Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 14 Oktober 2019 11:03
Pengunjung Kecewa, Panitia Pelalawan Expo 2019 Sampaikan Permohonan Maaf 

Senin, 14 Oktober 2019 10:49
Puncak Peringatan HUT ke-20 Kabupaten Rohul Meriah, Berikut Foto-fotonya

Senin, 14 Oktober 2019 09:39
Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Singingi Hilir, Kuansing

Senin, 14 Oktober 2019 07:57
Pilkada Bengkalis 2020,
14 Balon Bupati dan Wakil Kembalikan Berkas ke PAN


Senin, 14 Oktober 2019 07:35
Sempena HUT ke-20 Kabupaten, PT RAPP Raih Penghargaan Program Kampung Iklim di Pelalawan dan Siak

Senin, 14 Oktober 2019 07:22
Sound Sistem Buruk Bikin Penampilan Nissa Sabyan di HUT ke-20 Pelalawan Menyebalkan

Ahad, 13 Oktober 2019 21:06
Hari Jadi ke-20 Kabupaten Rohul Ditutup dengan Pesta Kembang Api, Hiburan Rakyat dan Wali Band

Ahad, 13 Oktober 2019 16:59
Tingkatkan Pemahaman Terkait Pemeriksaan Genomik, Prodia Gelar Seminar Prodia Genomik

Ahad, 13 Oktober 2019 15:12
"Satu, Dua, Tiga!",
Masyarakat Bengkalis Masih Pertahankan Tradisi Gotong Royong


Ahad, 13 Oktober 2019 14:34
MUI Bengkalis Imbau Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2019 17:30
DPPPA Pekanbaru Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Tugas Bersama

Perlindungan terhadap anak bukanlah tugas pemerintah semata. Ini kerja semua pihak, agar anak-anak dapat hidup dan tumbuh dengan nyaman dan aman.

Riauterkini - PEKANBARU-Anak merupakan pribadi yang sangat rentan menjadi sasaran kekerasan. Jiwanya yang masih polos dan belum mengerti apa-apa, terkadang dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab sebagai bentuk untuk melampiaskan emosinya, termasuk orangtuanya sendiri bahkan keluarga dekatnya.

Melihat fenomena ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Pekanbaru menghimbau dan menekankan bahwa pentingnya melindungi anak adalah tugas kita bersama di masyarakat.

"Orangtua harus jadi tameng pertama sebagai perlindungan dari kekerasan hingga dapat menjadi guru untuk mengedukasinya. Yang kedua, lingkungan atau masyarakatnya yang harus wajib memberikan perlindungan terhadap anak," ujar Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DPPPA Kota Pekanbaru, H Sarkawi MM, Rabu (19/6).

Dirinya mengatakan, orangtua merupakan rumah pertama bagi sang anak. Sebelum memberikan pemahaman kepada sang anak, orangtua dihimbau terlebih dahulu harus paham bagaimana pola mengasuh anak yang baik dan benar.

"Sebagai guru pertama bagi sang anak, orangtua harus mengajarkan berbagai pengetahuan-pengetahuan dasar. Dalam prosesnya, sering kali orangtua mungkin kurang sabar, atau bahkan mendidik dengan cara yang salah yakni dengan kekerasan. Padahal, ajaran orangtua tersebut merupakan dasar bagi pembentukkan karakter si anak yang nantinya terbawa hingga ia dewasa," kata Sarkawi.

Selain itu, tak hanya harus paham dengan cara mendidik, di era yang serba digital seperti sekarang ini, DPPPA juga menghimbau kepada orangtua agar semestinya turut mengawasi anak-anaknya dalam penggunaan gadget.

"Maka dari itu, orangtua pun juga harus turun tangan untuk mengawasi, jangan sampai anak menjadi korban kejahatan siber yang kini sedang marak di tanah air. Ada baiknya pula orangtua pandai menjelaskan dan memberi pemahaman tentang fungsi tubuh, serta bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh oleh orang lain.

Kekerasan pada anak lanjut Sarkawi bukanlah hanya satu atau dua kali terjadi di Indonesia. Bahkan, tak jarang pelakunya adalah orang-orang terdekat. Maka dari itu, jika kita melihat adanya korban kekerasan anak di lingkungan sekitar, maka masyarakat dihimbau untuk jangan ragu melaporkan ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak yang ada di komplek Masjid Paripurna Arrahmah Jalan Jenderal Sudirman.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam mengatasi kasus kekerasan pada anak. Maka dari itu, sebagai warga negara, kita juga harus aktif melindungi anak kita dari tindak kekerasan," ungkapnya. (dan)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pengunjung Kecewa, Panitia Pelalawan Expo 2019 Sampaikan Permohonan Maaf 
- Sempena HUT ke-20 Kabupaten, PT RAPP Raih Penghargaan Program Kampung Iklim di Pelalawan dan Siak
- Sound Sistem Buruk Bikin Penampilan Nissa Sabyan di HUT ke-20 Pelalawan Menyebalkan
- Hari Jadi ke-20 Kabupaten Rohul Ditutup dengan Pesta Kembang Api, Hiburan Rakyat dan Wali Band
- "Satu, Dua, Tiga!",
Masyarakat Bengkalis Masih Pertahankan Tradisi Gotong Royong

- MUI Bengkalis Imbau Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan
- Riau Sabet Juara Dua dan Tiga Pada PKN 2019
- HUT ke 20 Kuansing, Bupati Ajak Seluruh Elemen Samakan Persepsi Untuk Kemajuan Kuansing
- Tak Ingin Karhutla Terulang, Pemerintah Gencarkan Sosialisasi ke Masyarakat
- Wagubri Bangga dengan Kemajuan Kabupaten Rohul di Usia ke-20 Tahun
- Pa‎ripurna Hari Jadi ke-20 Kabupaten Rohul, Ketua DPRD Rohul: SDM Perlu Ditingkatkan Pemkab
- Bayi Terlantar dari Desa Tambusai Barat Meninggal di RSUD Rohul
- 20 Tahun Kabupaten Kuansing, Saatnya Maju dan Sejahtera
- Dua Tahun tak Masuk Kerja, ASN Pemprov Riau Dipecat
- Undang Seluruh Bupati dan Walikota,
KI Riau Paparkan Keterbukaan Informasi Publik

- Puluhan Sekolah Dasar di Siak Antusias Ikuti Pameran Pendidikan
- Kesadaran Rendah, Picu Tingginya Anak 0-18 di Bengkalis Belum Memiliki Akta Kelahiran
- SK Pengangkatan 275 CPNS Pemkab Rohul Masih Menunggu Kebijakan Pemerintah Pusat
- LAM Riau Segera Kumpulan Elemen Masyarakat Terkait Blok Rokan
- Diterima Anaknya, Almarhum Tenas Effendi Dapat Lencana Emas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com