Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 September 2019 18:45
Terduga Pembakar Lahan Gambut di Bonai Darussalam Diamankan Tim Satgas Karlahut Rohul

Ahad, 22 September 2019 18:45
Terduga Pembakar Lahan Gambut di Bonai Darussalam Diamankan Tim Satgas Karlahut Rohul

Ahad, 22 September 2019 16:34
Berharap Langit Biru,
RT, RW dan LPMK Duri Timur Bagikan Masker


Ahad, 22 September 2019 16:28
Gubri Serukan Bupati/Walikota Gelar Salat Istisqo Serentak

Ahad, 22 September 2019 16:26
Jika Tak Dapat Partai, Syafril-Sihol Bertekad Maju Jalur Independen di Pilkada Rohil

Ahad, 22 September 2019 16:22
Waspada, Kabut Asapdi Riau Kiriman Jambi

Ahad, 22 September 2019 16:18
Seekor Tapir Terjerat Babi Berhasil Diselamatkan Warga Sepahat, Bengkalis

Ahad, 22 September 2019 16:12
Berbatasan dengan Lahan PT THIP, Polsek Teluk Meranti Baru Kemarin, Segel Lahan Terbakar Didesa Gambut Mutiara

Ahad, 22 September 2019 16:06
Pemerhati Sosial Kuansing Menduga Pembakaran Lahan Karena Disengaja

Ahad, 22 September 2019 11:17
Ratusan Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Cerdas Menggunakan Obat Dinkes Bengkalis

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 23 Agustus 2019 10:42
Digelar Besok, Festival Mangonang Kampuong Lamo di Pulau Gadang Kampar Akan Dihadiri Ribuan Peserta

Festival Mangonang Kampuong Lamo di Pulau Gadang, Kampar digelar besok. Diperkirakan dihadiri ribuan peserta.

Riauterkini- PULAU GADANG - Ribuan orang diperkirakan bakal membanjiri Festival "Mangonang Kampuong Lamo" dan Festival Tari Daerah di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Sabtu (24/8/2019) pagi. Prediksi ini berdasarkan pengalaman pelaksanaan acara yang sama pada tahun sebelumnya dimana ribuan orang tumpah ruah mengikuti festival ini. 

Untuk meramaikan festival ini, Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar juga menggelar 

Festival Tari Daerah yang dibuka lebih awal pada Jum'at (23/8/2019) malam nanti pukul 20.00 WIB di Lapangan Tugu Kusuma Bantolo, Desa Pulau Gadang. 

Selanjutnya pada Sabtu (24/8/2019) pagi pukul 07.00 WIB direncanakan Bupati Kampar akan membuka Festival Mangonang Kampuong Lamo.

Kedua festival ini digelar untuk memeriahkan hari ulang tahun pemindahan pemukiman warga Desa Pulau Gadang yang ke-27.

Khusus Festival Tari Daerah dilaksanakan pada malam hari, yakni pada Jum'at (23/8/2019) malam yang menampilkan 10 kecamatan dan dilanjutkan Sabtu (24/8/2019) malam yang menampilkan 11 kecamatan.

Seperti diketahui, pemukiman warga Desa Pulau Gadang dipindahkan 27 tahun yang lalu atau pada tahun 1992 karena perkampungan Pulau Gadang ditenggelamkan untuk proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang. Selain Pulau Gadang, ada tujuh desa lainnya di Kecamatan XIII Koto Kampar dan dua desa di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumbar yang ikut dipindahkan.

Ketua BPD Pulau Gadang Syofian,SH, MH Datuk Majo Sati yang juga pengarah acara didampingi Ketua Panitia Zulhendri kepada wartawan, Jum'at (23/8/2019) pagi mengatakan, tahun ini di lokasi acara yaitu di Lapangan Kusuma Bantolo akan berdiri empat tonggue (bendera kebesaran) empat suku yakni Suku Domo, Melayu, Piliang dan Pitopang. Hal ini menandakan acara mendapat dukungan dari Pucuk Adat Kenegerian Pulau Godang serta pucuk suku dari keempat suku yang ada di Kenegerian Pulau Godang.

Syofian menambahkan, latar belakang digelarnya festival ini selain mengobati kerinduan akan kampung lama, agar seluruh anak kemenakan tahu dan mengenal adat istiadat dan budaya lokal yang berkembang sejak zaman dahulu kala di Kenegerian Pulau Godang dan tetap kokoh dalam bingkai ajaran agama.

"Festival ini untuk menghidupkan kembali budaya dan adat istiadat kepada anak kemenakan kita. Transmigrasi kita ini beda dengan transmigrasi lainnya, sebab transmigrasi kita ini ikut serta adat budaya beserta sisi agamanya ke pemukiman baru," terang Syofian.

Selain itu menjaga adat, tradisi, budaya serta agama. "Nak jan bisuok alio jalan dek ughang lalu, alio cupak dek ughang panggale dan jan diubah tepian dek ughang mandi," ucap pria yang juga Ketua Forum BPD se-Kabupaten Kampar ini dalam bahasa adat.

