Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Oktober 2019 18:00
DPRD Desak Pemkab Bengkalis Sampaikan RAPBD 2020

Ahad, 20 Oktober 2019 17:15
Gelar Konferensi IV, Ini Nama-Nama Calon Ketua PWI Rohil

Ahad, 20 Oktober 2019 17:12
Terkesan Diskriminasi,
Kalangan di Bengkalis Kecewa Beasiswa Pemprov Riau Abaikan PT di Pesisir


Ahad, 20 Oktober 2019 13:41
Bupati Kuansing Lepas Peserta Jelajah Alam Kota Jalur 6

Ahad, 20 Oktober 2019 12:47
Dihadiri Ratusan Kader Baru, DPD PKS Bengkalis Gelar TO

Ahad, 20 Oktober 2019 11:12
Setelah Dilaporkan, Rektor UIN Suska Bakal Hadapi Gelombang Protes Mahasiswanya Pekan Ini

Ahad, 20 Oktober 2019 11:07
Bupati Kuansing Hadiri Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden

Ahad, 20 Oktober 2019 09:25
Terjatuh dari Rakit Penyeberangan di Pulau Kijang, Mahasiswi UNISI Ditemukan Tewas

Sabtu, 19 Oktober 2019 19:50
Tingkatkan Ekonomi,
Ratusan Petani di Bengkalis Belajar Budi Daya Labu Madu Hana


Sabtu, 19 Oktober 2019 18:41
Semarakkan Dunia Kuliner, DCC Launching Buku Cake & Snack Favorit

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 18 September 2019 07:29
Nestapa Wanita dengan Tumor Ganas di Kuansing, Lutut Sebesar Kelapa dan Ditinggal Suami

Kisah pilu dari seorang ibu di Kuansing. Lututnya sebesar kelapa karena tumor. Deritanya kian berat setelah suaminya minggat.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Arsih Janda beranak satu asal Desa Sungai Buluh Kecamatan Singingi penderita tumor ganas membutuhkan uluran tangan dermawan untuk berobat.

Bantuan ini sangat diharapkan Arsih, karena kondisi ekonominya yang tidak berkecukupan untuk biaya pengobatan penyakit yang dideritanya.

Sebab, jangankan untuk biaya berobat memenuhi kebutuhan sehari-hari saja ia masih kesulitan, karena pendapatannya yang tidak seberapa dari hasil berjualan pop ice dan sosis goreng.

Pendapatannya kadang tidak menentu, jika lagi ramai penghasilannya hanya ia peroleh sekitar 50 ribu rupiah kalau sunyi ia hanya mendapatkan uang sekitar 10 ribu rupiah.

Ia sendiri berjualan di rumah hibah pemberian dari masyarakat, sekaligus menjadi tempat tinggal bersama anaknya. Rumah ini hanya memiliki satu kamar tanpa sumur.

Semenjak ditinggal suami, ia berjuang seorang diri mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup serta biaya sekolah untuk putra semata wayangnya yang masih berusia 12 tahun saat ini sudah kelas 5 SD.

Karena himpitan ekonomi ini, sehingga ia tak mempedulikan penyakitnya, bahkan ia rela menanggung rasa sakit, asalkan ia bisa memberi makan untuk anaknya guna menyambung hidup.

Saat ini, ia hanya bisa pasrah sambil menanggung rasa sakit yang dideritanya, yang ia nanti hanya uluran tangan orang dermawan untuk mengurangi bebannya, baik penyakit dan himpitan ekonomi.

Arsih, diketahui sudah menderita penyakit ini semenjak 26 Agustus tahun 2016 lalu, saat itu dokter memvonis sakit yang diidapnya ini adalah tumor ganas dan dokter menyarankan agar diamputasi.

Namun, karena keterbatasan biaya Buk Arsih ini tidak ada melakukan konsultasi lebih lanjut, ketika merasakan sakit ia hanya berobat ke klinik dengan biaya BPJS serta bantuan tetangga dekat rumahnya.

Sebelumnya, ia juga pernah berupaya dengan pengobatan kemoterapi tapi berefek ke tubuhnya dan merasakan kondisi badan tidak stabil. Tidak hanya berefek pada tubuhnya, bahkan dari kemoterapi yang pernah ia lakukan dirinya sempat mengalami muntah darah.

"Ya begini lah kondisi saya, kalau sakitnya datang saya hanya bisa menahan dan berobat seadanya ke Puskesmas terdekat, tidak ada tindak lanjut ke Rumah Sakit labih bagus, karena saya tak punya biaya. Saya hanya bisa pasra sambil berjuang untuk anak saya," ungkapnya dengan nada lirih.***(jok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- DPRD Desak Pemkab Bengkalis Sampaikan RAPBD 2020
- Gelar Konferensi IV, Ini Nama-Nama Calon Ketua PWI Rohil
- Tingkatkan Ekonomi,
Ratusan Petani di Bengkalis Belajar Budi Daya Labu Madu Hana

- Bupati Mursini Buka Gebyar Fisika Tingkat Kabupaten
- Tak Kunjung Bayar Pesangon, Mantan Karyawan Ancam Duduki Kantor PT SRK di Inhu
- Bupati Kuansing Hadiri Karnaval Budaya Dalam Rangka Peringatan Sumpah Pemuda
- Pengelolaan SMA, DPRD Bengkalis Pertanyakan Kewenangan Disdik Riau
- BLP Barang/Jasa Setdakab Rohul Adakan Bimtek Persiapan Uji Kompetensi untuk PPK, Pokja, dan PP
- Ada Apa Calon Dirut PD Rohul Jaya dan Dewan Pengawas‎ Belum juga Diumumkan
- All Biker Bengkalis Anti Unras Anarkis dan Terorisme
- Kolaborasi Dengan SD Islam As Shofa,
ACT dan Yayasan Fajar Imran Azzahra Galang Dana Untuk Korban Bencana

- Azan Berkumandang, Dandim Inhil Spontan Hentikan Sambutan
- Azan Berkumandang, Dandim Inhil Spontan Hentikan Sambutan
- Harapkan Saran, Dandim Inhil Silaturrami Bersama Insan Pers
- Jaga Kamtibmas Jelang Pelantikan Presiden, TNI dan Polri di Rohul Kompak Patroli Bersama
- Penyiar Agama Imbau Warga Bengkalis Tidak Terpancing Isu Menyesatkan
- Tujuh Orang BEM UR Gelar Aksi Keprihatinan KPK
- Mantan Dara Riau 2007 Pimpin IKK DPRD Kuansing
- Pelantikan Pengurus STM Riau Kompleks PT RAPP
- Bupati Kuansing Hadiri Peresmian Gedung Baru Kejati Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com