Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 Juli 2019 22:50
Perbaiki Jalan dan Jembatan, PUPR Riau Siapkan dana Rp123,5 Miliar

Senin, 22 Juli 2019 22:38
Hendak Ambil Wudhu, Jamaah Mushola Simpang Tiga Pekanbaru Geger Temukan Mayat Pria di Kamar Mandi

Senin, 22 Juli 2019 19:44
4G Plus Ooredoo Merambah Kuansing, Bengkalis dan Baganbatu

Senin, 22 Juli 2019 19:16
DPRD Pekanbaru Sahkan Perda Kota Layak Anak

Senin, 22 Juli 2019 19:09
Dugaan Korupsi DPRD Inhu Dalam Tahap Penyelidikan

Senin, 22 Juli 2019 19:05
RAPP dan Pemerintah Pelalawan Bersinergi Wujudkan Kabupaten Ramah Anak

Senin, 22 Juli 2019 18:31
Jaksa Masih Buru 21 Buronan Korupsi di Riau

Senin, 22 Juli 2019 18:29
Logo Baru Gojek, Simbol Evolusi Jadi Platform Teknologi On-Demand Terdepan di Asia Tenggara

Senin, 22 Juli 2019 18:24
Plt Ketum PSSI Lantik Exco Riau

Senin, 22 Juli 2019 18:17
5 ASN Kejari Bengkalis Raih Penghargaan Karya Satya Lencana Perunggu

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Juni 2019 16:30
Jadi Natural, Tahun Depan Ukiran Melayu Dua Fly Over Sudirman Dicopot

Dengan pertimbangan keselamatan, relief Melayu di dua fly over di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, tahun depan akan dicopot.

Riauterkini - PEKANBARU - Tahun depan, relief atau ukiran melayu yang ada dua fly over (jalan layang) Jalan Sudirman akan dicopot. Nantinya, dua fly over Sudirman simpang Tuanku Tambusai dan Imam Munandar ini hanya akan berkonsep natural.

Demikian dikatakan Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Yunnan Haris, Jumat (14/6/19). Karena itu menurutnya, tidak ada biaya pemeliharaan terkait relief jalan layang yang selama ini identik dengan nuansa melayunya itu.

"Pelepasan relief karena pertimbangan jangan sampai nanti dapat mengancam keselamatan warga. Entah kena warga, entah kena kendaraan. Kemungkinan 2020 sudah kita lepas," kata Yunnan.

Menurut Yunnan, ada beberapa pertimbangan untuk mencopot ukiran melayu di dua fly over tersebut. Diantaranya, ukiran yang hanya bersifat menempel di dinding fly over akan terus jatuh atau rusak berulang disebabkan beban karena getaran yang setiap waktu dilalui dalam berbagai jenis kendaraan.

Kemudian jika dibiarkan akan terus menjadi beban 'wajib' karena perlunya pemeliharaan rutin setiap ukiran melayu di dua fly over tersebut.

"Kalau ditempel tak akan menyatu, kapan pun. Itu sama saja kerja sia-sia. Kecuali dia dicetak dari awal. Inikan beban bergerak. Getaran karena tempelan akan jatuh juga. Karena itu, saya minta agar dilepaskan supaya tak membahayakan warga," ungkap Yunnan.

Yunnan bahkan menyebut, ukiran melayu yang saat ini sudah banyak rusak, karena kesalahan awal. Harusnya menurutnya lagi, ukiran dibuat permanen menyatu di dinding fly over. Sehingga, beban getaran dari kendaraan tak mempengaruhi seperti yang terjadi saat ini.

"Inikan kesalahan awal, karena tak direncankaan dari awal. Kalau memang ingin menampilkan identitas harusnya dicetak menyatu. Sehingga tahan dari getaran," ujar Yunnan.*(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Perbaiki Jalan dan Jembatan, PUPR Riau Siapkan dana Rp123,5 Miliar
- Hendak Ambil Wudhu, Jamaah Mushola Simpang Tiga Pekanbaru Geger Temukan Mayat Pria di Kamar Mandi
- DPRD Pekanbaru Sahkan Perda Kota Layak Anak
- RAPP dan Pemerintah Pelalawan Bersinergi Wujudkan Kabupaten Ramah Anak
- Jaksa Masih Buru 21 Buronan Korupsi di Riau
- Plt Ketum PSSI Lantik Exco Riau
- 5 ASN Kejari Bengkalis Raih Penghargaan Karya Satya Lencana Perunggu
- Dua Kecamatan di Kuansing Nihil Warganya Berhaji Tahun ini
- RSUD Madani Pekanbaru Ditargetkan Terakreditasi Tahun Depan
- Pekanbaru Akan Raih Dua Penghargaan Nasional
- ‎Peringati HBA ke-59, Kejari Rohul Gelar Upacara, Lomba dan Anjangsana ke Panti Asuhan
- Sudah di Embarkasi Batam, Siang ini Bupati Kuansing Terbang ke Tanah Suci untuk Berhaji
- Jelang Subuh, Sebuah Mobil dan Sepeda Motor Terbakar Misterius di Lintas Duri - Dumai
- Gubernur Buka Liga Berjenjang U-16 Menpora 2019 Seri Provinsi Riau di Rohul
- Hancurkan Galaxi Hitam 6 Gol Tanpa Balas, Galaxi Merah Wakili Bengkalis di Menpora Cup U -12 2019 
- 65 Peserta Festival Layang-layang Meriahkan Hari Adhiyaksa
- 24 Sekolah di Bengkalis Ikuti Seleksi Adiwiyata Lingkungan
- Pemkab Gandeng IKKS Pekanbaru Diskusikan Masalah Kekinian Kuansing
- Seminar Sejarah Melayu Tua Minanga Kanwa Sempena KIDBF Buka Wawasan Masyarakat Kampar
- Gesa Perda CSR Perusahaan, Pansus DPRD Bengkalis Konsultasi ke BKPM Jakarta


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com