Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 September 2019 00:26
Tengku Zulkenedy Yusuf, Anggota DPRD Termuda di Riau dari PKS Resmi di Lantik

Senin, 16 September 2019 21:43
Belum Maksimal Tangani Karhutla,
Presiden Sentil Pejabat Daerah Hingga Perangkat Paling Bawah


Senin, 16 September 2019 21:13
40 Anggota DPRD Siak 2019-2024 Dilantik, Zulkifli Jadi Ketua Sementara

Senin, 16 September 2019 21:09
Terkait Asap Riau, LAM Riau Keluarkan Warkah Untuk Presiden Jokowi

Senin, 16 September 2019 20:17
Wakil Rakyat Kepulauan Meranti Periode 2019-2024 Resmi di Lantik

Senin, 16 September 2019 20:15
Sidang Paripurna Perdana Pasca Pengambilan Sumpah, DPRD Bengkalis Bentuk Fraksi

Senin, 16 September 2019 20:12
Pengurus DPC PDI Perjuangan Tinjau Posko Kesehatan di Pangkalan Kerinci

Senin, 16 September 2019 20:05
Usai Bersumpah Berjanji, Enam Anggota DPRD Bengkalis Ini Langsung Tepuk Tepung Tawar

Senin, 16 September 2019 19:59
Tiba didi Pekanbaru, Presiden Langsung Gelar Rapat Bersama Pejabat Pusat dan Riau di Novotel

Senin, 16 September 2019 19:55
Demo Mahasiswa dan SAPMA PP Warnai Pelantikan Anggota DPRD Kepulauan Meranti Periode 2019-2024

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 September 2019 14:42
Tekan Gagal Tumbuh Anak 0-2 Tahun di Bengkalis Kewajiban Lintas Sektoral

Seluruh pihak berkepentingan wajib mengatasi gagal tumbuhnya anak usia 0-2 tahun di Bengkalis. Penanganannya harus lintas sektoral.

Riauterkini-BENGKALIS- Masih tingginya angka anak usia 0 sampai dua tahun di Kabupaten Bengkalis dilaporkan mengalami gagal tumbuh secara baik atau stunting, akan menjadi kewajiban seluruh pihak berkepentingan menekan permasalahan ini.

Harus melibatkan lintas sektoral karena memang permasalahan stunting adalah hal yang besar dan disebabkan oleh banyak aspek walaupun pada dasarnya stunting juga merupakan permasalahan gizi kronis, namun tidak bisa diselesaikan atau hanya diintervensi oleh bidang gizi, karena kekurangan gizi sejak kandungan sampai anak berumur dua tahun atau masa 1.000 hari kehidupan sang anak.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Eji Marlina, S.Psi, M.Si, M.Psi, disela-sela kegiatan Rapat Pelacakan dan Konfirmasi Masalah Gizi di Kabupaten Bengkalis 2019, Kamis (12/9/19).

"Kekurangan gizi bisa disebabkan karena keterbatasan ekonomi atau keterbatasan pangan, kemudian faktor lingkungan seperti air bersih, sanitasi, dan lingkungan yang tidak bersih. Juga ditentukan oleh pola asuh, pola makan, seperti orang tua yang tidak memberikan ASI eksklusif atau pemberian makanan pendamping ASI yang tepat atau gizi yang tidak seimbang juga menjadi faktor yang mempengaruhi terjadinya anak stunting," ungkapnya.

Lanjut Eji, dalam upaya mengatasi masalah anak stunting ini harus melibatkan berbagai pihak atau lintas sektor. Agar sinergi dan berintegrasi dalam penekanannya tidak hanya Dinkes atau satu dua instansi saja tetapi melibatkan instansi terkait yang berkepentingan. Dan diharapkan tidak ada lagi ditemukan anak yang gagal tumbuh.

Upaya yang dilakukan saat ini ada dua strategi besar adalah intervensi gizi, dan diprediksi hanya menyelesaikan masalah stunting sebesar 17 persen, sedangkan keterlibatan lintas sektoral dalam mengatasi masalah stunting ini akan memberikan kontribusi diprediksi mencapai 70 persen dan sisanya adalah kontribusi lainnya.

