Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 16 Juli 2019 13:36
Polisi Lakukan Penyelidikan Crash Maut Kejurda Balap Motor di Bengkalis

Selasa, 16 Juli 2019 13:31
Dua Lagi Terdakwa Korupsi Penyelewengan Dana Cetak Sawah di Pelalawan Diadili.

Selasa, 16 Juli 2019 13:28
XL Axiata Bagikan Hadiah Rp 1,3 Miliar Kepada Pelanggan Setia Tiga Program

Selasa, 16 Juli 2019 13:22
Lundup Bawang Merah 6,7 Ton,  Tekong di Bengkalis Segera Disidang

Selasa, 16 Juli 2019 13:16
Modal Dua Ribu Rupiah, Penganguran di Pekanbaru Culik dan Gauli Siswi SD

Selasa, 16 Juli 2019 13:10
Inspektorat Kerahkan 14 Auditor Periksa Khusus BUMD Pelalawan

Selasa, 16 Juli 2019 13:07
Lambat Digunakan, DAK Riau 2019 Rp1,8 Triliun Terancam Hangus

Selasa, 16 Juli 2019 11:33
Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar

Selasa, 16 Juli 2019 11:14
Gantikan Indra Pomi, Kadis Dalduk KB Ditunjuk jadi Plt Kadiskes Pekanbaru

Selasa, 16 Juli 2019 10:41
Ketua DPRD Kuansing Puji Aparat Kompak Layani Masyarakat

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Juli 2019 20:25
Gubernur se Sumatera Sepakat Percepatan KEK Buton, Kuala Enok dan Rupat

Rakor gubernur se Sumatera di Provinsi Bengkulu hasilkan beberapa kesepakat. Diantaranya percepatan pembangunan KEK Pelabuhan Buton, Pelabuhan Kuala Enok, dan Pulau Rupat.

Riauterkini - PEKANBARU- Rapat Koordinasi (Rakor) gubernur se Sumatera berakhir sudah, pada helat yang berlangsung di Provinsi Bengkulu itu para gubernur mendukung percepatan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pelabuhan Buton, Pelabuhan Kuala Enok, dan Pulau Rupat.

"Tiga usulan kita tentang KEK dalam Rakor gubernur se Sumatera ini tertuang dalam Piagam Memorandum Of Rafflesia, pada poin 3," kata Gubernur Riau Drs H Syamsuar MS.i.

Pada point ketiga itu, jelas Syamsuar, juga didukung percepatan pembangunan sejumlah KEK di provinsi lainnya, seperti Provinsi Kepulauan Riau.

"Sedangkan usulan-usulan lainnya yang tidak tertuang dalam piagam Rakor tersebut menjadi catatan rapat," ungkap Syamsuar.

Disebutkan Syamsuar, ada 10 kesepakatan yang dihasilkan dalam Rakor Gubernur se Sumatera di Bengkulu yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 10 Juli 2019 yang tertuang dalam Piagam Memorandum Of Rafflesia.

"10 kesepakatan ini sudah menjadi kesepakatan gubernur se Sumatera untuk meminta agar dimasukan ke dalam RPJMN yang saat ini sedang disusun Pemerintah Pusat," ungkap Syamsuar.

Adapun 10 poin pada forum rapat koordinasi Gubernur se-sumatera tahun 2019 di Provinsi Bengkulu, Gubernur se-sumatera berkomitmen untuk:

Pertama, mendorong konektivitas Pulau Sumatera melalui peningkatan pembangunan ruas jalan jalur lintas barat dan lintas timur pulau Sumatera yang terkoneksi antara Selat Malaka dan Samudera Hindia.

Kedua, mendukung pelaksanaan program tol laut melalui pengembangan pelabuhan-pelabuhan di wilayah barat Pulau Sumatera dan penguatan posisi pelabuhan Sabang serta mendorong jalur pelayaran wilayah Barat Pulau Sumatera sebagai jalur arternatif pelayaran selain Selat Malaka (Pulau Sumatera Pulau Jawa) Pulau Sumatera-Pulau Kalimantan.

