Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 September 2019 11:17
45 Anggota DPRD Bengkalis 2019-2024 Bersumpah dan Berjanji di Gedung Cik Puan

Senin, 16 September 2019 10:36
Bentrok dengan Aparat di Depan Kantor Gubri, Seorang Mahasiswa UIN Pingsan

Senin, 16 September 2019 10:33
Balai Bahasa Riau Gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia

Senin, 16 September 2019 09:59
Pasukan Gabungan Apel, Pendemo Bakar Ban di Depan Kantor Gubri

Senin, 16 September 2019 09:25
Ketua APEGTI Riau Minta Pemerintah Bentuk Tim Monitoring Gula Rafinasi

Senin, 16 September 2019 08:47
Baleho Dipasang, Presiden Dijadwalkan Sore Hari Tiba di Pekanbaru

Senin, 16 September 2019 08:19
Asap Masih Pekat, Jarak Pandang di Tiga Wilayah di Riau di Bawah 1000 Meter

Senin, 16 September 2019 07:09
Kemarau Berlanjut, Bupati Kuansing Himbau Masyarakat Sholat Istisqa

Ahad, 15 September 2019 21:37
Udara Pekanbaru Tidak Sehat, TRCI Chapter Riau Bagikan 1500

Ahad, 15 September 2019 21:29
Tunggu Arahan Pemegang Saham, Seleksi Empat Jabatan Tinggi BRK Belum Juga Dimulai

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 26 Mei 2019 14:00
Disebut Mantan Napi, Dirut BUMD Pelalawan 'Digoyang'

Jabatan Syafri sebagai Direktur BUMD Pelalawan, digoyang orang. Berbagai elemen masyarakat mempertanyakan statusnya sebagai mantan napi.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Pucuk tertinggi Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kabupaten Pelalawan, saat ini dijabat oleh Syafri 'digoyang'. Berbagai elemen masyarakat tidak bisa menerima jabatan yang diduduki Syafri lantaran diketahui ia mantan narapidana tindak pidana korupsi (Tipikor).

Adalah FORMASI yang menamakan diri Forum Masyarakat Anti Korupsi adalah elemen masyarakat yang paling terang-terangan menyatakan sikap menolak dan meminta bupati Pelalawan untuk meninjau ulang jabatan direktur BUMD. Tidak itu saja, FORMASI mendesak bupati untuk mencopot jabatan direktur saat ini.

Sikap terang-terangan FORMASI ini, menolak direktur BUMD Pelalawan adalah melayang surat resmi di dua isntansi. Surat pertama dilayangkan kepada dikirim ke menteri BUMN sedangkan surat kedua dikirim ke bupati Pelalawan sendiri.

Surat FORMASI yang dilayang ke menteri BUMN berisikan, meminta ibu menteri BUMN mengevaluasi serta mencabut kebijakan bupati Pelalawan yang mengangkat manta narapidana korupsi.

Sedangan surat terbuka yang terlanjur beredar di media sosial, ditujukan kepada bupati Pelalawan, FORMASI juga meminta bupati Pelalawan HM Harris mencabut surat pengangkatan Ir. Syafri sebagai Dirut BUMD Tuah Sekata serta meminta maaf kepada media massa selama tiga hari berturut-turut, terhitung sejak surat dikirimkan.

Direktur FORMASI, Dr. Muhammad Nurul Huda, SH, MH ketika dikomfirmasi Ahad (26/5/19) menegaskan, apabila bupati Pelalawan tidak mencabut surat keputusan pengangkatan Ir. Syafri sebagai direktur BUMD salam kurun waktu tujuh hari, maka FORMASI akan mengambil langkah hukum.

Ditempat terpisah, Ir. Syafri yang sempat diwawancarai wartawan menanggapi dingin pemberitaan tentang dirinya. "mau dibuat pun berita apapun tentang dirinya, dirinya berkomitmen berbuat yang terbaik buat kemajuan Kabupaten Pelalawan," kata Syafri.

Safri juga menyampaikan beberapa kemajuan BUMD Tuah Sekata tanpa membebani Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam waktu dekat akan mendatangkan Investor dari luar untuk bekerja sama untuk pembenahan usaha-usaha yang dikelola termasuk perlistrikan.

Terkait adanya sindiran terhadap masa lalu itu Safri menegaskan permasalahan apalagi yang mau dipermasalahkan semua sudah jelas. Beliau juga berpesan adanya, kontrol sosial harus bisa memberikan pemaparan bagaimana solusi supaya badan - badan usaha yang dikelola BUMD dapat membantu dari segi konsumsi publik bisa berjalan dengan lancar dan menyumbangkan PAD.

Selama kepemimpinan dirinya, Infrastruktur BUMD Tuah Sekata secara lambat laun dapat menjaga Marwah Kabupaten Pelalawan. 'Jadi Saudara - Saudara yang bekerja di Media Cetak dan Elektronik mari kita sama-sama membangun Kabupaten Pelalawan kedepan kelak bisa dinikmati oleh anak cucu kita,"tandas Syafri.***(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Balai Bahasa Riau Gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia
- Baleho Dipasang, Presiden Dijadwalkan Sore Hari Tiba di Pekanbaru
- Kemarau Berlanjut, Bupati Kuansing Himbau Masyarakat Sholat Istisqa
- Udara Pekanbaru Tidak Sehat, TRCI Chapter Riau Bagikan 1500
- Tunggu Arahan Pemegang Saham, Seleksi Empat Jabatan Tinggi BRK Belum Juga Dimulai
- Beri Motivasi Penerima Beasiswa,
Direktur RAPP: Percaya Diri dan Pantang Menyerah Kunci Suksesnya

- Beroperasi 24 Jam, Gubri Tinjau Posko Kesehatan Karhutla
- Gubri Merasa Aneh Saat Memadamkan Karhutla Bersama Panglima TNI di Pelalawan
- Panglima TNI Nginap Lagi,
Besok Presiden Dijadwalkan ke Pekanbaru

- Datangkan Artis Ibukota, PT TPP Gelar Hiburan Karyawan
- Memohon Diturunkan Hujan, Masyarakat Logas Tanah Darat, Kuansing Sholat Istisqa
- Bupati Mursini Hadiri Rakor Penanggulangan Karhutla Bersama Panglima TNI
- Tiga Pesawat Dikerahkan, 350 Personil TNI Segera Didatangkan Bantu Padamkan Karhutla di Riau
- Ketua Apegti Riau Sarankan Tim Monitoring Gula Rafinasi
- Panglima TNI Gelar Rapat Tertutup, Belasan Mahasiswa FH Unri Gelar Demo
- Gelar Rapat Tertutup, Panglima TNI dan Kepala BNPB Tiba di Gedung Daerah
- Kapolri dan Men-LHK Batal Datang, Panglima TNI Bermalam di Riau
- PWI Riau Studi Jurnalistik ke VJA dan Media Vietnam
- Balita 13 Bulan Terserang ISPA, PSC 119 Diskes Riau Lakukan Pertolongan Pertama
- Kabut Asap, Polres Bengkalis Bagikan 3.000 Lembar Masker


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com