Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 September 2019 21:26
Hampir Seluruh Wilayah Kuansing Merata Diguyur Hujan

Senin, 23 September 2019 20:13
Lima Bakal Cabup Rohul Kembalikan Formulir Penjaringan ke PDIP, 2 Lagi Tidak Ada Kabar

Senin, 23 September 2019 20:05
Ingin Desanya Lebih Maju,
Masyarakat Bantan Sari, Bengkalis Sampaikan Aspirasi ke DPRD


Senin, 23 September 2019 19:00
Peduli Korban Kabut Asap, DPC Peradi Pekanbaru Bagikan Satu Juta Masker

Senin, 23 September 2019 18:17
Launching Keterbukaan Informasi Publik, Fitra Riau Nilai 3 Kabupaten Ini Tertutup

Senin, 23 September 2019 17:33
Bupati Rohul Keluarkan Surat Edaran Sholat Istisqo Serentak di Islamic Center Selasa Besok

Senin, 23 September 2019 17:25
Simpati Asap Karlahut, DPD PKS Rohul Buka Posko Siaga Korban Asap

Senin, 23 September 2019 16:46
Alhamdulillah, Sejumlah Wilayah di Riau Diguyur Hujan

Senin, 23 September 2019 15:17
Peduli Kabut Asap, PPMR Bengkalis Bagikan Ribuan Masker Gratis

Senin, 23 September 2019 15:13
Dua Perusahaan di Riau Ditetapkan Tersangka Karhutla

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 Agustus 2019 13:15
Terkait Permasalahan Sungai Hulubandar, Lurah Pelalawan Akan Kumpulkan Para Tokoh

Lurah Pelalawan akan mengumpulkan sejumlah tokoh untuk membahas tentang Sungai Hulubandar.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Dalam upaya menemukan solusi yang tepat yang berdasarkan tinjauan dari berbagai sisi  maka dalam waktu dekat kelurahan Pelalawan bersama Camat Pelalawan akan mengundang para tokoh dan pihak pihak yang terkait dari berbagai komponen yang ada untuk bersama-sama membicarakan solusi terbaik bagi pembahasan masalah Sungai Hulubandar yang kondisinya hari ini cukup memprihatinkan.

"Kita tidak mau gegabah mengambil tindakan, karena itu dalam waktu dekat kita akan undang tokoh masyarakat Kabupaten Pelalawan terutama yang berada di luar, termasuk juga jajaran Pemkab yang punya kaitan dalam rangka menemukan solusi yang tepat terhadap permasalahan yang ada," terang Lurah Pelalawan Tengku Makhruddin, Rabu (20/8/19).

      Makhruddin mengakui bahwa masalah Hulubandar bukan saja persoalan lingkungan yang rusak dan sebagai sumber kehidupan yang terganggu, tetapi yang juga tidak kalah pentingnya bahwa sungai tersebut adalah salah satu kawasan saksi sejarah tentang cikal bakal Kerajaan Pelalawan.

        Karena sebagai kawasan yang menjadi saksi sejarah maka dalam penyelesaian permasalahannya perlu melibatkan banyak pemikiran dan pandangan dari berbagai sumber, tambahnya.

        Ketika di tanya kapan waktu pertemuan itu, Makhruddin mengakui tanggal pastinya belum, terapi diperkirakan akhir bulan Agustus atau awal bulan depan.

       "Pertemuan itu akan kita lakukan di istana sayap Pelalawan, dan kita mengharapkan para tokoh yang mengerti dan peduli untuk dapat bersama-sama hadir nantinya," ujarnya.

        Lebih lanjut dikatakan selama ini banyak kita yang lupa bahwa Hulubandar merupakan kawasan penting bagi permulaan bangkitnya Pelalawan, dan hingga saat ini belum ada kajian untuk membuka keterangan lebih jelas mengenai apa dan bagaimana kawasan ini dulunya dan sudah berapa lama kawasan ini terbuka.

       "Sepengetahuan saya belum ada kajian sejarah rentang itu, dan kedepan hal itu patut dilakukan,dan dalam menjaga kemungkinan adanya begitu banyak peninggalan sejarah yang belum tergali maka kita harus mengamankan lokasi Hulubandar" ujar Makhruddin yang pernah tinggal di sungai yang dulunya terkenal pula dengan sebutan Sungai Rasau itu," ujarnya.

        Lurah yang lebih akrab dengan panggilan Ude itu menyebutkan pihaknya merasa berterimakasih karena telah disadarkan oleh banyak pihak tentang betapa pentingnya kawasan ini sebagai titik sejarah yang nantinya bukan saja bagi Pelalawan terapi juga Riau dan bahkan Nasional.

         Menurutnya dia juga sudah membicarakan persoalan ini dengan Sultan Pelalawan Tengku Kamaruddin, " Beliau mengharapkan agar di musyawarahkan secara bersama sama sehingga didapat solusi terbaik bagi kepentingan daerah," ujar Ude.

      Menyangkut normalisasi sungai menurut Ude, untuk saat ini kita belun bicara soal tindakan pisik tetapi lebih kepada pembicaraan strategis berupa sikap dan keputusan yang lebih penting, karena ini masalah yang perlu pertimbangan lebih luas sebab menyangkut Kepentingan yang lebih besar.*(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Peduli Korban Kabut Asap, DPC Peradi Pekanbaru Bagikan Satu Juta Masker
- Launching Keterbukaan Informasi Publik, Fitra Riau Nilai 3 Kabupaten Ini Tertutup
- Bupati Rohul Keluarkan Surat Edaran Sholat Istisqo Serentak di Islamic Center Selasa Besok
- Simpati Asap Karlahut, DPD PKS Rohul Buka Posko Siaga Korban Asap
- Peduli Kabut Asap, PPMR Bengkalis Bagikan Ribuan Masker Gratis
- ‎Asap Dampak Karlahut di Rohul Semakin Pekat, Penderita ISPA Terus Meningkat
- Poskes dan Rumah Singgah di PUPR Riau,
Warga Nginap Dapat Obat dan Makan Gratis

- Riau Dikepung Asap, WCD Riau tetap Lakukan Aksi Bersih-bersih
- Bencana Kabut Asap, Volunteer Earth Hour Pekanbaru Salurkan Bantuan
- Dompet Dhuafa Riau dan Komunitas TDA Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Terdampak Asap
- Berharap Langit Biru,
RT, RW dan LPMK Duri Timur Bagikan Masker

- Gubri Serukan Bupati/Walikota Gelar Salat Istisqo Serentak
- Jika Tak Dapat Partai, Syafril-Sihol Bertekad Maju Jalur Independen di Pilkada Rohil
- Waspada, Kabut Asapdi Riau Kiriman Jambi
- Berbatasan dengan Lahan PT THIP, Polsek Teluk Meranti Baru Kemarin, Segel Lahan Terbakar Didesa Gambut Mutiara
- Pemerhati Sosial Kuansing Menduga Pembakaran Lahan Karena Disengaja
- Ratusan Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Cerdas Menggunakan Obat Dinkes Bengkalis
- Jadi Ajang Tingkatkan Kekompakan, TMC Rayakan Hari Jadi Perdananya
- Dirujuk ke Padang, Bayi Arifin Penderita Kelainan Pembuluh Darah Akan Dirawat di RSUD M Jamil
- PT Asian Agri 'All Out' Turunkan RPK Padamkan Karhutlah di KM 10 Koridor Langgam


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com