"Sehingga mengatasi stunting anak harus melibatkan lintas sektoral, contoh pola perilaku hidup bersih di lingkungan masyarakat tidak hanya pada Dinkes merubah pola pikir, akan tetapi juga ada peran dari pemerintah desa atau instansi lainnya seperti membangun sanitasi dan sebagainya," katanya lagi.

Sementara itu terkait dengan Pelacakan dan Konfirmasi Masalah Gizi di Kabupaten Bengkalis 2019 di Kantor Dinkes Kabupaten Bengkalis, dalam rangka mengatasi stunting melakukan rapat bersama dengan tim dari Dinkes Provinsi Riau. Hadir Kepala Seksi Kesga dan Gizi, dr. Neng Kasmiyeti sekaligus sebagai narasumber.

Kegiatan ini melibatkan lintas sektor dan instansi serta berbagai komponen dalam masyarakat, seperti Bappeda, Dinkes, aparatur desa, kecamatan, petugas Puskesmas, maupun bidan serta komponen lainnya.

Informasi tambahan, untuk kasus temuan stunting di Kabupaten Bengkalis anak berumur 0-2 tahun bersumber dari data seluruh Puskesmas, mencapai sekitar 17 persen lebih dari sekitar 14.000 anak. Akan tetapi, angka itu baru 24 persen data sasaran. Atau yang terinput berdasarkan data sasaran belum mencapai separuh hingga September 2019 ini.

Dan ditargetkan pada tahun 2021 mendatang, kabupaten kota di Provinsi Riau akan menjadi lokus dalam penanganan Stunting anak guna mempercepat penurunan angka stunting di daerah ini.*(dik)

Foto : Kegiatan Rapat Pelacakan dan Konfirmasi Masalah Gizi di Kabupaten Bengkalis 2019, Kamis (12/9/19).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Belum Maksimal Tangani Karhutla,
Presiden Sentil Pejabat Daerah Hingga Perangkat Paling Bawah

- Terkait Asap Riau, LAM Riau Keluarkan Warkah Untuk Presiden Jokowi
- Tiba didi Pekanbaru, Presiden Langsung Gelar Rapat Bersama Pejabat Pusat dan Riau di Novotel
- Mahasiswa Duduki Gedung DPRD Riau
- Posko RSUR Terima 60 Pasien Terdampak Asap Perhari
- Tingkatkan Kinerja, Sekwan Kuansing Gelar Rapat Staf
- Tiba Sore, Gubri Siapkan Sejumlah Persoalan Diadukan ke Presiden
- Diikuti Ribuan Warga, Pemkab Kuansing Gelar Sholat Istisqa
- Balai Bahasa Riau Gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia
- Baleho Dipasang, Presiden Dijadwalkan Sore Hari Tiba di Pekanbaru
- Kemarau Berlanjut, Bupati Kuansing Himbau Masyarakat Sholat Istisqa
- Udara Pekanbaru Tidak Sehat, TRCI Chapter Riau Bagikan 1500
- Tunggu Arahan Pemegang Saham, Seleksi Empat Jabatan Tinggi BRK Belum Juga Dimulai
- Beri Motivasi Penerima Beasiswa,
Direktur RAPP: Percaya Diri dan Pantang Menyerah Kunci Suksesnya

- Beroperasi 24 Jam, Gubri Tinjau Posko Kesehatan Karhutla
- Gubri Merasa Aneh Saat Memadamkan Karhutla Bersama Panglima TNI di Pelalawan
- Panglima TNI Nginap Lagi,
Besok Presiden Dijadwalkan ke Pekanbaru

- Datangkan Artis Ibukota, PT TPP Gelar Hiburan Karyawan
- Memohon Diturunkan Hujan, Masyarakat Logas Tanah Darat, Kuansing Sholat Istisqa
- Bupati Mursini Hadiri Rakor Penanggulangan Karhutla Bersama Panglima TNI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com