Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Oktober 2019 21:42
Wagub Harap Lima Tahun Tercapai 100 Desa Mandiri di Riau

Selasa, 22 Oktober 2019 20:25
Hadirkan Penampilan 120 Musisi, Bono Jazz Festival 2019 Semarakkan HUT ke 14 Mal SKA

Selasa, 22 Oktober 2019 19:55
Tiang Listrik Bertumbangan di Desa Gambut Mutiara,
Manajer PLN Pangkalan Kerinci Sebut Itu Proyek Kantor Pusat Pekanbaru


Selasa, 22 Oktober 2019 19:41
Tahun Ini Bengkalis Dijatah 83 Formasi CPNS

Selasa, 22 Oktober 2019 17:51
Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya Segera Diumumkan

Selasa, 22 Oktober 2019 17:22
Wabup Kuansing Sumbang Rp 10 Juta untuk Jalur Desa Pulau Godang Kari

Selasa, 22 Oktober 2019 16:49
Lepas Tim Hoki Putri Rohul‎ Ikuti Pra PON di Jakarta, Bupati Sukiman Berharap Tim Lolos Seleksi

Selasa, 22 Oktober 2019 16:01
Ketua Pimpin Paripurna Pengesahan Alat Kelengkapan DPRD Riau

Selasa, 22 Oktober 2019 15:35
Ini Tanggapan Sekda Terkait Jumlah Penduduk Miskin di Rohul Tertinggi di Riau

Selasa, 22 Oktober 2019 15:07
Bupati Kuansing Apresiasi Aparat Jaga Keamanan Kondusif Selama Pelantikan Presiden

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2019 17:55
90 Persen‎ Guru PAUD di Rohul Masih Tamatan SMA, Pemkab Sudah Gandeng UPP

Disdikpora Rohul laporkan 90 persen guru PAUD di Negeri Seribu Suluk masih tamatan SMA. Disebutkan menjadi tugas bersama untuk meningkatkan SDM guru.

Riauterkini-‎PASIRPANGARAIAN- Sekira 90 persen guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) masih tamatan setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu, Ibnu Ulya, mengatakan‎ meski sekira 90 persen masih tamatan SMA atau SLTA, namun sekira 10 persen lagi sudah sarjana khusus PAUD dan lainnya.

Menurut Ulya, masih sedikitnya guru PAUD yang sarjana, hal itu menjadi tugas bersama dalam ‎meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) guru PAUD di Kabupaten Rokan Hulu, terlebih di zaman serba teknologi saat ini.

Perkembangan zaman yang begitu pesat, kata Ulya, menuntut para guru PAUD untuk terus meningkatkan pengetahuan dan sistem pengajaran kepada para generasi emas Rokan Hulu ke depannya.

"Tidak bisa kita dipungkiri perkembangan zaman saat ini begitu pesat. Tentunya harus diimbangi dengan SDM para tenaga pendidik, sehingga generasi muda semakin berkembang dan cerdas," jelas Kadisdikpora Rokan Hulu, Rabu (19/6/2019).

Ulya menerangkan permasalahan yang tengah dihadapi saat ini dalam meningkatkan SDM para guru PAUD tentunya masalah biaya, sedangkan honor dan gaji para guru PAUD sangat kecil.

"Inilah yang sedang kita carikan solusinya dalam meningkatkan SDM para guru PAUD," ujarnya.

Sebelumnya, ditanya sekitar 90 persen guru PAUD yang masih tamatan setingkat SMA, Bupati Rokan Hulu H. Sukiman mengaku Pemkab Rokan Hulu terus melakukan peningkatan SDM.

Peningkatan SDM dilakukan Pemkab Rokan Hulu bukan hanya terhadap tenaga pendidik saja‎, namun terhadap seluruh masyarakat, terutama terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dalam upaya peningkatan SDM ini, tambah Bupati Sukiman, Pemkab Rokan Hulu telah membangun kerjasama dengan Universitas Pasir Pengaraian (UPP), untuk perkuliahan di masing-masing kecamatan, seperti yang sudah diterapkan di Kecamatan Tambusai Utara dan Desa Air Panas Kecamatan Pendalian IV Koto.

"Semuanya itu dalam rangka peningkatan sumber daya manusia, termasuk para guru-guru yang belum sarjana. Itu salah satu upaya kita meningkatkan sumber daya manusia dengan biaya murah, tanpa perlu ke Pekanbaru atau ke Pasirpangaraian," kata Bupati Sukiman, usai menghadiri Seminar Nasional diprakarsai Himpaudi Rokan Hulu, Selasa (18/6/2019).

Bupati Sukiman mengharapkan kerjasama dengan UPP tersebut bisa meringankan biaya perkuliahan, sehingga anak-anak di Kabupaten Rokan Hulu bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

"Kita mengerti kesejahteraan para guru PAUD dan guru TK masih jauh dari kata sejahtera namun kita berupaya agar SDM pengajar generasi muda bisa tetap meningkat," janji Bupati Rokan Hulu, Sukiman.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Wagub Harap Lima Tahun Tercapai 100 Desa Mandiri di Riau
- Tiang Listrik Bertumbangan di Desa Gambut Mutiara,
Manajer PLN Pangkalan Kerinci Sebut Itu Proyek Kantor Pusat Pekanbaru

- Tahun Ini Bengkalis Dijatah 83 Formasi CPNS
- Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya Segera Diumumkan
- Wabup Kuansing Sumbang Rp 10 Juta untuk Jalur Desa Pulau Godang Kari
- Ini Tanggapan Sekda Terkait Jumlah Penduduk Miskin di Rohul Tertinggi di Riau
- Bupati Kuansing Apresiasi Aparat Jaga Keamanan Kondusif Selama Pelantikan Presiden
- Bukan di Kuala Kampar, Tiang Listrik Bertumbangan Ternyata di Teluk Meranti
- Polres Bengkalis Serahkan Zakat Rp87,4 Juta ke Baznas
- Nama Calon Sekdaprov Ngendap di Kemendagri, Transisi Kabinet Jadi Alasan
- Bupati Kuansing Hadiri Tradisi Melayur Jalur di Kuantan Tengah
- Rakor di Thailand, Pengurus Wayatim Asean Kompak Percepat Pembangunan Univeraitas di Pekanbaru
- Besok, Polisi Incar Pengendara Bandel di Bengkalis
- Sebanyak 23 Pelamar Jabatan di BRK Berasal dari Tujuh Kota di Indonesia
- Realisasi Anggaran, Komisi IV Panggil Disdik Bengkalis
- Dijatah 260, Pemkab Kuansing Bersiap Buka Pendaftaran CPNS
- Hibah Rp39 M, Akan Dibangun Pipa Distribusi Air Bersih di Bengkalis dan Bukitbatu
- Konsolidasi Pembangunan, Gubri Temui Anggota DPR RI Asal Riau
- Pendaftaran Jabatan BRK Cuma Ada Empat Pelamar
- Predikat Penduduk Miskin Tertinggi di Riau,
BMRB Rohul Menilai Pemerintahan Bupati Sukiman Gagal Mengatasi Kemiskinan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com