Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Oktober 2019 18:00
DPRD Desak Pemkab Bengkalis Sampaikan RAPBD 2020

Ahad, 20 Oktober 2019 17:15
Gelar Konferensi IV, Ini Nama-Nama Calon Ketua PWI Rohil

Ahad, 20 Oktober 2019 17:12
Terkesan Diskriminasi,
Kalangan di Bengkalis Kecewa Beasiswa Pemprov Riau Abaikan PT di Pesisir


Ahad, 20 Oktober 2019 13:41
Bupati Kuansing Lepas Peserta Jelajah Alam Kota Jalur 6

Ahad, 20 Oktober 2019 12:47
Dihadiri Ratusan Kader Baru, DPD PKS Bengkalis Gelar TO

Ahad, 20 Oktober 2019 11:12
Setelah Dilaporkan, Rektor UIN Suska Bakal Hadapi Gelombang Protes Mahasiswanya Pekan Ini

Ahad, 20 Oktober 2019 11:07
Bupati Kuansing Hadiri Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden

Ahad, 20 Oktober 2019 09:25
Terjatuh dari Rakit Penyeberangan di Pulau Kijang, Mahasiswi UNISI Ditemukan Tewas

Sabtu, 19 Oktober 2019 19:50
Tingkatkan Ekonomi,
Ratusan Petani di Bengkalis Belajar Budi Daya Labu Madu Hana


Sabtu, 19 Oktober 2019 18:41
Semarakkan Dunia Kuliner, DCC Launching Buku Cake & Snack Favorit

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 September 2019 14:39
Diskes Riau Investigasi Bayi Meninggal Diduga Karena Terpapar Asap

Diskes Provinsi Riau sedang melakukan investigasi atas kabar meningggalnya bayi berumur tiga hari di Rumah Sakit Syafira, yang diduga karena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat terpapar asap.

Riauterkini - PEKANBARU - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau sedang melakukan investigasi atas kabar meningggalnya bayi berumur tiga hari di Rumah Sakit Syafira, yang diduga karena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat terpapar asap.

Pihak Diskes sedang berupaya berkomunikasi langsung kepada pihak dokter di rumah sakit terkait terkait kondisi bayi saat dirawat.

"Kita belum mengetahui pastinya, apakah karena ISPA. Tentu dokter yang merawatnya yang lebih tahu, nanti akan kita cek betul apa tidak bayi tersebut meninggal karena ISPA, dengan kondisi asap saat ini,” kata Kepala Diskes Riau Mimi Yuliani Nazir,, Kamis (19/9/19).

Menurut Mimi, investigasi langsung kepada pihak terkait tentu diperlukan untuk mencari kebenaran apakah meninggalnya bayi karena terpapar asap, seperti yang informasi beredar.

Hal senada juga dikatakan Kasi Yankes Diskes Riau, Yohanes. Menurutnya, tidak hanya mencari informasi ke rumah sakit z tempat bayi dirawat.

Tetapi menemui keluarga bayi yang meninggal diduga karena terpapar asap tersebut.

Menemui pihak keluarga itu penting guna mendapatkan informasi palid terkait kondisi bayi tersebut. Dengan begitu nantinya, barulah didapat kesimpulan apakah benar bayi meninggal karena terpapar asap atau karena faktor lainnya.

“Tim kami juga bergerak ke rumah orangtua bayi yang meninggal. Kita minta informasinya. Nanti hasilnya kami jelaskan,” jelas Yohanes.

Dari informasi yang beredar, bayi malang berumur 3 hari mengehembuskan nafas terakhirnya, pada Rabu (18/9/19) kemarin. Keterangan dari dokter salah satu rumah sakit di Kota pekanbaru itu mengatakan, bayi tersebut meninggal akibat ISPA, yang meliputi saluran pernapasan bagian atas dan saluran pernapasan bagian bawah.

Bayi tersebut dari pasangan orangtua Evan dan Yani, yang tinggal di RT 02/RW 04, Kelurahan Kulim, Km 19, tepatnya di Gudang Karton, Kota Pekanbaru.*(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- DPRD Desak Pemkab Bengkalis Sampaikan RAPBD 2020
- Gelar Konferensi IV, Ini Nama-Nama Calon Ketua PWI Rohil
- Tingkatkan Ekonomi,
Ratusan Petani di Bengkalis Belajar Budi Daya Labu Madu Hana

- Bupati Mursini Buka Gebyar Fisika Tingkat Kabupaten
- Tak Kunjung Bayar Pesangon, Mantan Karyawan Ancam Duduki Kantor PT SRK di Inhu
- Bupati Kuansing Hadiri Karnaval Budaya Dalam Rangka Peringatan Sumpah Pemuda
- Pengelolaan SMA, DPRD Bengkalis Pertanyakan Kewenangan Disdik Riau
- BLP Barang/Jasa Setdakab Rohul Adakan Bimtek Persiapan Uji Kompetensi untuk PPK, Pokja, dan PP
- Ada Apa Calon Dirut PD Rohul Jaya dan Dewan Pengawas‎ Belum juga Diumumkan
- All Biker Bengkalis Anti Unras Anarkis dan Terorisme
- Kolaborasi Dengan SD Islam As Shofa,
ACT dan Yayasan Fajar Imran Azzahra Galang Dana Untuk Korban Bencana

- Azan Berkumandang, Dandim Inhil Spontan Hentikan Sambutan
- Azan Berkumandang, Dandim Inhil Spontan Hentikan Sambutan
- Harapkan Saran, Dandim Inhil Silaturrami Bersama Insan Pers
- Jaga Kamtibmas Jelang Pelantikan Presiden, TNI dan Polri di Rohul Kompak Patroli Bersama
- Penyiar Agama Imbau Warga Bengkalis Tidak Terpancing Isu Menyesatkan
- Tujuh Orang BEM UR Gelar Aksi Keprihatinan KPK
- Mantan Dara Riau 2007 Pimpin IKK DPRD Kuansing
- Pelantikan Pengurus STM Riau Kompleks PT RAPP
- Bupati Kuansing Hadiri Peresmian Gedung Baru Kejati Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com