Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 15 Oktober 2019 09:14
Enam Wilayah Termasuk Pekanbaru Malam Nanti Diperkirakan Hujan Diserta Angin Kencang

Selasa, 15 Oktober 2019 07:33
Bupati Kuansing Tinjau Rumah Rusak Diterjang Angin di Air Mas

Senin, 14 Oktober 2019 21:25
Peneliti New Zeland Kuak Keberadan Rel Kereta Api dan Gua Peninggalan Jepang di Kuansing

Senin, 14 Oktober 2019 20:53
2019, BI Kpw Riau Buka 4 Gerai BI Corner

Senin, 14 Oktober 2019 20:51
1.260 Peserta Sudah Mendaftar Gowes Nusantara Inhu

Senin, 14 Oktober 2019 20:45
Demokrat Bengkalis Buka Penjaringan Kepala Daerah

Senin, 14 Oktober 2019 20:12
Pimpinan PD Ramai Tak Hadir, Komisi II DPRD Bengkalis Batalkan Dengar Pendapat

Senin, 14 Oktober 2019 18:27
Bupati Rohul Resmikan Stadion Mini dan Melantik Anggota BPD Sangkir Indah

Senin, 14 Oktober 2019 17:23
Telkomsel Terima Penghargaan Dari Pemerintah Kabupaten Natuna

Senin, 14 Oktober 2019 17:16
Partai Demokrat Buka Penjaringan Balon Bupati dan Wabup Rohul 2020-2025, ini Persyaratannya

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Agustus 2019 09:07
Antropolog Dorong Kelurahan Pelalawan Dijadikan Situs Sejarah

Untuk melindungi bukti-bukti keberadaan Kerajaan Pelalawan, antropolog mendorong Kelurahan Pelalawan diusulkan jadi situs sejarah.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Dalam rangka melindungi, menjaga dan menggali bukti bukti sejarah yang lebih luas maka sebaiknya kawasan Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten harus di usulkan dan dijadikan kawasan situs sejarah oleh pemerintah.

"Jika daerah ini di tetapkan sebagai kawasan situs sejarah maka daerah ini akan lebih terjaga dari tindakan tindakan pengrusakan yang tidak bertanggung jawab," terang antropolog asal Riau, Sobri, S.IP, MS ketika menanggapi masih banyaknya peninggalan sejarah yang ada di bekas Kerajaan Pelalawan, dan rusaknya areal seperti Sungai Hulubandar yang diyakini begitu banyak memendam barang-barang yang dapat memberi petunjuk lebih lengkap mengenai perkembangan Kerajaan Pelalawan sejak awalnya, Senin (19/8/19).

Bukan saja tindakan pengrusakan tindakan pembangunannya pun harus mrmperhatikan titik-titik tertentu agar benda-benda yang dapat dijadikan bukti sejarah tidak sampai di ciderai.

"Kawasan situs sejarah biasanya akan benar-benar dilindungi, bagi kelurahan Pelalawan hal itu amat mungkin dijadikan kawasan situs sejarah," katanya.

Bukan saja Pelalawan, tetapi beberapa kawasan lain yang ada di Riau sebaiknya di usulkan seperti kawasan benteng tujuh lapis di Rohul, kawasan istana Siak dan yang lainnya.

Sebagaimana di ketahui bahwa dalam catatan tentang berdirinya Kerajaan Pelalawan menyebutkan bahwa Kerajaan Pelalawan baru berdiri di areal Kelurahan Pelalawan sekarang ini baru pada abad ke-17.

Sementara berdasarkan temuan bend-benda terutama dari areal dasar Sungai Hulubandar memberikan gambaran bahwa kawasan ini sudah aktif sebagai kawasan perdagangan sejak abat 12 dan kemungkinan besar jauh sebelum itu.

Berapa temuan masyarakat, seperti peralatan rumah tangga, adanya tiang-tiang bekas bangunan di kiri kanan Hulubandar, seperti di sekitar desa Lalang Kabung, adanya perkuburan di banyak tempat memberikan gambaran pula bahwa kawasan ini dulunya adalah sebuah bandar pemukiman dan juga kawasan perdagangan yang sangat aktif.

