Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 18 Agustus 2019 16:53
Memeriahkan HUT Ke-74, Kodim 0314/Inhil Gelar Kegiatan Gowes Merdeka

Ahad, 18 Agustus 2019 14:46
Sambut Pacu Jalur, Para Pedagang Perindah Taman Jalur

Ahad, 18 Agustus 2019 13:23
Tampil di Istana Negara, MB BCK Duri Main di Parade Senja Penurunan Bendera

Ahad, 18 Agustus 2019 13:11
Seorang Guru SD di Pekanbaru Ditemukan Tewas Tergantung di Kos-kosan

Ahad, 18 Agustus 2019 13:08
Peringatan HUT RI Ke 74 di Duri, Family Gathering Polsek Mandau Meriahkan

Ahad, 18 Agustus 2019 13:04
Wujudkan Kebanggaan pada Indonesia, Bikers Honda Tanah Air Rayakan HUT RI ke-74

Ahad, 18 Agustus 2019 12:51
Semangat HUT RI ke-74, SMPN 3 XIII Koto Kampar Bertekad Tuntaskan Pembangunan Kolam Renang

Ahad, 18 Agustus 2019 09:33
Pemkab Meranti Gelar Gerak Jalan Santai Sempena HUT RI Ke-74

Ahad, 18 Agustus 2019 09:31
Idrus Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PGSI KOTA Pekanbaru

Ahad, 18 Agustus 2019 09:29
Bupati Meranti Gelar Malam Syukuran Sempena HUT RI ke- 74

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Agustus 2019 16:50
Tim Terpadu Penertiban Kebun Ilegal Dibagi Tiga Bagian

Tim Terpadu Penertiban Kebun Ilegal bentukan Gubernur, dibagi menjadi tiga bagian. Saat ini, tim ini fokus menertibkan lahan-lahan perkebunan yang dianggap ilegal.

Riauterkini - PEKANBARU - Tim terpadu penertiban penggunaan kawasan/lahan secara ilegal yang dibentuk Gubernur Riau berdasarkan Kepgubri Nomor: Kpts. 911/VIII/2019, dibagi menjadi tiga tim, yakni Tim Pengendali, Tim Operasi, dan Tim Yustisi.

Untuk Tim Pengendali terdiri dari Wakil Gubernur Riau sebagai ketua. Kemudian Wakapolda, Sekdaprov Riau, Kakanwil ATR/BPN, Kadis LHK, Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat dari DLHK, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Kadis PUPR, dan Kepala Bapenda Provinsi Riau, sebagai anggota tim.

Kedua, untuk Tim Operasi terdiri dari Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau yang ditunjuk sebagai ketua. Lalu Kepala Logistik Korem 031/WB Riau, Kasubdit I Dit Reskrimum, Komandan Detasemen Zeni Bangunan 6/1 Korem 031/WB, Panit Unit 4 Subdit 1 Ditreskrimum. Selanjutnya ada Kepala Bidang Infrastruktur Pertanahan BPN, Kepala Bidang Penataan dan Penataan LHK.

Selain itu ada juga Kepala Bidang Perkebunan, Kepala Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan, Kepala Bidang Penataan Ruang, Polisi Pamong Praja, Seksi Penegakan Hukum, Seksi Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa, Kepala Seksi Survey dan Pemetaan Tematik, Seksi Perencanaan dan Tata Hutan, Seksi Pemanfaatan dan Penggunaan Kawasan Hutan, serta Polisi Kehutanan, sebagai anggota tim.

Sementara itu, untuk Tim Yustisi, terdiri dari Direktur Reserse Kriminal Khusus yang ditunjuk sebagai ketua tim. Kemudian ada Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, Kepala Biro Hukum Setdaprov Riau, Kepala Bidang Pendaftaran, Ekstensifikasi dan Penilaian.

Selanjutnya ada Kepala Bidang Pajak Daerah, Kasubdit IV Dit Reskrimsus, Kepala Seksi Pertimbangan Hukum, Kepala Seksi Bimbingan Pendataan, Penilaian dan Pengenaan, Kepala Seksi Penetapan Hal Tanah dan Pemberdayaan Hak Tanah Masyarakat, Kanit 2 Subdit IV Dit Reskrimsus, Banit 2 Subdit IV Dit Reskrimsus dan Penilai PBB Pratama dari kantor DJP sebagai anggota tim.

Ada pun Gubernur Riau Syamsuar berkedudukan dalam tim sebagai penanggung jawab. Sedangkan Kapolda, Komandan Korem 031/WB, Kejati, Ketua Pengadilan Tinggi ditunjuk sebagai pelundung atau penasehat. Sedangkan seluruh Bupati/walikota se-Riau bertugas sebagai pengarah.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan untuk sementara ini, fokus sasaran tim tersebut adalah sejumlah lahan-lahan perkebunan yang dianggap ilegal. Seperti data yang sudah dikemukakan oleh KPK dimana ada 1 juta hektar lahan ilegal di Riau.

Selain itu, ada juga berdasarkan hasil temuan tim DPRD Provinsi Riau melalui Tim Pansus yang sebelumnya bekerja, dimana menemukan ada sekitar 1,2 juta hektar lahan perkebunan di Riau yang digarap secara ilegal.

"Setelah ini kan kami akan bentuk lagi tim kecil, sehingga dengan tim kecil ini nanti lebih jelas lagi tahapan-tahapan yang akan dilakukan dalam rangka untuk memulai tim penertiban ini. Sasaran kita apa yang telah ditemukan oleh KPK dan DPRD Riau lalu," paparnya.*(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Memeriahkan HUT Ke-74, Kodim 0314/Inhil Gelar Kegiatan Gowes Merdeka
- Sambut Pacu Jalur, Para Pedagang Perindah Taman Jalur
- .......
- Tampil di Istana Negara, MB BCK Duri Main di Parade Senja Penurunan Bendera
- Peringatan HUT RI Ke 74 di Duri, Family Gathering Polsek Mandau Meriahkan
- Pemkab Meranti Gelar Gerak Jalan Santai Sempena HUT RI Ke-74
- Bupati Meranti Gelar Malam Syukuran Sempena HUT RI ke- 74
- Festival Pesona Danau Sipogas‎ 2019 Dimulai, Hari Kedua Bakal Lebih Ramai Lagi
- 163 Penghuni Lapas Kelas IIb Telukkuantan Dapat Remisi di HUT ke 74 RI
- Bakal Diresmikan Jokowi, November, Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Tuntas
- Pijar Melayu Tantang Gubri Buktikan Tertibkan Lahan Illegal
- Wabup Zardewan Irup HUT RI di Riau Komplek RAPP,
Indonesia Maju karena SDM yang Unggul

- ..
- Di Areal Karlahut, Tim Kodim 0302 Inhu Peringati HUT Kemerdekaan RI
- Gubri: Lapas Harus Bisa Wujudkan SDM Mandiri dan Kreatif
- Yang Istimewa di Upacara HUT Kemerdekaan ke-74 RI,
Paskibra Bengkalis Bentuk Formasi I Love NKRI

- Upacara HUT ke 74 RI di Teluk Kuantan, Ketua DPRD Kuansing Bacakan Teks Proklamasi
- Sempena HUT ke-74 RI, Belasan Ribu Warga Mandau Tumpah Ikuti Pawai Pembangunan
- Dihadiri Ribuan Masyarakat, Camat Mandau Jadi Irup HUT ke-74 RI
- Merawat NKRI dengan Illahi, Jemaah Suluk Rohil Peringati HUT RI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com