Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Oktober 2019 18:00
DPRD Desak Pemkab Bengkalis Sampaikan RAPBD 2020

Ahad, 20 Oktober 2019 17:15
Gelar Konferensi IV, Ini Nama-Nama Calon Ketua PWI Rohil

Ahad, 20 Oktober 2019 17:12
Terkesan Diskriminasi,
Kalangan di Bengkalis Kecewa Beasiswa Pemprov Riau Abaikan PT di Pesisir


Ahad, 20 Oktober 2019 13:41
Bupati Kuansing Lepas Peserta Jelajah Alam Kota Jalur 6

Ahad, 20 Oktober 2019 12:47
Dihadiri Ratusan Kader Baru, DPD PKS Bengkalis Gelar TO

Ahad, 20 Oktober 2019 11:12
Setelah Dilaporkan, Rektor UIN Suska Bakal Hadapi Gelombang Protes Mahasiswanya Pekan Ini

Ahad, 20 Oktober 2019 11:07
Bupati Kuansing Hadiri Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden

Ahad, 20 Oktober 2019 09:25
Terjatuh dari Rakit Penyeberangan di Pulau Kijang, Mahasiswi UNISI Ditemukan Tewas

Sabtu, 19 Oktober 2019 19:50
Tingkatkan Ekonomi,
Ratusan Petani di Bengkalis Belajar Budi Daya Labu Madu Hana


Sabtu, 19 Oktober 2019 18:41
Semarakkan Dunia Kuliner, DCC Launching Buku Cake & Snack Favorit

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 14 September 2019 17:40
Ketua Apegti Riau Sarankan Tim Monitoring Gula Rafinasi

DPP APEGTI temukan banyaknya peredaran gula rafinasi di Riau. Pemerintah daerah disarankan membentuk tim monitoring.

PEKANBARU-Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Gula dan Terigu Indonesia (APEGTI) Provinsi Riau Ir. Nur Ja'far Marpaung, MSc menyarankan pemerintah daerah segera membentuk tim monitoring gula rafinasi (oplosan).

Pasalnya, hasil pemantauan DPP APEGTI Riau, gula rafinasi ini banyak beredar di Riau dan sekitarnya. Bahkan dia mensinyalir gula rafinasi gula dengan pemurnian tinggi dijual bebas di pasar tradisional.

"Selama ini distributor lebih suka menjual gula rafinasi atau yang oplosan dikarenakan harganya lebih murah," kata Nur Jaf’ar.

Disebutkannya, gula oplosan ini dijual sekitar Rp5.500 hingga Rp 6.000 per kilogram (kg). Sementara harga gula biasa mencapai Rp12.500 per kg. Bahkan bentuknya cenderung menyerupai tepung, dan bila dicampur relatif sulit diketahui.

Selain dijual murni, ada juga pedagang yang mengoplosnya dengan gula biasa. Gula rafinasi tersebut berukuran lebih halus dibanding gula biasa. Ada juga pedagang yang menjual gula rafinasi seharga yang sama dengan gula biasa.

"Sehingga keuntungan yang didapatkan lebih besar," kata Nur Jaf’ar.

Padahal, imbuhnya, erbuatan yang dilakukan oleh para oknum pengusaha importir telah melanggar pasal 7 Undang undang Nomor 7 tahun 2014 , tentang perdagangan atau pasal 142 junto Pasal 39 UU nomor 18 tahun 2012, tentang Pangan dan Pasal 62 UU Nomor 8 tahun 199, tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman lima tahun penjara.

Menurut Nur Jaf’ar, tim yang dibentuk pemerintah ini diperlukan untuk memantau peredaran gula refinasi di Riau. Tim semestinya terdiri dari berbagai pihak instansi terkait, karena gula rafinasi tersebut banyak didatangkan dari luar. Sehingga pintu masuk harus dijaga, baik pelabuhan resmi maupun tidak resmi. * (rilis)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- DPRD Desak Pemkab Bengkalis Sampaikan RAPBD 2020
- Gelar Konferensi IV, Ini Nama-Nama Calon Ketua PWI Rohil
- Tingkatkan Ekonomi,
Ratusan Petani di Bengkalis Belajar Budi Daya Labu Madu Hana

- Bupati Mursini Buka Gebyar Fisika Tingkat Kabupaten
- Tak Kunjung Bayar Pesangon, Mantan Karyawan Ancam Duduki Kantor PT SRK di Inhu
- Bupati Kuansing Hadiri Karnaval Budaya Dalam Rangka Peringatan Sumpah Pemuda
- Pengelolaan SMA, DPRD Bengkalis Pertanyakan Kewenangan Disdik Riau
- BLP Barang/Jasa Setdakab Rohul Adakan Bimtek Persiapan Uji Kompetensi untuk PPK, Pokja, dan PP
- Ada Apa Calon Dirut PD Rohul Jaya dan Dewan Pengawas‎ Belum juga Diumumkan
- All Biker Bengkalis Anti Unras Anarkis dan Terorisme
- Kolaborasi Dengan SD Islam As Shofa,
ACT dan Yayasan Fajar Imran Azzahra Galang Dana Untuk Korban Bencana

- Azan Berkumandang, Dandim Inhil Spontan Hentikan Sambutan
- Azan Berkumandang, Dandim Inhil Spontan Hentikan Sambutan
- Harapkan Saran, Dandim Inhil Silaturrami Bersama Insan Pers
- Jaga Kamtibmas Jelang Pelantikan Presiden, TNI dan Polri di Rohul Kompak Patroli Bersama
- Penyiar Agama Imbau Warga Bengkalis Tidak Terpancing Isu Menyesatkan
- Tujuh Orang BEM UR Gelar Aksi Keprihatinan KPK
- Mantan Dara Riau 2007 Pimpin IKK DPRD Kuansing
- Pelantikan Pengurus STM Riau Kompleks PT RAPP
- Bupati Kuansing Hadiri Peresmian Gedung Baru Kejati Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com