Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Oktober 2019 18:46
Ancam Laporkan ke Penegak Hukum,
GNPK-RI Desak Kontraktor Perbaiki Tiang Listrik Bertumbangan di Pelalawan


Rabu, 23 Oktober 2019 18:41
Ketua MPC PP Dumai Maju Pilkada Dumai 2020

Rabu, 23 Oktober 2019 17:48
Didampingi Camat, PT CPI Resmikan Pemakaian 4 Jembatan di Rantau Kopar, Rohil

Rabu, 23 Oktober 2019 16:59
Polisi Incar Tujuh Pelanggaran Lalu Lintas di Bengkalis

Rabu, 23 Oktober 2019 16:33
Gustian Riau Ambil Formulir Penjaringan Bupati di DPC Partai Demokrat Rohul Diwakili Para Engko

Rabu, 23 Oktober 2019 15:51
Polres Kuansing Mulai Gelar Operasi.Zebra Muara Takus 2019

Rabu, 23 Oktober 2019 15:28
Dibuka Gubri, Ritual Mandi Safar Pulau Rupat Berlangsung Hikmat

Rabu, 23 Oktober 2019 15:20
Sungkeman Massal 5.359 Murid PAUD se-Kabupaten Rohul Berhasil Pecahkan Rekor Dunia MURI

Rabu, 23 Oktober 2019 11:43
Wagubri Ingatkan Generasi Muda Bahaya Narkoba

Rabu, 23 Oktober 2019 10:52
Gubri Tiba di Pulau Rupat Hadiri Tiga Agenda Sekaligus

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Juni 2019 21:06
PPDB Kembali Terapkan Sistem Zonasi, Masyarakat Mandau Harap Harap Cemas

Sisitim zonasi penerimaan murid baru atau PPDB dirisaukan masyarakat DUri, Bengkalis. Sejumlah kelurahan tidak memiliki sekolah SMA.

Riauterkini - DURI - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2019 tinggal menghitung hari, khusus di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis masyarakat mengaku harap harap cemas dengan nasib buah hati mereka dalam melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi terutama pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

Pasalnya, Pemerintah telah mengumumkan jika sistem yang diberlakukan tetap menggunakan Zonasi lingkungan hingga 90 persen. Artinya, kisruh yang terjadi pada tahun ajaran 2018 lalu tampak bakal akan terulang meski pihak terkait bersama wakil rakyat telah melakukan berbagai langkah melalui rapat rapat tertutup.

"Untuk apa rapat rapat terus, apalagi sudah didetik detik pelaksanaan PPDB jika sistem tidak dirobah. Khusus di Mandau, solusi untuk menyelesaikan masalah klasik ini hanya harus membangun sekolah baru. Sementara pembangunan sekolah selalu tidak tepat dan tidak sesuai dengan titik koordinat kawasan padat penduduk,"ujar salah seorang masyarakat yang juga Sekretaris Organisasi Sosial Anak Didik (OPSAD) Bengkalis, Refri Amran Daud.

Diungkapkan Refri, jalan keluarnya seperti yang pihaknya sampaikan sejak tahun lalu, pembangunan sekolah baru agar beberapa penduduk di Kelurahan yang tidak memiliki SMA di wilayahnya dapat diakomodir.

"Selama ini, pembangunan sekolah baru dirasa tak tepat titik koordinatnya."Dibangun ditempat yang jauh dengan berharap tanah hibah, siapa yang mau menyekolahkan anaknya disitu,"tudingnya.

Seperti diketahui, kisruh tanpa solusi kerap terjadi di Kota Duri, Kecamatan Mandau disaat tahun ajaran baru tiba. Sistem Zonasi menjadi momok bagi masyarakat di tiga Kelurahan terdampak, diantaranya Kelurahan Duri Timur, Babussalam dan Duri Barat. Tiga Kelurahan tersebut sama sekali tidak memiliki sekolah, imbasnya, masyarakat di tiga Kelurahan itu acap menjadi korban akibat kebijakan Pemerintah yang seakan tutup mata.*(hen)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ancam Laporkan ke Penegak Hukum,
GNPK-RI Desak Kontraktor Perbaiki Tiang Listrik Bertumbangan di Pelalawan

- Didampingi Camat, PT CPI Resmikan Pemakaian 4 Jembatan di Rantau Kopar, Rohil
- Polisi Incar Tujuh Pelanggaran Lalu Lintas di Bengkalis
- Dibuka Gubri, Ritual Mandi Safar Pulau Rupat Berlangsung Hikmat
- Wagubri Ingatkan Generasi Muda Bahaya Narkoba
- Gubri Tiba di Pulau Rupat Hadiri Tiga Agenda Sekaligus
- Dibuka Wagubri, Pekan Seni Budaya Riau Komplek 2019 Kian Menarik
- Bupati Kuansing Buka Penilaian Sayang Ibu di Singingi Hilir
- Wakil Ketua dan Komisi IV DPRD Bengkalis Hadiri HSN
- Lomba Kebersihan Riau, Kota Bengkalis Dikabarkan "Hanya" Peringkat Harapan
- Wagub Harap Lima Tahun Tercapai 100 Desa Mandiri di Riau
- Tiang Listrik Bertumbangan di Desa Gambut Mutiara,
Manajer PLN Pangkalan Kerinci Sebut Itu Proyek Kantor Pusat Pekanbaru

- Tahun Ini Bengkalis Dijatah 83 Formasi CPNS
- Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya Segera Diumumkan
- Wabup Kuansing Sumbang Rp 10 Juta untuk Jalur Desa Pulau Godang Kari
- Ini Tanggapan Sekda Terkait Jumlah Penduduk Miskin di Rohul Tertinggi di Riau
- Bupati Kuansing Apresiasi Aparat Jaga Keamanan Kondusif Selama Pelantikan Presiden
- Bukan di Kuala Kampar, Tiang Listrik Bertumbangan Ternyata di Teluk Meranti
- Polres Bengkalis Serahkan Zakat Rp87,4 Juta ke Baznas
- Nama Calon Sekdaprov Ngendap di Kemendagri, Transisi Kabinet Jadi Alasan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com