Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Oktober 2019 21:42
Wagub Harap Lima Tahun Tercapai 100 Desa Mandiri di Riau

Selasa, 22 Oktober 2019 20:25
Hadirkan Penampilan 120 Musisi, Bono Jazz Festival 2019 Semarakkan HUT ke 14 Mal SKA

Selasa, 22 Oktober 2019 19:55
Tiang Listrik Bertumbangan di Desa Gambut Mutiara,
Manajer PLN Pangkalan Kerinci Sebut Itu Proyek Kantor Pusat Pekanbaru


Selasa, 22 Oktober 2019 19:41
Tahun Ini Bengkalis Dijatah 83 Formasi CPNS

Selasa, 22 Oktober 2019 17:51
Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya Segera Diumumkan

Selasa, 22 Oktober 2019 17:22
Wabup Kuansing Sumbang Rp 10 Juta untuk Jalur Desa Pulau Godang Kari

Selasa, 22 Oktober 2019 16:49
Lepas Tim Hoki Putri Rohul‎ Ikuti Pra PON di Jakarta, Bupati Sukiman Berharap Tim Lolos Seleksi

Selasa, 22 Oktober 2019 16:01
Ketua Pimpin Paripurna Pengesahan Alat Kelengkapan DPRD Riau

Selasa, 22 Oktober 2019 15:35
Ini Tanggapan Sekda Terkait Jumlah Penduduk Miskin di Rohul Tertinggi di Riau

Selasa, 22 Oktober 2019 15:07
Bupati Kuansing Apresiasi Aparat Jaga Keamanan Kondusif Selama Pelantikan Presiden

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 17 Juni 2019 18:04
Per-2018, Riau Miliki 24 Desa Wisata

Sepanjang 2014-2018, jumlah desa wisata di Riau meningkat. Peningkatannya dari 23 menjadi 24 desa wisata.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Badan Pusat Statistik Riau, Aden Gultom Senin (17/6/19) mengatakan bahwa dari 1.734 desa wisata di Indonesia, 24 diantaranya ada di Riau. Sementara di Sumatera ada 355 desa wisata.

"Di Provinsi Riau memiliki desa wisata sebanyak 23 desa di tahun 2014 dan 24 desa di tahun 2018," terangnya.

Menurutnya, pendataan Pdes 2018 adalah sebuah kawasan perdesaan yang memiliki beberapa karakteristik khusus untuk menjadi daerah tujuan wisata. Keberadaan desa wisata diatur/ditetapkan dalam peraturan daerah (Perda) setempat.

Pada umumnya penduduk di kawasan desa wisata memiliki tradisi dan budaya yang khas serta alam dan lingkungan yang masih terjaga.

"Harus diingat bahwa selain potensi yang dapat dikembangkan. desa/kelurahan juga tidak luput dari beragam permasalahan yang dapat menjadi kendala sekaligus tantangan desa/kelurahan. Beberapa tantangan pembangunan desa/kelurahan yang dihadapi diantaranya bencana alam, pencemaran, dan gangguan keamanan," ungkapnya.

Desa Wisata Bokor di Selat Panjang misalnya. Kekuatan utama wisata di desa Bokor adalah wisata sungainya.

Sebuah objek wisata tersembunyi yang ada di Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Sebuah sungai yang eksotik membentang dan membelah hutan mangrove yang masih alami di kawasan tersebut. Wisata Sungai Bokor semakin populer di Kepulauan Meranti, terlebih setelah festival Sungai Bokor digelar setiap tahunnya.

Selain Desa Wisata Bokor, di Riau juga ada Desa Wisata Sentajo di Kuansing. Sentajo patut dikunjungi jika berkunjung ke Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Desa cagar budaya ini berada sekitar empat kilometer dari Taluk Kuantan.

Desa ini memiliki sejumlah keunikan. Tradisi, budaya, adat istiadat, sosial kemasyarakatan dan keagamaan yang masih kuat membuat orang yang berkunjung ke desa ini dapat merefleksi dan merasakan tata kehidupan masyarakat yang berlaku di masa lalu.*(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Wagub Harap Lima Tahun Tercapai 100 Desa Mandiri di Riau
- Tiang Listrik Bertumbangan di Desa Gambut Mutiara,
Manajer PLN Pangkalan Kerinci Sebut Itu Proyek Kantor Pusat Pekanbaru

- Tahun Ini Bengkalis Dijatah 83 Formasi CPNS
- Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya Segera Diumumkan
- Wabup Kuansing Sumbang Rp 10 Juta untuk Jalur Desa Pulau Godang Kari
- Ini Tanggapan Sekda Terkait Jumlah Penduduk Miskin di Rohul Tertinggi di Riau
- Bupati Kuansing Apresiasi Aparat Jaga Keamanan Kondusif Selama Pelantikan Presiden
- Bukan di Kuala Kampar, Tiang Listrik Bertumbangan Ternyata di Teluk Meranti
- Polres Bengkalis Serahkan Zakat Rp87,4 Juta ke Baznas
- Nama Calon Sekdaprov Ngendap di Kemendagri, Transisi Kabinet Jadi Alasan
- Bupati Kuansing Hadiri Tradisi Melayur Jalur di Kuantan Tengah
- Rakor di Thailand, Pengurus Wayatim Asean Kompak Percepat Pembangunan Univeraitas di Pekanbaru
- Besok, Polisi Incar Pengendara Bandel di Bengkalis
- Sebanyak 23 Pelamar Jabatan di BRK Berasal dari Tujuh Kota di Indonesia
- Realisasi Anggaran, Komisi IV Panggil Disdik Bengkalis
- Dijatah 260, Pemkab Kuansing Bersiap Buka Pendaftaran CPNS
- Hibah Rp39 M, Akan Dibangun Pipa Distribusi Air Bersih di Bengkalis dan Bukitbatu
- Konsolidasi Pembangunan, Gubri Temui Anggota DPR RI Asal Riau
- Pendaftaran Jabatan BRK Cuma Ada Empat Pelamar
- Predikat Penduduk Miskin Tertinggi di Riau,
BMRB Rohul Menilai Pemerintahan Bupati Sukiman Gagal Mengatasi Kemiskinan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com