Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 18 Juli 2019 16:16
AHM Mulai Pasarkan Motor Ikonik dan Unik Honda Monkey

Kamis, 18 Juli 2019 13:14
BAZ Puji Unit Pengumpul Zakat Disdik Pekanbaru

Kamis, 18 Juli 2019 12:57
Kelak Perda KLA Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Bebasis Hak Anak di Pekanbaru

Kamis, 18 Juli 2019 11:01
Sukseskan Pacu Jalur 2019, ASN Goro Bersihkan Hotel Kuansing

Kamis, 18 Juli 2019 10:53
Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Bersihkan Ceceran Crude Oil

Kamis, 18 Juli 2019 10:22
Seorqng PNS, Polda Riau Amankan 30 Pengunjung Tempat Hiburan di Pekanbaru

Kamis, 18 Juli 2019 10:14
Cari Solusi Penyelamatan, Komisi I DPRD Pelalawan Kunjungi AKN Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 08:31
TNI Selalu Bersama Rakyat, Anggota Satgas TMMD ke-105 Kodim 0313/KPR Bantu Pencari Rumput

Kamis, 18 Juli 2019 07:19
Kapolda Riau Lepas 100 Personil BKO ke Polda Papua

Rabu, 17 Juli 2019 18:55
Dilepas Ketua KONI Kampar, Atlet PODSI Kampar Diharapkan Cetak Prestasi Diajang KIDBF 2019

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 18 Juni 2019 10:47
Sudah Jatuh Korban Jiwa, Harus Ada Jalan Alternatif Delima ke Soekarno-Hatta Saat Banjir

Jika hujan deras mengguyur, kawasan Delima Pekanbaru dikepung banjir. Harus ada jalan alternatif menuju Jalan Soekarno-Hatta. Jangan ada korban jiwa lagi.

Riauterkini-PEKANBARU- Yeni Rizki Pratiwi (27) meninggal dunia, Selasa (18/6/19) pagi. Pengantin akibat terjatuh dari sepeda motor bersama suaminya lalu terserer arus deras luapan parit Jalan Lokak Pekanbaru. Musibah itu harus jadi pelajaran bagi Pemko Pekanbaru. Warga mendesak ada jalan alternatif dari kawasan tersebut menuju Jalan Soekarno-Hatta, terutama saat banjir mengepung di musim penghujan.

"Jangan menunggu ada yang mati lagi. Pemko harus segera membikin jalan alternatif dari Delima ke Arengka. Kalau banjir begini kami tak bisa ke mana-mana," runtuk Iwan, warga Jalan Delima kepada riauterkini.

Hal senada disampaikan Yuli, warga Jalan Srikandi. Saat hujan deras seperti ini, warga Delima khususnya dan Panam secara umum bisa dibilang terkurung hujan. Jalan keluar dari kawasan tersebut semuanya terendam banjir.

Ada tiga jalur keluar kawasan Delima. Pertama lewat Jalan HR Soebrantas. Kondisi jalan protokol ini sangat parah. Genangan air menyerupai sungai. Ketinggian air bisa mendekati setengah meter. Banyak sepeda motor yang mogok akibat nekad menerobos banjir.

Jalur kedua via Jalan Srikandi menuju Jalan Tuanku Tambusai. Namun jalan ini juga selalu kebanjiran setiap hujan deras mengguyur.

Jalur ketiga di Jalan Lobak. Jalan ini ada lembah dengan parit. Luapan parit inilah yang hari ini menebar maut. Menjadi pemicu kematian Yeni. Menurut informasi sudah beberapa kali pengendara sepeda motor jatuh saat melintas genangan banjir, namun baru kali ini jatuh korban jiwa.

Baik Iwan maupun Yuli dan seluruh warga Delima lainnya mendesak ada jalan alternatif menuju Arengka. Jalannya sudah ada, yaitu jalan menuju kuburan yang tembus Jalan Seroja, Arengka.

"Jalannya sudah ada, namun kondisinya masih tanah. Sepeda motor yang lewat. Sesekali ada juga mobil yang lewat," ujar Ani, warga Arengka yang setiap hari antar ankanya sekolah di kawasan Delima.***(mad)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- BAZ Puji Unit Pengumpul Zakat Disdik Pekanbaru
- TNI Selalu Bersama Rakyat, Anggota Satgas TMMD ke-105 Kodim 0313/KPR Bantu Pencari Rumput
- Bupati Bangga Tim Bola Voly Pelajar Rohul Juarai Piala Gubri, Bonus Belum Terfikirkan
- FWKLA Pekanbaru Gelar Rapat Kerja Media Massa Kota Layak Anak 2019
- Humas Pemko Pekanbaru Gelar Pemilihan Wartawan Idaman
- RAPP Kampanyekan Diet Plastik Sekali Pakai di Lingkungan Kerja dan Perumahan Karyawan
- Kesbangpol Riau: Meriahkan HUT RI, Dilombakan Festival Gapura Cinta Negeri Berhadiah Piala Presiden
- Penyediaan Layanan, Bapenda Bengkalis Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Bank
- Festival Layang-layang akan Meriahkan Hari Adhyaksa di Bengkalis
- 76 Tim Siap Beradu Cepat di Pacu Jalur Pangean Rayon II
- PT Musim Mas Berkontribusi Angkat Ekonomi 1.073 KK di Pelalawan
- Telusuri SK, Polresta Pekanbaru Rencana Naikan ke Tahap Penyidikan Dugaan Kasus Suap KPPS
- Sejak Digulirkan Tahun 2014, 300 KPM di Bengkalis Dikeluarkan dari PKH Kemensos RI
- Disdik Segera Layangkan Surat Teguran Ketiga, SMK 1 Robotic Riau Terima Siswa Meski Belum Berizin
- Melalui Sistim e-ICJS, Bupati Berharap Adanya Koordinasi Cepat Antar Lembaga Penegak Hukum
- Wako Buka Lomba Cipta Menu Tingkat Kota Pekanbaru
- Kasus Hukum PSPS Lanjut, Gubri Diam-diam Datangi Polda Teken BAP
- Qori Asal Rohul Juara II di STQ Nasional XXV 2019 di Pontianak‎ dan Kembali Harumkan Nama Riau
- Inspektorat Kerahkan 14 Auditor Periksa Khusus BUMD Pelalawan
- Lambat Digunakan, DAK Riau 2019 Rp1,8 Triliun Terancam Hangus


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com