Untitled Document
Kamis, 31 Ramadhan 1431 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 9 September 2010 04:04
Empat Penakik Karet di Rohul Korban Serangan Beruang

Rabu, 8 September 2010 18:05
Diduga Akibat Konselting, 14 Pintu Los Pasar di Tambusai Terbakar

Rabu, 8 September 2010 18:03
Polres Rohul Musnahkan 10.445 Botol Miras dan Ribuan Petasan

Rabu, 8 September 2010 17:42
Pos PAM Operasi Ketupat Siak 2010 Masih Sepi Pengaduan

Rabu, 8 September 2010 16:01
PLN Pastikan Lebaran Tampa Pemadaman Bergilir

Rabu, 8 September 2010 15:57
11 Langsung Bebas,
280 Napi dan Terpidana Anak di Inhil Peroleh Remisi Lebaran


Rabu, 8 September 2010 14:19
Pembunuhan Sadis di Tenayan Raya,
Penjual Lontong Disabet Pedang dan Anaknya Tewas Dimartil




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 Maret 2010 16:26
Dukung PON 2012, Pembangunan Obyek Wisata Daerah Harus Digesa

Dalam rangka persiapan menyambut PON XVIII Tahun 2012, Disbudsnipar Riau menggesa pembangunan obyek wisata tiap kota dan kabupaten, khususnya Candi Muara Takus.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Dinas Kebudayaan, Seni dan Pariwisata (Disbudsnipar) Riau Joni Irwan, usai hearing dengan Komisi D DPRD Riau, Senin (15/3/10) menjelaskan bahwa, dalam rangka persiapan menyambut PON XVII Tahun 2012 pihaknya telah menggesa daerah-daerah untuk meningkatkan pembangunan objek wisata.

“Selain vinus-vinus yang dijadikan objek wisata termasuk plus untuk diadakanya PON, kita telah melakukan Rapat Koordinasi (rakor) dengan kabupaten dan kota untuk menggesa objek-objek wisata yang ada di daerah tersebut,” jelasnya.

Untuk di Pekanbaru sendiri misalnya, Joni mencontohkan, bahwa telah mulai dikembangkan seperti pasar wisata Pasar Bawah, Danau Buatan, Masjid Raya dan juga termasuk Wisata Kuliner. "Wisata kuliner ini mungkin lebih mendominasi, Selain itu condong juga kepada pengerajin-pengerajin," contohnya.

Khusus bagi objek wisata Candi Muaratakus di Kampar sebagai objek wisata warisan budaya dunia, serta telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai Benda Cagar Budaya (BCB) Nasional, menurutnya perlu perhatian khusus dalam pembagian zona-zona.

Hal tersebut diamini oleh Ketua Komisi D DPRD Riau Syarif Hidayat, Senin (15/3/10), ia menjelaskan, memang kini pembangunan Candi Muaratakus saat ini belum maksimal dalam pengelolaanya. Ia mencontohkan belum jelasnya pembagian zona tersebut. ada zona inti dan ada zona penyangga.***(tam)




Berita Sosial lainnya ..........
- RTB Dituding Hanya Habiskan Anggaran
- H-3, Penumpang di Bandara SSK II Hanya 3.550
- Gubri Tinjau Kesiapan Pelayanan Mudik Lebaran
- Protes Penertiban,
Puluhan Pengemis Datangi Dinsos Pekanbaru

- BKD Pekanbaru Ingatkan PNS tak Perpanjang Libur Lebaran
- Demi Kelancaran Pemudik,
Mulai Besok Truk Balak Dilarang Lewat Jalan Lintas Timur

- Lampu Colok Merahkan Langit Kota Pasirpangaraian


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 38.107.191.85
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com