Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Agustus 2019 18:22
RSUD Indrasari Inhu Tak Miliki SCF Jadi Kendala BPJS Kesehatan Lunasi Claim

Selasa, 20 Agustus 2019 18:11
Mendarat di Kuansing, Menteri Arief Yaya Disambut Wabup Kuansing

Selasa, 20 Agustus 2019 17:26
Tingkatkan Kesejahteraan, Dinsos Bengkalis akan Salurkan Bantuan 36 KUBE Produktif

Selasa, 20 Agustus 2019 16:40
Dari ‎RAT 2019, KONI Rohul Akan Sinergikan Program Kegiatan dengan Pengurus Cabor

Selasa, 20 Agustus 2019 16:33
Isi Air Baku Waduk Wonosari Bengkalis, Blok Kanal Perkebunan Sawit PT. MAS 'Dijebol'

Selasa, 20 Agustus 2019 16:29
Tim Satgas Karlahut Rohul Padamkan Api di Rambah Tengah Barat‎, Polisi Usut Pelaku

Selasa, 20 Agustus 2019 14:17
15 Sekolah di Bengkalis Dinobatkan sebagai Sekolah Berwawasan Lingkungan

Selasa, 20 Agustus 2019 13:47
Mahfud MD Sebut Kasus Ustadz Ubdul Somad Sudah Kadaluarsa

Selasa, 20 Agustus 2019 13:43
Penikaman Kanit Reskrim, Diawali Keributan Pelaku dengan Warga

Selasa, 20 Agustus 2019 13:06
Dilantik Wakapolda Riau, AKBP Andri Sudarmadi Jabat Direktur Reskrim

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 17 Juli 2019 16:24
RAPP Kampanyekan Diet Plastik Sekali Pakai di Lingkungan Kerja dan Perumahan Karyawan

PT RAPP terus berupaya menjaga kelestarian lingkungan. Perusahaan lakukan menggiatkan Kampanye Diet Plastik atau meminimalisir penggunaan plastik di lingkungan kerja dan perumahan.

PANGKALAN KERINCI, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi pemakaian produk plastik sekali pakai di Indonesia. Hal tersebut dilakukan dengan menggiatkan Kampanye Diet Plastik atau meminimalisir penggunaan plastik di lingkungan kerja dan perumahan yang berada di Riau Kompleks RAPP, Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau.

Saat ini tempat perbelanjaan, kantin karyawan, hotel, dan kantin sekolah di Riau Kompleks RAPP nyaris tidak lagi menyediakan produk berbahan plastik sekali pakai. Para karyawan dan warga Riau Kompleks sudah terbiasa membawa tempat makan dan tas jinjing sendiri. Di Sekolah Mutiara Harapan dan Global Andalan, para siswa diasah keterampilannya untuk membuat kerajinan dari plastik, alih-alih menjadi sampah yang sulit untuk diolah kembali.

Suresh Krishnamurthy selaku Head of Business Continuous Improvement Department (BCID) RAPPmengatakan kampanye pengurangan produk berbahan plastik mulai dilaksanakan perusahaan sejak bulan Juli 2018.

Menurut Suresh, dalam mempromosikan kampanye ini, departemennya sejauh ini sudah mendistribusikan sebanyak 1.300 hingga 1.500 tas belanja yang terbuat dari bahan yang mudah di daur ulang kepada warga Riau Kompleks.

"Sebagian besar warga dan karyawan telah mendukung program ini dengan sangat baik, berbelanja dengan tas mereka sendiri," ujar Suresh.

Suresh menambahkan pembeli yang lupa membawa tas kanvas saat berbelanja dapat memilih untuk membeli tas kanvas baru dengan biaya yang murah.

“Kampanye plastik tidak akan berakhir di sini, nantinya mereka diharapkan akan membawa apa yang telah mereka pelajari kembali ke rumah mereka dan memberitahu orang tua mereka tentang pentingnya pengurangan plastik dan menjaga lingkungan,” tutur Suresh.

Suresh berharap kampanye dapat diperluas di luar Kompleks RAPP, misalnya di Kota Pangkalan Kerinci dan Provinsi Riau secara umumnya.

Saat ini RAPP juga sedang menggelar kampanye dengan tagar #PlasticFreeChallenge di seluruh grub bisnis, baik di dalam maupun luar negeri. Sementara itu, beberapa hari lalu, perusahaan juga terus menggiatkan program pengurangan plastik sekali pakai melalui program bank sampah, salah satunya di Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PLHK) ke-23 di Jakarta.

Langkah RAPP, perusahaan bagian dari APRIL Group untuk meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai mencerminkan prinsip bisnis perusahaan yakni Baik bagi Masyarakat, (Good for Community), Baik bagi Negara, (Good for Country), Baik bagi Iklim (Good for Climate), Baik bagi Pelanggan (Good for Customer) dan pada akhirnya Baik bagi Perusahaan (Good for Company).

Hal ini juga mendukung komitmen Indonesia untuk membantu mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- RSUD Indrasari Inhu Tak Miliki SCF Jadi Kendala BPJS Kesehatan Lunasi Claim
- Mendarat di Kuansing, Menteri Arief Yaya Disambut Wabup Kuansing
- Besok Dibuka Menteri Pariwisata, 175 Jalur Siap Menjadi Tercepat di FPJ 2019
- Forum Diskusi Publik Kemen Kominfo Hadirkan Mahfud MD dan Gun-Gun Siswandi
- Dijadwalkan Tiba Sore, Menpar Besok Buka Festival Pacu Jalur 2019
- Sempat Dikabarkan Batal, Murid SDN 002 Telukkuantan Siap Tampil Dipembukaan FPJ 2019
- Hari Jadi ke-74 MA, PN Bengkalis Bertekad Tingkatkan Kualitas Pelayanan Berbasis Teknologi
- Dituduh Menista Agama, LAM Riau Tetap Dampingi UAS
- RAPP Turut Sukseskan Iven Pacu Jalur 2019
- Ini Penjelasan MPW PP Riau Terkait Kisruh Dualisme di MPC PP Rohul
- RUPS BRK Bahas Pengesahan Pejabat Komut dan Seleksi Calon Direksi
- Meriahkan HUT ke-74 RI, DPC IPK Rohul Gelar Hiburan Rakyat dan Santuni Anak Yatim
- 48 Pejabat Eselon III Dilantik Bupati Bengkalis
- Festival Pesona Danau Sipogas 2019 Ditutup, Kadisparbud Rohul Nilai Even Berhasil dan Sukses
- Kecewa Hasil Muscablub, 10 PAC Ancam Bentuk MPC Pemuda Pancasila Rohul Tandingan
- Pansel Sedang Digodok, Syarat Utama Calon Sekdaprov Sudah Final
- Antropolog Dorong Kelurahan Pelalawan Dijadikan Situs Sejarah
- Tiba Dini Hari, Gubri Sambut 443 Jemaah Haji Kolter I Riau
- Muncul Nama Hamdani, Pembentukan Pansel Sekdaprov Terus Dimatangkan
- Bertujuan Sebagai Lokomotif Ekonomi, PMMD Sokong Pemuda Kembangkan Potensi Desa


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com