Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 September 2019 21:26
Hampir Seluruh Wilayah Kuansing Merata Diguyur Hujan

Senin, 23 September 2019 20:13
Lima Bakal Cabup Rohul Kembalikan Formulir Penjaringan ke PDIP, 2 Lagi Tidak Ada Kabar

Senin, 23 September 2019 20:05
Ingin Desanya Lebih Maju,
Masyarakat Bantan Sari, Bengkalis Sampaikan Aspirasi ke DPRD


Senin, 23 September 2019 19:00
Peduli Korban Kabut Asap, DPC Peradi Pekanbaru Bagikan Satu Juta Masker

Senin, 23 September 2019 18:17
Launching Keterbukaan Informasi Publik, Fitra Riau Nilai 3 Kabupaten Ini Tertutup

Senin, 23 September 2019 17:33
Bupati Rohul Keluarkan Surat Edaran Sholat Istisqo Serentak di Islamic Center Selasa Besok

Senin, 23 September 2019 17:25
Simpati Asap Karlahut, DPD PKS Rohul Buka Posko Siaga Korban Asap

Senin, 23 September 2019 16:46
Alhamdulillah, Sejumlah Wilayah di Riau Diguyur Hujan

Senin, 23 September 2019 15:17
Peduli Kabut Asap, PPMR Bengkalis Bagikan Ribuan Masker Gratis

Senin, 23 September 2019 15:13
Dua Perusahaan di Riau Ditetapkan Tersangka Karhutla

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 September 2019 12:44
Infeksi Bekas Operasi Usus Buntu, Bocah 11 Tahun akan Dirawat RSUD Mandau

Seorang bocah umur 11 tahun di Mandau mengalami infeksi bekas operasi usus buntu 3 tahun lalu. RSUD setempat siap merawatnya.

Riauterkini - DURI - Windu (11) Murid Kelas 6 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Mandau, warga Jalan Damai, Gang Budi, RT 05, RW 06, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Bengkalis harus merasakan sakit yang mendalam dan trauma berat akibat infeksi pada bekas jahitan yang didapatinya saat menjalani operasi usus buntu 3 tahun silam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau.

Penderitaan tersebut semakin sulit dicegah saat trauma Windu semakin meningkat dan energinya kian terkuras. Menurut pengakuan kedua orang tua Windu, Ali Amran dan Rafitna Dewi, anak bungsunya tersebut saat dilakukan operasi usus buntu, sempat tiga kali masuk keruang operasi namun tidak tahu apa gerangan yang dilakukan dokter.

" Waktu operasi tiga tahun lalu, sempat tiga kali keluar masuk ruang operasi. Padahal hanya operasi usus buntu, kami orang awam ini tidak tahu apa yang terjadi. Saking seringnya diperiksa dokter, anak ini sampai trauma dan takut saat melihat dokter berbaju putih,"kisah Ali Amran yang juga Ketua RT 05, RW 06, Kelurahan Duri Timur.

Dikatakan Ali Amran, tindakan operasi yang dilakukan dokter pun terlihat aneh, yang biasanya terlihat menyamping, ini terlihat lurus, tepat dibawah pusar. Untuk itu, dirinya dan keluarga meminta kepada pihak terkait untuk memberikan solusi akan nasib buah hatinya yang diketahui telah hampir sebulan tidak masuk sekolah akibat penderitaannya itu.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Mandau, dr Sri Sadono Mulyanto melalui Kasi Humas, dr Rangga Moendanoe saat dikonfirmasi berterimakasih atas laporan tersebut."Mengenai indikasi korban Mall Praktek, kami rasa masih jauh untuk di putuskan mengingat setiap tindakan medis selalu memiliki resiko yang sudah diketahui pasien dan keluarga, namu  kami sangat prihatin akan kondisi pasien. Untuk itu kami akan segera menyampaikan hal tersebut kepada pimpinan agar segera kami beri respon secepatnya,"tulisnya melalui pesan singkat WhattsApp sambungan telepon genggamnya.

Quick Respon Warganya Menerima laporan dari group Informasi perpanjangan tangannya, RT dan RW. Lurah Duri Timur yang dikenal berjiwa sosial tinggi, Hj Erna Satriana langsung bergerak cepat dengan memboyong Ketua LPMK, hampir seluruh Kasi dan stafnya.

"Ibarat tubuh, sakit satu, sakit semuanya.Rasa kekeluargaan inilah yang sedikit demi sedikit kita ciptakan. Cepat respon akan masukan dan informasi yang disampaikan. Mudah mudahan dapat mengurangi beban warga kita,"harapnya.*(hen)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Peduli Korban Kabut Asap, DPC Peradi Pekanbaru Bagikan Satu Juta Masker
- Launching Keterbukaan Informasi Publik, Fitra Riau Nilai 3 Kabupaten Ini Tertutup
- Bupati Rohul Keluarkan Surat Edaran Sholat Istisqo Serentak di Islamic Center Selasa Besok
- Simpati Asap Karlahut, DPD PKS Rohul Buka Posko Siaga Korban Asap
- Peduli Kabut Asap, PPMR Bengkalis Bagikan Ribuan Masker Gratis
- ‎Asap Dampak Karlahut di Rohul Semakin Pekat, Penderita ISPA Terus Meningkat
- Poskes dan Rumah Singgah di PUPR Riau,
Warga Nginap Dapat Obat dan Makan Gratis

- Riau Dikepung Asap, WCD Riau tetap Lakukan Aksi Bersih-bersih
- Bencana Kabut Asap, Volunteer Earth Hour Pekanbaru Salurkan Bantuan
- Dompet Dhuafa Riau dan Komunitas TDA Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Terdampak Asap
- Berharap Langit Biru,
RT, RW dan LPMK Duri Timur Bagikan Masker

- Gubri Serukan Bupati/Walikota Gelar Salat Istisqo Serentak
- Jika Tak Dapat Partai, Syafril-Sihol Bertekad Maju Jalur Independen di Pilkada Rohil
- Waspada, Kabut Asapdi Riau Kiriman Jambi
- Berbatasan dengan Lahan PT THIP, Polsek Teluk Meranti Baru Kemarin, Segel Lahan Terbakar Didesa Gambut Mutiara
- Pemerhati Sosial Kuansing Menduga Pembakaran Lahan Karena Disengaja
- Ratusan Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Cerdas Menggunakan Obat Dinkes Bengkalis
- Jadi Ajang Tingkatkan Kekompakan, TMC Rayakan Hari Jadi Perdananya
- Dirujuk ke Padang, Bayi Arifin Penderita Kelainan Pembuluh Darah Akan Dirawat di RSUD M Jamil
- PT Asian Agri 'All Out' Turunkan RPK Padamkan Karhutlah di KM 10 Koridor Langgam


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com