Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 September 2019 18:45
Terduga Pembakar Lahan Gambut di Bonai Darussalam Diamankan Tim Satgas Karlahut Rohul

Ahad, 22 September 2019 18:45
Terduga Pembakar Lahan Gambut di Bonai Darussalam Diamankan Tim Satgas Karlahut Rohul

Ahad, 22 September 2019 16:34
Berharap Langit Biru,
RT, RW dan LPMK Duri Timur Bagikan Masker


Ahad, 22 September 2019 16:28
Gubri Serukan Bupati/Walikota Gelar Salat Istisqo Serentak

Ahad, 22 September 2019 16:26
Jika Tak Dapat Partai, Syafril-Sihol Bertekad Maju Jalur Independen di Pilkada Rohil

Ahad, 22 September 2019 16:22
Waspada, Kabut Asapdi Riau Kiriman Jambi

Ahad, 22 September 2019 16:18
Seekor Tapir Terjerat Babi Berhasil Diselamatkan Warga Sepahat, Bengkalis

Ahad, 22 September 2019 16:12
Berbatasan dengan Lahan PT THIP, Polsek Teluk Meranti Baru Kemarin, Segel Lahan Terbakar Didesa Gambut Mutiara

Ahad, 22 September 2019 16:06
Pemerhati Sosial Kuansing Menduga Pembakaran Lahan Karena Disengaja

Ahad, 22 September 2019 11:17
Ratusan Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Cerdas Menggunakan Obat Dinkes Bengkalis

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 22 Agustus 2019 21:37
Resah dengan Konflik di Perbatasan,
Nelayan Panipahan Rencanakan Pertemuan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI


Resah dengan konflik yang terus terjadi di wilayah perbatasan, nelayan Panipahan Rohil mengumpulkan dana agar bisa bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta.

Riauterkini- ROHIL-Kelompok nelayan tradisional Panipahan mulai lakukan penggalangan dana untuk bisa bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta.

Kelompok nelayan di wilayah Panipahan Kabupaten Rokan Hilir sampai saat ini masih terus merasakan ketidaknyamanan atas kegiatan para nelayan yang melaut di wilayah perairan Panipahan Rohil yang menggunakan alat tangkap trawl atau pukat harimau yang menjadi pemicu terjadinya konflik antar nelayan di wilayah perbatasan perairan Rohil dengan Provinsi Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Masyarakat Nelayan Panipahan Kab Rohil Marzuki beberapa waktu yang lalu, ia mengatakan besar harapan masyarakat Panipahan khususnya nelayan terhadap Pemerintah Provinsi Riau untuk dapat segera memberikan keputusan terhadap operasional kapal kapal nelayan yang menggunakan alat tangkap yang dilarang pasca pertemuan beberapa waktu lalu dikantor Gubernur Riau yang diikuti oleh 4 Provinsi pada Tahun 2018 yang lalu.

"Namun sampai saat ini maayarakat belum melihat wujud nyata dari hasil pertemuan tersebut, saat ini wilayah Panipahan telah resah kembali terhadap terhadap ulah dari kapal kapal luar yang menangkap ikan yang menggunakan trawl atau pukat harimau yang sangat merugikan masyarakat nelayan tradisional Panipahan,"pungkasnya.

Saat ini masyarakat mulai melakukan penggalangan dana untuk dapat menemui Menteri Kelautan dan Perikanan di Jakarta dengan tujuan menyampaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat nelayan tradisional Panipahan.

"Kami masyarakat nelayan tidak menginginkan kembali terjadinya konflik yang berkepanjangan diwilayah perairan Panipahan karena kami takut apabila konflik terjadi lagi, maka yang rugi adalah masyarakat nelayan sendiri,ungkapnya.

Marzuki juga berharap agar Pemerintah Provinsi Riau dapat mengantisipasi dan menyelesaikan permasalahan yang mereka rasakan saat ini,"tutupnya.*(rud)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Berharap Langit Biru,
RT, RW dan LPMK Duri Timur Bagikan Masker

- Gubri Serukan Bupati/Walikota Gelar Salat Istisqo Serentak
- Jika Tak Dapat Partai, Syafril-Sihol Bertekad Maju Jalur Independen di Pilkada Rohil
- Waspada, Kabut Asapdi Riau Kiriman Jambi
- Berbatasan dengan Lahan PT THIP, Polsek Teluk Meranti Baru Kemarin, Segel Lahan Terbakar Didesa Gambut Mutiara
- Pemerhati Sosial Kuansing Menduga Pembakaran Lahan Karena Disengaja
- Ratusan Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Cerdas Menggunakan Obat Dinkes Bengkalis
- Jadi Ajang Tingkatkan Kekompakan, TMC Rayakan Hari Jadi Perdananya
- Dirujuk ke Padang, Bayi Arifin Penderita Kelainan Pembuluh Darah Akan Dirawat di RSUD M Jamil
- PT Asian Agri 'All Out' Turunkan RPK Padamkan Karhutlah di KM 10 Koridor Langgam
- Kualitas Udara Semakin Memburuk, PSMTI Bagikan 2000 Masker
- Ikasmansa Pekanbaru Bagi-bagi Paket Masker Berisi Susu dan Vitamin
- Peduli Karlahut, Pertamina EP Lirik Field Inhu Bantu Logistik Pemadam Api
- Bupati Serahkan Bantuan untuk Pembangunan Rumah Warga yang Terbakar
- Untuk Korban Terdampak Asap di Duri,
Ketua DPRD Sementara Bengkalis Terima Donasi Ponpes Terpadu Al Kahfi Bogor

- Bupati Kuansing Bantu Korban Rumah Terbakar
- Ribuan Masyarakat Ikut Istiqosah Kebangsaan di Masjid Raya An-Nur. Pekanbaru
- Pasca Ambruknya Dermaga Buton, Siak,
Arus Penyeberangan Batam dan Kepulauan Meranti Dialihkan ke Sungai Selari, Pakning

- Peduli Kabut Asap, Toyota Gandeng PWI Kuansing Bagikan Masker Gratis
- Istri Bupati Amril Mukminin Buka Bazar MTQ ke-44 Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com