Ketuga, mendukung percepatan penetapan dan pengembangan KEK Pelabuhan Pulau Baai Provinsi Bengkulu, KEK Karimun dan Batam Provinsi Kepulauan Riau, KEK pariwisata Sungailiat dan KEK pariwisata Tanjung Gunung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di pulau Sumatera serta mendorong pemerintah untuk memfasilitasi pembentukan kawasan ekonomi khusus lainnya di pulau Sumatera yaitu: KEK Pelabuhan Tanjung Buton, Kuala Enok, dan Pulau Rupat Provinsi Riau, serta pariwisata Mandeh dan pariwisata Siberut Mentawai Provinsi Sumatera Barat.

Keekpat, meningkatkan konektivitas Pulau Sumatera dan pulau Jawa melalui percepatan realisasi pembangunan jembatan Selat Sunda agar dapat mewujudkan pemerataan pembangunan antara pulau Jawa dan pulau Sumatera.

Kelima, mendukung pembangunan provinsi kepulauan di pulau Sumatera melalui percepatan realisasi pembangunan jembatan Selat Bangka yang menghubungkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Sumatera Selatan serta jembatan Batam Bintan Provinsi Kepulauan Riau yang meningkatkan konektivitas serta mendorong pemerintah pusat untuk segera mengesahkan rancangan undang-undang daerah kepulauan.

Keenam, membangun Sumatera Commodities Trading House yang terintergrasi dari hulu serta berorentasi ekspor.

Ketujuh, mendorong peningkatan peranan Pulau Sumatera sebagai pendukung logistik komoditas pangan untuk Pulau Jawa.

Delapan, mengusulkan provinsi Lampung sebagai salah satu alternatif untuk dikaji menjadi ibukota negara Republik Indonesia dalam rangka mengakselerasi pembangunan Pulau Sumatera dan pembangunan nasional.

Sembilan, dalam upaya mempersiapkan masa depan anak bangsa dan upaya perlindungan perempuan dan anak perlu dibentuk Satgas perlindungan perempuan dan anak tingkat Desa melalui APBDes yang dikoordinir oleh Gubernur.

Sepuluh, bersama-sama meningkatkan pengawasan dan pengamanan terhadap peredaran narkoba human trafficking dan illegal fishing.***(rls/mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Inspektorat Kerahkan 14 Auditor Periksa Khusus BUMD Pelalawan
- Lambat Digunakan, DAK Riau 2019 Rp1,8 Triliun Terancam Hangus
- Gantikan Indra Pomi, Kadis Dalduk KB Ditunjuk jadi Plt Kadiskes Pekanbaru
- Pantau Kinerja Petugas Kampung KB, Disdalduk KB Pekanbaru Launcing Website SRA
- Konflik Bongkar Muat di PKS PT MIS Tambusai Utara Dimediasi‎ Diskop UKM Transnaker Rohul
- Perbaikan Jalan Lintas Rengat-Tembilahan Terkendala Proses Lelang
- PLN Rohul Lakukan Pemadaman Simpang Kumu-Tambusai Selasa Besok, ini Daerah yang Terdampak
- Izin Pelantikan Pejabat Pemprov Sudah Diajukan ke Kemendagri
- Belum Jadi Tujuan Wisata, Kuansing Masih Perlu Banyak Berbenah Soal Pariwisata
- 449 ‎JCH Rohul Diberangkatkan ke Pekanbaru 20 Juli 2019, Berikut Jadwal Lengkapnya
- Nahas, Penonton Kejurda Balap Motor di Bengkalis Meninggal Dunia Setelah Tertabrak Crash Pembalap
- Tiga Besar API 2019, Ayo SMS Dukung Suligi Hill Aliantan Rohul
- Terpilih Secara Aklamasi, Stephen Sanjaya Pimpin PSMTI Riau Hingga 2023 Mendatang
- TNI AD Tanam Padi Hingga Bersihkan Jalan Desa di Riau
- Usaha Tambak Menjamur, Kalangan di Bengkalis Usul Diberlakukan Moratorium Pemberian Izin Baru
- HUT ke 73 Bhayangkara, Warga Kuansing Bisa Ikut Lomba Fotografi
- Tiga Ton Ikan Patin Dipanen KEM Batu Bersurat
- Pekan LHK 2019, APP Sinar Mas Group Tampilkan Produk UMKM dan Produk Ramah Lingkungan
- Cari Nahkoda Baru, Besok PSMTI Riau Taja Musprov IV
- Dinilai Berhasil, Ahmad Hijazi Diminta Melamar Jadi Sekda DKI Jakarta


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com