Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Oktober 2019 21:42
Wagub Harap Lima Tahun Tercapai 100 Desa Mandiri di Riau

Selasa, 22 Oktober 2019 20:25
Hadirkan Penampilan 120 Musisi, Bono Jazz Festival 2019 Semarakkan HUT ke 14 Mal SKA

Selasa, 22 Oktober 2019 19:55
Tiang Listrik Bertumbangan di Desa Gambut Mutiara,
Manajer PLN Pangkalan Kerinci Sebut Itu Proyek Kantor Pusat Pekanbaru


Selasa, 22 Oktober 2019 19:41
Tahun Ini Bengkalis Dijatah 83 Formasi CPNS

Selasa, 22 Oktober 2019 17:51
Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya Segera Diumumkan

Selasa, 22 Oktober 2019 17:22
Wabup Kuansing Sumbang Rp 10 Juta untuk Jalur Desa Pulau Godang Kari

Selasa, 22 Oktober 2019 16:49
Lepas Tim Hoki Putri Rohul‎ Ikuti Pra PON di Jakarta, Bupati Sukiman Berharap Tim Lolos Seleksi

Selasa, 22 Oktober 2019 16:01
Ketua Pimpin Paripurna Pengesahan Alat Kelengkapan DPRD Riau

Selasa, 22 Oktober 2019 15:35
Ini Tanggapan Sekda Terkait Jumlah Penduduk Miskin di Rohul Tertinggi di Riau

Selasa, 22 Oktober 2019 15:07
Bupati Kuansing Apresiasi Aparat Jaga Keamanan Kondusif Selama Pelantikan Presiden

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 16 Juni 2019 11:13
Guru MDA Penderita Kanker Usus Dirujuk Dinkes Kampar ke Jakarta

Setelah melalui proses panjang, akhirnya guru MDA sekakigus imam masjid penderita kanker usus dirujuk Dinkes Kampar ke Jakarta.

Riauterkini-KAMPAR- Derita Anton Putra, pasien dengan tumor usus ganas di Lubuk Sakat, Kabupaten Kampar terjawab sudah. Guru MDA sekaligus Imam Masjid ini, bulan depan akan dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, dengan biaya sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

Kabar baik ini langsung disampaikan oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Kampar, saat berkunjung ke kediaman Anton Putra di Desa Lubuk Sakat, Sabtu 15 Juni 2019. 

"Setelah semua administrasi kita selesaikan, bulan depan Pak Anton akan kami rujuk ke RS Cipto Jakarta. Dengan biaya sepenuhnya ditanggung oleh Pemkab Kampar sharing bersama Pemprov Riau," tutur Essy Desmita SKM, Kepala Seksi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Dinkes Kabupaten Kampar Sabtu kemarin.

Lebih lanjut Essy menjelaskan langkah awal yang dilakukannya adalah mengganti BPJS mandiri yang dimiliki oleh Anton Putra menjadi BPJS dengan sistem Penerima Bantuan Iuaran (PBI) pemerintah daerah. 

"Kita tidak ingin niat baik ini rusak gara-gara kesalahan administrasi. Jadi semuanya kita betulkan terlebih dahulu agar semuanya bisa berjalan lancar pada saat Anton melaksanakan proses pengobatan di Jakarta nanti," jelasnya.

Terakhir Essy menuturkan, untuk pembiayaan Anton Putra ke Jakarta semuanya ditanggung oleh Pemda, mulai dari proses keberangkatan, tiket pesawat sampai biaya hidup selama menjalani perawatan di Jakarta nantinya.

"Pak Anton fokus untuk berobat saja. Sebab, seluruh pembiayaan semuanya sudah kita tanggung," tutupnya.

Anton Putra sebelumnya sempat mengeluh karena biaya kemoterapi sebanyak 35 kali dengan biaya sebesar Rp 35 juta tidak bisa ditanggung oleh BPJS mandiri yang dimilikinya. Hal ini disebabkan alat kemoterapi di RSUD Arifin Achmad rusak, jadi dokter menyarankan untuk melakukan kemoterapi di RS Awal Bros Pekanbaru dengan biaya sendiri.

"Jadi karena biayanya cukup besar, keluarga menyarankan untuk mencari dana terlebih dahulu. Allhamdulillah, saya bersyukur Pemda khususnya Dinkes Kabupaten Kampar dan Dinkes Riau yang telah bersedia menanggung biaya pengobatan saya hingga selesai," ucapnya.

Alumni MAN 2 Model Galang Dana Untuk Anton

Di sisi lain mendengar kabar ini, almamater Anton Putra di Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Pekanbaru berinisiatif menggalang dana untuk meringankan beban biaya pengobatan Anton Putra. Hal ini terlihat dari sejumlah grup WhatsApp alumni yang melisting dana bantuan untuk Anton Putra.

"Kami dari alumni akan langsung mengantarkan bantuan yang sudah diamanahkan oleh kawan-kawan ke rumah Anton Putra," terang Dedi Marwan selaku koordinator penggalangan dana untuk Anton Putra dari Alumni MAN 2 Model Pekanbaru.

Sejumlah rekan-rekannya pun dari Kelas 2 A MAN 2 Model Pekanbaru, Sabtu 15 Juni 2019 kemarin tampak berkunjung sekaligus memberikan bantuan dana kepada Anton Putra di Desa Lubuk Sakat.*** (rls) 

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Wagub Harap Lima Tahun Tercapai 100 Desa Mandiri di Riau
- Tiang Listrik Bertumbangan di Desa Gambut Mutiara,
Manajer PLN Pangkalan Kerinci Sebut Itu Proyek Kantor Pusat Pekanbaru

- Tahun Ini Bengkalis Dijatah 83 Formasi CPNS
- Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya Segera Diumumkan
- Wabup Kuansing Sumbang Rp 10 Juta untuk Jalur Desa Pulau Godang Kari
- Ini Tanggapan Sekda Terkait Jumlah Penduduk Miskin di Rohul Tertinggi di Riau
- Bupati Kuansing Apresiasi Aparat Jaga Keamanan Kondusif Selama Pelantikan Presiden
- Bukan di Kuala Kampar, Tiang Listrik Bertumbangan Ternyata di Teluk Meranti
- Polres Bengkalis Serahkan Zakat Rp87,4 Juta ke Baznas
- Nama Calon Sekdaprov Ngendap di Kemendagri, Transisi Kabinet Jadi Alasan
- Bupati Kuansing Hadiri Tradisi Melayur Jalur di Kuantan Tengah
- Rakor di Thailand, Pengurus Wayatim Asean Kompak Percepat Pembangunan Univeraitas di Pekanbaru
- Besok, Polisi Incar Pengendara Bandel di Bengkalis
- Sebanyak 23 Pelamar Jabatan di BRK Berasal dari Tujuh Kota di Indonesia
- Realisasi Anggaran, Komisi IV Panggil Disdik Bengkalis
- Dijatah 260, Pemkab Kuansing Bersiap Buka Pendaftaran CPNS
- Hibah Rp39 M, Akan Dibangun Pipa Distribusi Air Bersih di Bengkalis dan Bukitbatu
- Konsolidasi Pembangunan, Gubri Temui Anggota DPR RI Asal Riau
- Pendaftaran Jabatan BRK Cuma Ada Empat Pelamar
- Predikat Penduduk Miskin Tertinggi di Riau,
BMRB Rohul Menilai Pemerintahan Bupati Sukiman Gagal Mengatasi Kemiskinan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com