Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Oktober 2019 22:12
Ketua DPRD Kuansing Pastikan Tolak Mobil Jabatan Pimpinan

Rabu, 23 Oktober 2019 21:12
Wabup Said Hasyim Lantik 5 Kades di Pulau Merbau

Rabu, 23 Oktober 2019 18:46
Ancam Laporkan ke Penegak Hukum,
GNPK-RI Desak Kontraktor Perbaiki Tiang Listrik Bertumbangan di Pelalawan


Rabu, 23 Oktober 2019 18:41
Ketua MPC PP Dumai Maju Pilkada Dumai 2020

Rabu, 23 Oktober 2019 17:48
Didampingi Camat, PT CPI Resmikan Pemakaian 4 Jembatan di Rantau Kopar, Rohil

Rabu, 23 Oktober 2019 16:59
Polisi Incar Tujuh Pelanggaran Lalu Lintas di Bengkalis

Rabu, 23 Oktober 2019 16:33
Gustian Riau Ambil Formulir Penjaringan Bupati di DPC Partai Demokrat Rohul Diwakili Para Engko

Rabu, 23 Oktober 2019 15:51
Polres Kuansing Mulai Gelar Operasi.Zebra Muara Takus 2019

Rabu, 23 Oktober 2019 15:28
Dibuka Gubri, Ritual Mandi Safar Pulau Rupat Berlangsung Hikmat

Rabu, 23 Oktober 2019 15:20
Sungkeman Massal 5.359 Murid PAUD se-Kabupaten Rohul Berhasil Pecahkan Rekor Dunia MURI

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 20 Agustus 2019 21:35
Asap Semakin Menyengat di Kampar, 1.501 Orang Terpapar ISPA Sejak Agustus 2019

Dampak Kabut asap mulai menyerang kesehatan. Dinkes Kampar melaporkan sedikitnya 1.501 orang yang terkena ISPA dalam bulan ini.

BANGKINANG - Kabut asap semakin membuat pernapasan warga di Kabupaten Kampar terganggu. Bau menyengat begitu terasa pada Selasa (20/8/2019). Bahkan penderita inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Kampar sejak tanggal 1 hingga 20 Agustus 2019 telah mencapai 1.500an orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Dedy Sambudi ketika dikonfirmasi mengakui bahwa ada peningkatan penderita ISPA sejak satu bulan terakhir. Berdasarkan data dari tanggal 1 hingga 20 Agustus 2019 jumlah penderita ISPA tercatat 1.501 orang. Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan rata-rata penderita sejak Januari lalu yang hanya 200 hingga 400 penderita.

Kemudian sejak 1 hingga 20 Agustus 2019 penderita pneumonia tercatat sebanyak 9 kasus, asma 34, iritasi kulit 133 dan iritasi mata 89. "Sekarang ada 1.501 penderita ISPA sejak awal Agustus. Namun itu bukan disebabkan asap tapi asap adalah pemicu," beber Dedy. Meski dalam sepekan ini hujan telah mengguyur wilayah Kabupaten Kampar, namun bau asap masih tercium di beberapa wilayah di Kabupaten Kampar.

Dari pantauan Riauterkini.com, Selasa (20/8/2019) pagi di Bangkinang sekitarnya, kabut asap masih terlihat meskipun tipis. Bau asap masih tercium dan menggangu pernapasan.

Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Riau khususnya di Kabupaten Kampar sendiri seperti di wilayah Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang ditengarai menjadi salah satu penyebab tingginya angka penderita inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Kampar.

Menanggapi bahaya kabut asap, Sukses Kampar telah menyampaikan surat edaran ke seluruh kecamatan.

Diskes Kampar telah melakukan promosi kesehatan dan penyuluhan kepada masyarakat, sekolah dan kelompok berisiko termasuk warga lanjut usia dan ibu hamil.

Selain itu Diskes Kampar telah membagikan masker gratis dan menitipkan di seluruh Puskesmas. "Bagi masyarakat yang menginginkan masker bisa diambil di Puskesmas," terang Dedy.

Himbauan lainnya agar masyarakat banyak mengkonsumsi air putih untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan dianjurkan kepada masyarakat untuk menutup sumber air bersih apabila terjadi karhutla karena akan berdampak akibat partikel debu.

Kepada kepala Puskesmas diinstruksikan untuk menyediakan ruang evakuasi dan tetap siaga selama 24 jam. Hal ini untuk menganyisipasi apabila terjadi kondisi buruk akibat karhitla. "Yang pertama diprioritaskan bagi lansia dan anak balita," ucap Dedy.*(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Wabup Said Hasyim Lantik 5 Kades di Pulau Merbau
- Ancam Laporkan ke Penegak Hukum,
GNPK-RI Desak Kontraktor Perbaiki Tiang Listrik Bertumbangan di Pelalawan

- Didampingi Camat, PT CPI Resmikan Pemakaian 4 Jembatan di Rantau Kopar, Rohil
- Polisi Incar Tujuh Pelanggaran Lalu Lintas di Bengkalis
- Dibuka Gubri, Ritual Mandi Safar Pulau Rupat Berlangsung Hikmat
- Wagubri Ingatkan Generasi Muda Bahaya Narkoba
- Gubri Tiba di Pulau Rupat Hadiri Tiga Agenda Sekaligus
- Dibuka Wagubri, Pekan Seni Budaya Riau Komplek 2019 Kian Menarik
- Bupati Kuansing Buka Penilaian Sayang Ibu di Singingi Hilir
- Wakil Ketua dan Komisi IV DPRD Bengkalis Hadiri HSN
- Lomba Kebersihan Riau, Kota Bengkalis Dikabarkan "Hanya" Peringkat Harapan
- Wagub Harap Lima Tahun Tercapai 100 Desa Mandiri di Riau
- Tiang Listrik Bertumbangan di Desa Gambut Mutiara,
Manajer PLN Pangkalan Kerinci Sebut Itu Proyek Kantor Pusat Pekanbaru

- Tahun Ini Bengkalis Dijatah 83 Formasi CPNS
- Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya Segera Diumumkan
- Wabup Kuansing Sumbang Rp 10 Juta untuk Jalur Desa Pulau Godang Kari
- Ini Tanggapan Sekda Terkait Jumlah Penduduk Miskin di Rohul Tertinggi di Riau
- Bupati Kuansing Apresiasi Aparat Jaga Keamanan Kondusif Selama Pelantikan Presiden
- Bukan di Kuala Kampar, Tiang Listrik Bertumbangan Ternyata di Teluk Meranti
- Polres Bengkalis Serahkan Zakat Rp87,4 Juta ke Baznas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com