Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 16 Oktober 2019 22:53
Terduga Pengedar di Ujung Batu Ditangkap, 18 Paket Sabu dan Mobil Avanza Disita

Rabu, 16 Oktober 2019 22:04
Melalui Rakor, DKP Rohul Susun ‎Peta Ketahanan dan Kerawanan Pangan

Rabu, 16 Oktober 2019 20:43
Ikasmansa Pekanbaru Segera Gelar Rakernas Kedua

Rabu, 16 Oktober 2019 20:05
Putra Sulung Bupati Harris Nyatakan Diri Maju di Pilkada 2020 Pelalawan

Rabu, 16 Oktober 2019 20:00
Diberangkatkan Umroh ACT, Pasutri Lansia di Duri Menangis Bahagia

Rabu, 16 Oktober 2019 17:53
Dukung Pertumbuhan Industri di Riau, Trakindo Gelar Roadshow 2019

Rabu, 16 Oktober 2019 17:39
RPH Pasirpangaraian Sudah Difungsikan, Tapi Masih Ada Pemilik TPH Tanpa Izin yang Bandel

Rabu, 16 Oktober 2019 17:04
Seorang Germo Ditangkap, Polisi Ungkap Prostitusi Anak di Mandau, Bengkalis

Rabu, 16 Oktober 2019 16:43
Peringati Hari Pangan Sedunia, BEM Fakultas Pertanian UPP Gelar Lomba Masak‎ di Kebun Sawit

Rabu, 16 Oktober 2019 15:22
Tim Unri Raih Medali Emas di Macau

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 22 Agustus 2019 10:09
Dewan Pers-Kementrian PPPA RI Sosialisasikan Standar Berita Ramah Anak

Peduli terhadap anak korban kekerasan, Dewan Pers bersama Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sosialisasikan standar berita ramah anak.

Riauterkini-PEKANBARU-Dewan Pers bekerjasama dengan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar acara Sosialisasi Pemberitaan Ramah Anak Kamis (22/8/29) di sebuah hotel berbintang di Pekanbaru.

Kegiatan diikuti oleh puluhan wartawan dari berbagai media di Riau dan pekerja sosial bidang perlindungan perempuan dan anak serta instansi terkait.

Deputi Partisipasi Masyarakat Kementrian Perlindungan Ibu dan Anak, Indra Gunawan mengatakan bahwa dalam.proses perlindungan anak ada peran media yang sangat penting. Karena banyak sekali isu mengenai kekerasan pada anak yang diberitakan secara masive oleh media.

Pada HPN beberapa waktu didepan Presiden RI sudah menandatangani MoU mengenai pemberitaan yang ramah. Seperti saat memberitakan peristiwa kekerasan pada anak, akan dapat membentuk stigma yang bisa saja kurang ramah terutama pada korban kekerasan pada anak. Seperti memasang poto korban.

"Terjadinya kekerasan pada anak, bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Ini perlu menjadi perhatian semua pihak untuk menyikapinya. Terutama untuk pemenuhan kebutuhan anak agar dapat tumbuh berkembang dengan baik. Itulah adanya UU perlindungan anak. Pedoman ini juga menjadi perlindungan kepada jurnalis ketika terjadi masalah hukum yang diakibatkan pemberitaan yang tidak ramah pada anak anak dan korban kekerasan pada anak," terangnya.

Ia menambahkan, UU perlindungan perempuan dan anak bisa menjadi koridor pemberitaan pada media. Tentunya UU perlindungan perempuan dan anak bisa melindungi jurnalis dari jeratan hukum.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Riau, Ester Juliani Manurung Mengharapkan media menjadi sahabat anak. Karena kalau sudah menjadi sahabat anak, apapun kesalahan anak dan peristiwa kekerasan anak, maka dalam pemberitaan akan memberikan keramahan pada anak oleh media. Anak dari 0 sampai 18 tahun itulah yang harus mendapatkan perlindungan baik anak disabilitas maupun anak normal pada umumnya.

Termasuk ibu dari anak saja yang juga wajib mendapatkan perlindungan dari media terutama perlindungan dari pemberitaan.

"Menjadilah media sebagai sahabat keluarga, media sahabat anak. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang peduli dan mencintai anak tanpa diskriminasi apapun," harapnya.*(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ikasmansa Pekanbaru Segera Gelar Rakernas Kedua
- Diberangkatkan Umroh ACT, Pasutri Lansia di Duri Menangis Bahagia
- RPH Pasirpangaraian Sudah Difungsikan, Tapi Masih Ada Pemilik TPH Tanpa Izin yang Bandel
- Tim Unri Raih Medali Emas di Macau
- Laluntas Terganggu Akibat Pohon Tumbang Karena Angin Kencang
- Bupati Mursini Buka KLHS Bahas RTRW Kuansing 2019-2039
- Kabupaten Rohul Kembali Terima 475 RLH dari Kemenpera‎ untuk 17 Desa
- Hari Pertama, 1.648 Wajib Pajak Peroleh Penghapusan Denda PKB/BBNKB II
- 34 Desa di Bengkalis Deklarasikan Stop BABS
- Ini Tanggapan Gubri Soal Kisruh Pembentukan AKD DPRD Riau
- Dihadiri Komisi IV, BI Perwakilan Riau Sediakan Pojok Baca di Bengkalis
- Siap-siap Diganti, Gubri Warning OPD Lambat Bekerja
- Kepala Kesbangpol Pekanbaru Himbau Seluruh Elemen Jaga Keamanan Jelang Pelantikan Presiden
- Pasca Mundurnya Fahmizal, Raja Yoserizal Jadi Plt Kadis Pariwisata?
- Enam Wilayah Termasuk Pekanbaru Malam Nanti Diperkirakan Hujan Diserta Angin Kencang
- Peneliti New Zeland Kuak Keberadan Rel Kereta Api dan Gua Peninggalan Jepang di Kuansing
- 2019, BI Kpw Riau Buka 4 Gerai BI Corner
- 1.260 Peserta Sudah Mendaftar Gowes Nusantara Inhu
- Pimpinan PD Ramai Tak Hadir, Komisi II DPRD Bengkalis Batalkan Dengar Pendapat
- Usulan Pemekaran Desa di Bengkalis Terus Bertambah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com