di Riau. Semua ini kita lakukan untuk membantu kaum duafa," ujarnya.

Sementara Wakil Ketua Baznas Pusat, Zainilbahar Noor yang hadir dalam rapat koordinasi zakat dan iftitah gerakan masyarakat riau berzakat di Gedung Daerah Jalan Diponegoro Pekanbaru, Kamis (23/5/2019) mengungkapkan apa yang dilakukan oleh Pemprov Riau dalam menggerakkan program zakat sejalan dengan Baznas pusat. Sebab potensi zakat di Indonesia cukup besar namun belum maksimal tergarap dengan baik.

"Survei 10 tahun yang lalu potensi zakat di Indonesia bisa mencapai Rp 230 trilun, namun sangat menyedihkan baznas sendiri baru mencatat penerimaan pelaporan zakat dari seluruh provinsi di Indonesia sekitar Rp 8,1 triliun pada tahun lalu," katanya.

Namun pihaknya optimis dengan program yang sudah disiapkan dan didukung oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia, penerimaan zakat di Indonesia bisa meningkat drastis.

"Saya yakin dalam dua tahun ini, kalau semua gerakan dan program bisa berjalan maka kita yakin bisa mengumpulkan zakat mencapai Rp 100 triliun," ujarnya.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Merga Silima Tampilkan Warisan Budaya Karo untuk Generasi Muda
- Perekonomian Terus Menurun, Pemkab Kuansing Disarankan Gunakan Anggaran pada Pos Primer
- Mulai Dikerjakan, Dinas PUPR Kuansing Janji Jalan ke Pasar Modern Tiga Hari Tuntas
- Bocor Penyebab Speed Boat Pemkab Pelalawan Tenggelam Saat Sandar di Kuala Kampar
- Terkendala Dana, Camat Mandau Kabulkan Mimpi Tahfidzul Qur'an Asal Mandau
- Gedung Parkir di Duri Jadi Tempat Pacaran, Warga Sesalkan Sikap Dishub Bengkalis
- Malaysia Tawarkan Green City Riau dan Air Bersih Kepada Gubri
- Gubri Bahas Pelabuhan RoRo Dumai-Melaka dengan Utusan Menlu Malaysia
- Jalan Provinsi di Tapung Kabupaten Kampar Amblas, Arus Lalin Dipindahkan
- Ketua DPRD Bengkalis Berharap Persatuan Budaya Lebih Dikenal Dunia
- Rubah Perda Pilkades, Pansus DPRD Bengkalis Konsultasi ke PMD Riau
- Ratusan JCH Tabungan iB Dhuha Bank Riau Kepri Antusias Ikuti Bimbingan Haji
- Sempena HUT Ke-73 Bhayangkara,
Polsek Mandau Taja Baksos Keliling Kampung Bareng Trabas Duri

- Puluhan Spanduk Meriah HUT ke-235 Kota Pekanbaru Disebar
- Sumbangan Staf, Camat Mandau Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Duri
- PPKBP3A Kabupaten Lima Puluh Studi Banding ke DPPPA Pekanbaru
- PT RAPP Gelar Silaturrahmi dengan Tokoh Agama dan Paguyuban di Pelalawan
- Kadisdik Pekanbaru: Kuota PPDB Tingkat SMP Capai 8300 Siswa
- ‎Dinkes Rohul Targetkan 21 Puskesmas Terakreditasi Sampai Akhir 2019
- Tingkatkan Keterampilan Disnaker Inhu Gelar Pelatihan Membatik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com