Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 19 Agustus 2019 20:28
Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri,
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Dosen dan Kontraktor


Senin, 19 Agustus 2019 19:31
BNNP Riau Sita 8 Kilogram Sabu Dari Jaringan Internasional

Senin, 19 Agustus 2019 18:16
Hari Jadi ke-74 MA, PN Bengkalis Bertekad Tingkatkan Kualitas Pelayanan Berbasis Teknologi

Senin, 19 Agustus 2019 17:24
Dituduh Menista Agama, LAM Riau Tetap Dampingi UAS

Senin, 19 Agustus 2019 16:44
RAPP Turut Sukseskan Iven Pacu Jalur 2019

Senin, 19 Agustus 2019 16:32
BI Riau Launching QRIS

Senin, 19 Agustus 2019 16:29
FIFGroup Grebeg Pekanbaru Tebar Promo di Perumahan Permata Bukit Raya

Senin, 19 Agustus 2019 15:46
Niat Tampil Siswa SD Benai di Pembukaan FPJ Batal

Senin, 19 Agustus 2019 15:38
Ini Penjelasan MPW PP Riau Terkait Kisruh Dualisme di MPC PP Rohul

Senin, 19 Agustus 2019 15:31
RUPS BRK Bahas Pengesahan Pejabat Komut dan Seleksi Calon Direksi

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 Juli 2019 20:20
Sejak Digulirkan Tahun 2014, 300 KPM di Bengkalis Dikeluarkan dari PKH Kemensos RI

Kepaala Dinas Sosial Bengkalis buka Rakor program PKH 2019. Seluruh pendamping diingatkan untyk menyampaikan laporan ketika KPM tidak layak lagi menjadi penerima.

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Bengkalis 2019, Selasa (16/7/19) petang.

Kegiatan berlangsung sehari ini diikuti oleh 70 peserta antara lain Pendamping PKH se-Kabupaten Bengkalis 65 orang, Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH satu orang, dan operator empat orang.

Kegiatan resmi dibuka Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, Dra. Hj. Martini, M.H, di Aula Kantor Dinsos Jalan Antara, Bengkalis. Tampak hadir Sekretaris Dinsos Drs. Sufandi, Koordinator Wilayah (Korwil) PKH Riau, H. Abdul Halim Mahali, LLB (HONS) MA, M.PIR, perwakilan dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta pihak perbankan, jajaran di lingkungan Dinsos Bengkalis.

Disela-sela kegiatan Rakor, Kepala Dinsos Kabupaten Bengkalis, Dra. Hj. Martini, M.H berpesan, melalui Rakor tersebut seluruh pendamping PKH diminta lebih berani menyampaikan laporan ketika Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak layak lagi sebagai penerima PKH sesuai aturan dan tidak sembarangan mengeluarkan keputusan.

"Jika PKM itu sudah dianggap mampu harus digraduasi atau dikeluarkan dari PKH. Dan tentu sudah sesuai aturan yang berlaku," ungkap Martini kepada wartawan.

Dijelaskan Martini, sejak program PKH ini digulirkan tahun 2014 silam hingga tahun 2018 lalu, telah direalisasikan PKH ke 14.300 lebih KPM. 2014 sebanyak 4.000 lebih KPM, kemudian ada penambahan di tahun 2016 sebanyak 3.000 KPM terakhir kemarin pada tahun 2018 sebanyak 7.300 lebih KPM .

Dan berdasarkan data terupdate terakhir tahun 2019 ini, yang telah ditutup beberapa waktu lalu, dari jumlah 14.300 lebih KPM yang tergabung PKH, tersisa sebanyak 14.000 lebih KPM yang masih mengikut PKH atau ada sekitar 300 lebih KPM yang digraduasi.

"Sudah sekitar 300 lebih KPM yang digraduasi atau dikeluarkan dari PKH karena sudah dianggap mampu sejak bergulirnya program ini tahun 2014 lalu," katanya lagi.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Bengkalis, Indrawati, SH, menyebutkan, tujuan Rakor Pelaksanaan PKH 2019 ini adalah untuk menyamakan persepsi antara pihak-pihak terkait yang sehubungan dengan beberapa kebijakan dari Kemensos RI, agar pelaksanaan PKH kedepan dapat berjalan lancar.

