Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Juli 2019 19:00
Diduga Sakit, Kakek Tuna Karya di Duri Timur, Bengkalis Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya

Selasa, 23 Juli 2019 18:02
Disinggung Soal Pokir, Anggota DPRD Pelalawan Junaidi Purba Marah-marah 

Selasa, 23 Juli 2019 17:29
Diguyur Hujan Lebat, Karla di Pulau Rupat Dilaporkan Padam

Selasa, 23 Juli 2019 17:10
"Anak Kami Bisa Bekerja Pak"
Masyarakat Sangat Menyayangkan Jika AKN Bengkalis Ditutup


Selasa, 23 Juli 2019 16:31
Lebarkan Sayap, The Daily Wash Laundromat Kembali Buka Dua Cabang di Pekanbaru

Selasa, 23 Juli 2019 16:26
Hasil Pleno Penetapan KPU, Ini 45 Nama Calon Anggota DPRD Rohul yang akan Dilantik

Selasa, 23 Juli 2019 16:21
Tertembak Saat Grebek Buron Pecatan Polisi, Bripka Lius Bakal Diganjar Penghargaan

Selasa, 23 Juli 2019 16:17
KPPBC Dumai Tangkap 2 Pelaku Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Selasa, 23 Juli 2019 15:48
Ada Granat, Berikut Barang Bukti Pengrebekan Bandar Sabu di Pekanbaru

Selasa, 23 Juli 2019 15:44
Dalam 4 Jam, 10 Pelaku Pengedar Narkoba Ditangkap Polres Inhu

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Juni 2019 16:30
Jadi Natural, Tahun Depan Ukiran Melayu Dua Fly Over Sudirman Dicopot

Dengan pertimbangan keselamatan, relief Melayu di dua fly over di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, tahun depan akan dicopot.

Riauterkini - PEKANBARU - Tahun depan, relief atau ukiran melayu yang ada dua fly over (jalan layang) Jalan Sudirman akan dicopot. Nantinya, dua fly over Sudirman simpang Tuanku Tambusai dan Imam Munandar ini hanya akan berkonsep natural.

Demikian dikatakan Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Yunnan Haris, Jumat (14/6/19). Karena itu menurutnya, tidak ada biaya pemeliharaan terkait relief jalan layang yang selama ini identik dengan nuansa melayunya itu.

"Pelepasan relief karena pertimbangan jangan sampai nanti dapat mengancam keselamatan warga. Entah kena warga, entah kena kendaraan. Kemungkinan 2020 sudah kita lepas," kata Yunnan.

Menurut Yunnan, ada beberapa pertimbangan untuk mencopot ukiran melayu di dua fly over tersebut. Diantaranya, ukiran yang hanya bersifat menempel di dinding fly over akan terus jatuh atau rusak berulang disebabkan beban karena getaran yang setiap waktu dilalui dalam berbagai jenis kendaraan.

Kemudian jika dibiarkan akan terus menjadi beban 'wajib' karena perlunya pemeliharaan rutin setiap ukiran melayu di dua fly over tersebut.

"Kalau ditempel tak akan menyatu, kapan pun. Itu sama saja kerja sia-sia. Kecuali dia dicetak dari awal. Inikan beban bergerak. Getaran karena tempelan akan jatuh juga. Karena itu, saya minta agar dilepaskan supaya tak membahayakan warga," ungkap Yunnan.

Yunnan bahkan menyebut, ukiran melayu yang saat ini sudah banyak rusak, karena kesalahan awal. Harusnya menurutnya lagi, ukiran dibuat permanen menyatu di dinding fly over. Sehingga, beban getaran dari kendaraan tak mempengaruhi seperti yang terjadi saat ini.

"Inikan kesalahan awal, karena tak direncankaan dari awal. Kalau memang ingin menampilkan identitas harusnya dicetak menyatu. Sehingga tahan dari getaran," ujar Yunnan.*(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- "Anak Kami Bisa Bekerja Pak"
Masyarakat Sangat Menyayangkan Jika AKN Bengkalis Ditutup

- Sembilan Pelamar Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rohul Jaya Lolos Administrasi
- Rohul Terbanyak Gunakan Anggaran dan Bengkalis Nol,
2019, Pemprov Riau Bangun Jalan dan Jembatan Rp496,4 Miliar

- Perwira Tinggi Staf Khusus KASAD Kunjungi Rohil
- JCH Kuansing, Termuda 29 Tahun dan Tertua 84 Tahun
- Perbaiki Jalan dan Jembatan, PUPR Riau Siapkan dana Rp123,5 Miliar
- Hendak Ambil Wudhu, Jamaah Mushola Simpang Tiga Pekanbaru Geger Temukan Mayat Pria di Kamar Mandi
- DPRD Pekanbaru Sahkan Perda Kota Layak Anak
- RAPP dan Pemerintah Pelalawan Bersinergi Wujudkan Kabupaten Ramah Anak
- Jaksa Masih Buru 21 Buronan Korupsi di Riau
- Plt Ketum PSSI Lantik Exco Riau
- 5 ASN Kejari Bengkalis Raih Penghargaan Karya Satya Lencana Perunggu
- Dua Kecamatan di Kuansing Nihil Warganya Berhaji Tahun ini
- RSUD Madani Pekanbaru Ditargetkan Terakreditasi Tahun Depan
- Pekanbaru Akan Raih Dua Penghargaan Nasional
- ‎Peringati HBA ke-59, Kejari Rohul Gelar Upacara, Lomba dan Anjangsana ke Panti Asuhan
- Sudah di Embarkasi Batam, Siang ini Bupati Kuansing Terbang ke Tanah Suci untuk Berhaji
- Jelang Subuh, Sebuah Mobil dan Sepeda Motor Terbakar Misterius di Lintas Duri - Dumai
- Gubernur Buka Liga Berjenjang U-16 Menpora 2019 Seri Provinsi Riau di Rohul
- Hancurkan Galaxi Hitam 6 Gol Tanpa Balas, Galaxi Merah Wakili Bengkalis di Menpora Cup U -12 2019 


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com