Selain itu acara ini sebagai bentuk syukuran akbar atas karunia Allah SWT selama menempati pemukiman baru.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kampar karena tahun ini Festival Mangonang Kampuong Lamo telah masuk dalam kalender pariwisata Kabupaten Kampar. "Kita berharap tahun depan masuk kalender pariwisata Riau," ujar Ketua Forum BPD se-Kabupaten Kampar itu.

Untuk kegiatan Festival Mangonang Kampuong Lamo diawali denga pawai yang diikuti seluruh elemen masyarakat, pemerintahan desa, para tamu dan undangan, seluruh pelajar mulai dari TK Harapan dari SDN 006 Pulau Gadang, SDN 007 Pulau Gadang, SMPN 3 XIII Koto Kampar, MTs Syekh H Jaafar Pulau Gadang maupun siswa dari SMAN 2 XIII Koto Kampar serta seluruh guru dan pegawai.

Pawai dimulai di depan MTs Syekh H Jaafar dan berakhir di Lapangan Tugu Kusuma Bantolo yang berada di di belakang kantor Kepala Desa Pulau Gadang. Sebagian peserta pawai akan menggunakan pakaian jadul, pakaian yang sering digunakan masyarakat saat berada di kampung lama. "Pokoknya bergaya saat berada di kampung lama dulu," ulasnya.

Di Lapangan Kusuma Bantolo juga telah tersedia stand bazar dan pameran. Kita bisa melihat ataupun membeli aneka produk khas dari Desa Pulau Gadang. Selain itu ada foto kampung lama dan aneka peralatan rumah tangga, peralatan ke ladang maupun ke kebun yang sering digunakan masyarakat tempo dulu dan peralatan mencari ikan di Sungai Kampar dan anak sungai yang ada di kampung lama.

Kemudian dilanjutkan dengan upacara peringatan perpindahan Desa Pulau Gadang ke-27. Bertindak selaku Inspektur Upacara Camat XIII Koto Kampar Rahmat Fajri. Acara ini menurut rencana juga dihadiri Pucuk Adat Kenegerian Pulau Godang H Sawir,SP,MSi Datuk Tandiko, ninik mamak dari keempat suku yakni suku Domo, Melayu, Piliang dan Pitopang. Selain itu dihadiri keluarga kepala desa dan mantan kepala desa, alim ulama, cerdik pandai dan tamu undangan lainnya. Upacara juga diikuti seluruh masuarakat.

Setelah penampilan dari berbagai dusun, sekolah, acara dilanjutkan makan bajambau, sholat zuhur dan istirahat siang. Setelah itu masih di Lapangan Kusuma Bantolo acara dilanjutkan dengan berbagai permainan rakyat hingga sore.

Dari pantauan pada Kamis (22/8/2019) malam, kemeriahan Festival Mangonang Kampuong Lamo dan Festival Tari Daerah sudah mulai terlihat di Desa Pulau Gadang. Puluhan spanduk dan baliho maupun umbul-umbul telah terpasang. Sebuah panggung ukuran besar juga telah terpasang di Lapangan Kusuma Bantolo. Tempat untuk para undangan dan stand bazar juga telah siap dipasang panitia.***(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Berharap Langit Biru,
RT, RW dan LPMK Duri Timur Bagikan Masker

- Gubri Serukan Bupati/Walikota Gelar Salat Istisqo Serentak
- Jika Tak Dapat Partai, Syafril-Sihol Bertekad Maju Jalur Independen di Pilkada Rohil
- Waspada, Kabut Asapdi Riau Kiriman Jambi
- Berbatasan dengan Lahan PT THIP, Polsek Teluk Meranti Baru Kemarin, Segel Lahan Terbakar Didesa Gambut Mutiara
- Pemerhati Sosial Kuansing Menduga Pembakaran Lahan Karena Disengaja
- Ratusan Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Cerdas Menggunakan Obat Dinkes Bengkalis
- Jadi Ajang Tingkatkan Kekompakan, TMC Rayakan Hari Jadi Perdananya
- Dirujuk ke Padang, Bayi Arifin Penderita Kelainan Pembuluh Darah Akan Dirawat di RSUD M Jamil
- PT Asian Agri 'All Out' Turunkan RPK Padamkan Karhutlah di KM 10 Koridor Langgam
- Kualitas Udara Semakin Memburuk, PSMTI Bagikan 2000 Masker
- Ikasmansa Pekanbaru Bagi-bagi Paket Masker Berisi Susu dan Vitamin
- Peduli Karlahut, Pertamina EP Lirik Field Inhu Bantu Logistik Pemadam Api
- Bupati Serahkan Bantuan untuk Pembangunan Rumah Warga yang Terbakar
- Untuk Korban Terdampak Asap di Duri,
Ketua DPRD Sementara Bengkalis Terima Donasi Ponpes Terpadu Al Kahfi Bogor

- Bupati Kuansing Bantu Korban Rumah Terbakar
- Ribuan Masyarakat Ikut Istiqosah Kebangsaan di Masjid Raya An-Nur. Pekanbaru
- Pasca Ambruknya Dermaga Buton, Siak,
Arus Penyeberangan Batam dan Kepulauan Meranti Dialihkan ke Sungai Selari, Pakning

- Peduli Kabut Asap, Toyota Gandeng PWI Kuansing Bagikan Masker Gratis
- Istri Bupati Amril Mukminin Buka Bazar MTQ ke-44 Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com