Masalahnya hingga hari ini memang belum ada upaya dari pemerintah untuk menggali lebih jauh terhadap berbagai peninggalan sejarah itu untuk dapat mengetahui berbagaihal tentang masa lalu kerajaan ini secara Lebih pasti.

Pada sisi lain, sejumlah kawasan yang menjadi titik sumber informasi sejarah yang masih ada kondisinya semakin lama semakin buruk akibat ulah tindakan berbagai pihak yang tidak mengerti.

Menanggapi kondisi ini, Sobari yang juga dosen kriminolog UIR itu menyebutkan kawasan kerajaan Pelalawan itu sangat memungkinkan untuk dijadikan kawasan situs sejarah.

"Pemda tinggal melakukan kajian akademik, lalu bersama DPRD membuatkan Perda penetapan kawasan situs sejarah," ujarnya.

"Langkah berikutnya mengajukan ke pemerintah pusat untuk dapat pula kawasan situs sejarah yang di ajukan menjadi kawasan situs sejarah nasional," ujarnya.

Kandidat Doktor Universitas Malaya Malaysia ini menegaskan, dengan ditetapkan sebagai kawasan situs sejarah maka,kawasan serta kemungkinan berbagai barang yang masih ada sebagai petunjuk akan lebih dapat terjaga tentunya sambil menggali informasi sebanyak mungkin melalui kerja para arkeolog.

Sobri juga menyarankan langkah untuk penyelamatan itu sebaiknya secepatnya dapat dilakukan, pada konteks yang lain dengan di tetapkannya sebagai kawasan situs sejarah maka orientasi pengembangan pariwisata di kawasan ini akan lebih baik.***(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Enam Wilayah Termasuk Pekanbaru Malam Nanti Diperkirakan Hujan Diserta Angin Kencang
- Peneliti New Zeland Kuak Keberadan Rel Kereta Api dan Gua Peninggalan Jepang di Kuansing
- 2019, BI Kpw Riau Buka 4 Gerai BI Corner
- 1.260 Peserta Sudah Mendaftar Gowes Nusantara Inhu
- Pimpinan PD Ramai Tak Hadir, Komisi II DPRD Bengkalis Batalkan Dengar Pendapat
- Usulan Pemekaran Desa di Bengkalis Terus Bertambah
- Siap Bersaing, UMKM di Bengkalis Penting Miliki Sertifikasi
- Perbaikan dan Penggeseran Badan Jalan Lintas Rengat-Tembilahan Masih Terkendala
- Fahmizal Usman Besok Dilantik Sebagai Asisten Deputy Pengembangan Pemasaran Kemenpar RI
- Pengunjung Kecewa, Panitia Pelalawan Expo 2019 Sampaikan Permohonan Maaf 
- Sempena HUT ke-20 Kabupaten, PT RAPP Raih Penghargaan Program Kampung Iklim di Pelalawan dan Siak
- Sound Sistem Buruk Bikin Penampilan Nissa Sabyan di HUT ke-20 Pelalawan Menyebalkan
- Hari Jadi ke-20 Kabupaten Rohul Ditutup dengan Pesta Kembang Api, Hiburan Rakyat dan Wali Band
- "Satu, Dua, Tiga!",
Masyarakat Bengkalis Masih Pertahankan Tradisi Gotong Royong

- MUI Bengkalis Imbau Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan
- Riau Sabet Juara Dua dan Tiga Pada PKN 2019
- HUT ke 20 Kuansing, Bupati Ajak Seluruh Elemen Samakan Persepsi Untuk Kemajuan Kuansing
- Tak Ingin Karhutla Terulang, Pemerintah Gencarkan Sosialisasi ke Masyarakat
- Wagubri Bangga dengan Kemajuan Kabupaten Rohul di Usia ke-20 Tahun
- Pa‎ripurna Hari Jadi ke-20 Kabupaten Rohul, Ketua DPRD Rohul: SDM Perlu Ditingkatkan Pemkab


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com