"Kemudian, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing agar PKH berjalan sebagaimana yang diharapkan," paparnya.

Untuk diketahui, KPM dikatakan layak sebagai penerima Program PKH adalah, disamping terutama tergolong dalam keluarga miskin, yaitu apabila ada anak diusia balita, anak usia sekolah, ibu hamil, menyusui, lanjut usia (Lansia) dan disabilitas.

Jika ada komponen salah satunya seperti Lansia atau disabilitas, maka semakin tinggi jumlah nominal yang akan diterima.

Dan khusus untuk PKH penerima KPM-nya adalah pihak perempuan bukan kepala keluarga atau bukan sang suami tetapi istrinya atau kepala rumah tangga perempuan kecuali istrinya meninggal baru diperbolehkan. Hal itu dikarenakan penerima perempuan dinilai lebih teliti dalam menyalurkan yang tepat sasaran, dalam menunjang kesehatan dan pendidikan anak.

Tahun 2019 ini tidak ada penambahan jumlah KPM, namun ditingkatkan nominal yang diterima oleh KPM dibandingkan sebelumnya. Dari Rp2,4 juta maksimal satu tahun, menjadi Rp4,9 juta dan diserahkan langsung ke rekening penerima pertiga bulan sekali.

Tahun 2020 mendatang berdasarkan dari hasil Rakor akan ada perluasan atau penambahan PKH kepada KPM oleh Kementerian Sosial RI dari 10 juta menjadi 15,6 juta lebih atau naik 5,6 juta lebih. Namun untuk kuota penambahan di Kabupaten Bengkalis belum diketahui.***(dik)

Foto : Kegiatan Rakor Pelaksanaan PKH 2019 di Aula Kantor Dinsos Kabupaten Bengkalis, Selasa (16/7/19) petang.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Hari Jadi ke-74 MA, PN Bengkalis Bertekad Tingkatkan Kualitas Pelayanan Berbasis Teknologi
- Dituduh Menista Agama, LAM Riau Tetap Dampingi UAS
- RAPP Turut Sukseskan Iven Pacu Jalur 2019
- Ini Penjelasan MPW PP Riau Terkait Kisruh Dualisme di MPC PP Rohul
- RUPS BRK Bahas Pengesahan Pejabat Komut dan Seleksi Calon Direksi
- Meriahkan HUT ke-74 RI, DPC IPK Rohul Gelar Hiburan Rakyat dan Santuni Anak Yatim
- 48 Pejabat Eselon III Dilantik Bupati Bengkalis
- Festival Pesona Danau Sipogas 2019 Ditutup, Kadisparbud Rohul Nilai Even Berhasil dan Sukses
- Kecewa Hasil Muscablub, 10 PAC Ancam Bentuk MPC Pemuda Pancasila Rohul Tandingan
- Pansel Sedang Digodok, Syarat Utama Calon Sekdaprov Sudah Final
- Antropolog Dorong Kelurahan Pelalawan Dijadikan Situs Sejarah
- Tiba Dini Hari, Gubri Sambut 443 Jemaah Haji Kolter I Riau
- Muncul Nama Hamdani, Pembentukan Pansel Sekdaprov Terus Dimatangkan
- Bertujuan Sebagai Lokomotif Ekonomi, PMMD Sokong Pemuda Kembangkan Potensi Desa
- Somasi Tak di Gubris Rokan United,
SSB Duri Galaxy Minta Blispi Ambil Sikap

- Dinkes Bengkalis Sosialisasikan Gerakan Cerdas Gunakan Obat
- Memeriahkan HUT Ke-74, Kodim 0314/Inhil Gelar Kegiatan Gowes Merdeka
- Sambut Pacu Jalur, Para Pedagang Perindah Taman Jalur
- .......
- Tampil di Istana Negara, MB BCK Duri Main di Parade Senja Penurunan Bendera


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com