Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 September 2019 00:26
Tengku Zulkenedy Yusuf, Anggota DPRD Termuda di Riau dari PKS Resmi di Lantik

Senin, 16 September 2019 21:43
Belum Maksimal Tangani Karhutla,
Presiden Sentil Pejabat Daerah Hingga Perangkat Paling Bawah


Senin, 16 September 2019 21:13
40 Anggota DPRD Siak 2019-2024 Dilantik, Zulkifli Jadi Ketua Sementara

Senin, 16 September 2019 21:09
Terkait Asap Riau, LAM Riau Keluarkan Warkah Untuk Presiden Jokowi

Senin, 16 September 2019 20:17
Wakil Rakyat Kepulauan Meranti Periode 2019-2024 Resmi di Lantik

Senin, 16 September 2019 20:15
Sidang Paripurna Perdana Pasca Pengambilan Sumpah, DPRD Bengkalis Bentuk Fraksi

Senin, 16 September 2019 20:12
Pengurus DPC PDI Perjuangan Tinjau Posko Kesehatan di Pangkalan Kerinci

Senin, 16 September 2019 20:05
Usai Bersumpah Berjanji, Enam Anggota DPRD Bengkalis Ini Langsung Tepuk Tepung Tawar

Senin, 16 September 2019 19:59
Tiba didi Pekanbaru, Presiden Langsung Gelar Rapat Bersama Pejabat Pusat dan Riau di Novotel

Senin, 16 September 2019 19:55
Demo Mahasiswa dan SAPMA PP Warnai Pelantikan Anggota DPRD Kepulauan Meranti Periode 2019-2024

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 September 2019 12:44
Infeksi Bekas Operasi Usus Buntu, Bocah 11 Tahun akan Dirawat RSUD Mandau

Seorang bocah umur 11 tahun di Mandau mengalami infeksi bekas operasi usus buntu 3 tahun lalu. RSUD setempat siap merawatnya.

Riauterkini - DURI - Windu (11) Murid Kelas 6 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Mandau, warga Jalan Damai, Gang Budi, RT 05, RW 06, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Bengkalis harus merasakan sakit yang mendalam dan trauma berat akibat infeksi pada bekas jahitan yang didapatinya saat menjalani operasi usus buntu 3 tahun silam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau.

Penderitaan tersebut semakin sulit dicegah saat trauma Windu semakin meningkat dan energinya kian terkuras. Menurut pengakuan kedua orang tua Windu, Ali Amran dan Rafitna Dewi, anak bungsunya tersebut saat dilakukan operasi usus buntu, sempat tiga kali masuk keruang operasi namun tidak tahu apa gerangan yang dilakukan dokter.

" Waktu operasi tiga tahun lalu, sempat tiga kali keluar masuk ruang operasi. Padahal hanya operasi usus buntu, kami orang awam ini tidak tahu apa yang terjadi. Saking seringnya diperiksa dokter, anak ini sampai trauma dan takut saat melihat dokter berbaju putih,"kisah Ali Amran yang juga Ketua RT 05, RW 06, Kelurahan Duri Timur.

Dikatakan Ali Amran, tindakan operasi yang dilakukan dokter pun terlihat aneh, yang biasanya terlihat menyamping, ini terlihat lurus, tepat dibawah pusar. Untuk itu, dirinya dan keluarga meminta kepada pihak terkait untuk memberikan solusi akan nasib buah hatinya yang diketahui telah hampir sebulan tidak masuk sekolah akibat penderitaannya itu.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Mandau, dr Sri Sadono Mulyanto melalui Kasi Humas, dr Rangga Moendanoe saat dikonfirmasi berterimakasih atas laporan tersebut."Mengenai indikasi korban Mall Praktek, kami rasa masih jauh untuk di putuskan mengingat setiap tindakan medis selalu memiliki resiko yang sudah diketahui pasien dan keluarga, namu  kami sangat prihatin akan kondisi pasien. Untuk itu kami akan segera menyampaikan hal tersebut kepada pimpinan agar segera kami beri respon secepatnya,"tulisnya melalui pesan singkat WhattsApp sambungan telepon genggamnya.

Quick Respon Warganya Menerima laporan dari group Informasi perpanjangan tangannya, RT dan RW. Lurah Duri Timur yang dikenal berjiwa sosial tinggi, Hj Erna Satriana langsung bergerak cepat dengan memboyong Ketua LPMK, hampir seluruh Kasi dan stafnya.

"Ibarat tubuh, sakit satu, sakit semuanya.Rasa kekeluargaan inilah yang sedikit demi sedikit kita ciptakan. Cepat respon akan masukan dan informasi yang disampaikan. Mudah mudahan dapat mengurangi beban warga kita,"harapnya.*(hen)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Belum Maksimal Tangani Karhutla,
Presiden Sentil Pejabat Daerah Hingga Perangkat Paling Bawah

- Terkait Asap Riau, LAM Riau Keluarkan Warkah Untuk Presiden Jokowi
- Tiba didi Pekanbaru, Presiden Langsung Gelar Rapat Bersama Pejabat Pusat dan Riau di Novotel
- Mahasiswa Duduki Gedung DPRD Riau
- Posko RSUR Terima 60 Pasien Terdampak Asap Perhari
- Tingkatkan Kinerja, Sekwan Kuansing Gelar Rapat Staf
- Tiba Sore, Gubri Siapkan Sejumlah Persoalan Diadukan ke Presiden
- Diikuti Ribuan Warga, Pemkab Kuansing Gelar Sholat Istisqa
- Balai Bahasa Riau Gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia
- Baleho Dipasang, Presiden Dijadwalkan Sore Hari Tiba di Pekanbaru
- Kemarau Berlanjut, Bupati Kuansing Himbau Masyarakat Sholat Istisqa
- Udara Pekanbaru Tidak Sehat, TRCI Chapter Riau Bagikan 1500
- Tunggu Arahan Pemegang Saham, Seleksi Empat Jabatan Tinggi BRK Belum Juga Dimulai
- Beri Motivasi Penerima Beasiswa,
Direktur RAPP: Percaya Diri dan Pantang Menyerah Kunci Suksesnya

- Beroperasi 24 Jam, Gubri Tinjau Posko Kesehatan Karhutla
- Gubri Merasa Aneh Saat Memadamkan Karhutla Bersama Panglima TNI di Pelalawan
- Panglima TNI Nginap Lagi,
Besok Presiden Dijadwalkan ke Pekanbaru

- Datangkan Artis Ibukota, PT TPP Gelar Hiburan Karyawan
- Memohon Diturunkan Hujan, Masyarakat Logas Tanah Darat, Kuansing Sholat Istisqa
- Bupati Mursini Hadiri Rakor Penanggulangan Karhutla Bersama Panglima TNI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com