Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 September 2019 10:36
Bentrok dengan Aparat di Depan Kantor Gubri, Seorang Mahasiswa UIN Pingsan

Senin, 16 September 2019 10:33
Balai Bahasa Riau Gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia

Senin, 16 September 2019 09:59
Pasukan Gabungan Apel, Pendemo Bakar Ban di Depan Kantor Gubri

Senin, 16 September 2019 09:25
Ketua APEGTI Riau Minta Pemerintah Bentuk Tim Monitoring Gula Rafinasi

Senin, 16 September 2019 08:47
Baleho Dipasang, Presiden Dijadwalkan Sore Hari Tiba di Pekanbaru

Senin, 16 September 2019 08:19
Asap Masih Pekat, Jarak Pandang di Tiga Wilayah di Riau di Bawah 1000 Meter

Senin, 16 September 2019 07:09
Kemarau Berlanjut, Bupati Kuansing Himbau Masyarakat Sholat Istisqa

Ahad, 15 September 2019 21:37
Udara Pekanbaru Tidak Sehat, TRCI Chapter Riau Bagikan 1500

Ahad, 15 September 2019 21:29
Tunggu Arahan Pemegang Saham, Seleksi Empat Jabatan Tinggi BRK Belum Juga Dimulai

Ahad, 15 September 2019 19:25
Beri Motivasi Penerima Beasiswa,
Direktur RAPP: Percaya Diri dan Pantang Menyerah Kunci Suksesnya


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 24 Mei 2019 19:11
Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot

Selain di DPRD Riau, aksi mengutuk tindakan represif aparat kepolisian dalam aksi 21 mei di Jakarta beberapa waktu lalu juga di lakukan HMI Pekanbaru di Mapolda Riau.

Riauterkini - PEKANBARU - HMI Pekanbaru gelar aksi menuntut komitmen pihak kepolisian dalam tindakan yang dinilai represis dari aparat kemanan yang dilakukan dalam aksi 21 mei di Jakarta beberapa waktu lalu. Selain itu, puluhan massa ini juga menyuarakan bahwa negara saat ini dalam keadaan darurat.

Koordinator Lapangan, Dede Efri Pakis menjelaskan tindakan represif yang dilakukan pihak kemanan pada aksi 21 mei malam itu menyebabkan 7 orang korban jiwa meninggal dunia. "Bahkan juga ratusan massa mengqlami luka-luka. Kita mengutuk tindakan tersebut," Katanya.

Lanjutnya, massa juga menuntut Polda Riau untuk mengambil langkah bukan hanya diam saja. "Diamnya aparat kepolisian merupakan bentuk penghianatan. Saudara kita dilawan dan ditembak, inilah provokator untuk menghancurkan generasi muda,'' jelasnya.

Untuk itu, pihaknya menuntut dengan tegas pihak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Melqkui Pokda Riau massa juga berharap aspirasi ini sampai hingga ke presiden agar presiden bertanggungvjawab atas kejadian tersebut.

"Kita juga minta, Tito Karnavian dicopot dari jabatannya," Katanya.

Selain itu, dianggapnya Indonesia dalam keadaan darurat, sebab saat ini banyak persoalan yang tidak terselesaikan.

Massa sebelumnya juga meminta untuk masuk menemui Kapolda Riau. Namun barisan anggota Polda Riau tak kunjung memberikan izin. Akhirnya massa tersulut emosi dengan membakar spanduk di tengah jalan dengan sehingga membuat jalan jenderal Sudirman macet beberapa saat.***(rul)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Balai Bahasa Riau Gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia
- Baleho Dipasang, Presiden Dijadwalkan Sore Hari Tiba di Pekanbaru
- Kemarau Berlanjut, Bupati Kuansing Himbau Masyarakat Sholat Istisqa
- Udara Pekanbaru Tidak Sehat, TRCI Chapter Riau Bagikan 1500
- Tunggu Arahan Pemegang Saham, Seleksi Empat Jabatan Tinggi BRK Belum Juga Dimulai
- Beri Motivasi Penerima Beasiswa,
Direktur RAPP: Percaya Diri dan Pantang Menyerah Kunci Suksesnya

- Beroperasi 24 Jam, Gubri Tinjau Posko Kesehatan Karhutla
- Gubri Merasa Aneh Saat Memadamkan Karhutla Bersama Panglima TNI di Pelalawan
- Panglima TNI Nginap Lagi,
Besok Presiden Dijadwalkan ke Pekanbaru

- Datangkan Artis Ibukota, PT TPP Gelar Hiburan Karyawan
- Memohon Diturunkan Hujan, Masyarakat Logas Tanah Darat, Kuansing Sholat Istisqa
- Bupati Mursini Hadiri Rakor Penanggulangan Karhutla Bersama Panglima TNI
- Tiga Pesawat Dikerahkan, 350 Personil TNI Segera Didatangkan Bantu Padamkan Karhutla di Riau
- Ketua Apegti Riau Sarankan Tim Monitoring Gula Rafinasi
- Panglima TNI Gelar Rapat Tertutup, Belasan Mahasiswa FH Unri Gelar Demo
- Gelar Rapat Tertutup, Panglima TNI dan Kepala BNPB Tiba di Gedung Daerah
- Kapolri dan Men-LHK Batal Datang, Panglima TNI Bermalam di Riau
- PWI Riau Studi Jurnalistik ke VJA dan Media Vietnam
- Balita 13 Bulan Terserang ISPA, PSC 119 Diskes Riau Lakukan Pertolongan Pertama
- Kabut Asap, Polres Bengkalis Bagikan 3.000 Lembar Masker


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com