Berita Terhangat... |
Kamis, 23 Mei 2013 18:06 58 Atlet Kampar Dilepas Istri Bupati Ikuti Kejurda Karate Riau
Kamis, 23 Mei 2013 17:53 Seorang Tersangka Ilog Diamankan Polair Mabes Polri di Bengkalis
Kamis, 23 Mei 2013 17:52 Ombudsman Riau Selidiki Dugaan Pungli Penerimaan Satpol PP Rohul
Kamis, 23 Mei 2013 17:49 Seorang Tersangka Ilog Diamankan Polair Mabes Polri di Bengkalis
Kamis, 23 Mei 2013 17:46 Tuntut Pembayaran KPI, Puluhan Karyawan PT Bias di Duri Mogok Kerja
Kamis, 23 Mei 2013 17:41 Jelang Pengukuhan, IKBR Kubu Tumpal Hutabarat Tutai Tudingan
Kamis, 23 Mei 2013 17:39 Demo, Warga Tuntut Pertanggung-jawaban Kades Balai Makam
|
|
|
|
Kamis, 28 Juni 2012 05:52 Honor Telat 4 Bulan, Sejumlah Dokter RSUD Bengkalis Dikabarkan 'Minggat'
Pelayanan medis di RSUD Bengkalis dikabarkan bermasalah. Penyebabnya ada sejumlah dokter yang meninggalkan tugas karena honornya 4 bulan belum dibayar.
Riauterkini-BENGKALIS– Sejumlah dokter yang bertugas di Rumah Sakit
Umum Daerah (RSUD) Bengkalis dikabarkan mulai meninggalkan tugas
melayani pasien yang akan berobat karena beralasan pindah ke daerah
lain alias “minggat”. Hal tersebut dipicu sejak Januari hingga April
2012 lalu, honor tenaga medis yang seharusnya sudah mereka terima tak
kunjung dibayarkan.
“Ada beberapa dokter, sudah beberapa bulan tidak lagi bertugas di RSUD
Bengkalis,” ujar salah seorang Dokter yang enggan disebutkan namanya
kepada sejumlah wartawan, Rabu (27/6/12).
Disebutkan alasan dokter ini, selain masalah minimnya masyarakat yang
berobat di RSUD Bengkalis, juga terkait mengenai masalah honor tenaga
medis yang harus diterima sejak Januari hingga April 2012 lalu belum
juga dibayarkan. Bahkan, masalah tersebut juga dinilai sama sekali
tidak diperhatikan oleh instansi yang terkait.
“Honor kita, sejak Januari hingga April belum juga dibayarkan. Apa
masalahnya kita tidak mengetahui persis. Bagaimana kita hendak bekerja
sementara hak kita tidak bisa dikeluarkan oleh intansi terkait,”
keluhnya.
Kepindahan para dokter yang bertugas di RSUD Bengkalis, ternyata juga
dikabarkan tidak hanya persoalan belum dibayarkannya honor tenaga
medis tersebut. Akan tetapi, para dokter tersebut sengaja mengusulkan
surat pindah ke daerah lain juga mengaku minimnya fasilitas rumah
dinas (rumdis) para dokter yang disediaka.
”Kemudian selain masalah itu, kami mengajukan surat pindah karena kami
juga mengeluhkan rumah dinas yang disediakan tidak layak huni,”
katanya dokter ini lagi.
Terpisah, Plt Direktur RSUD Bengkalis Mustafa, saat dihubungi melalui
sambungan telepon seluler terkait adanya persoalan itu belum bersedia
memberikan penjelasan lengkap. Mustafa hanya menyebutkan, dirinya akan
mencoba mengecek ke Bagian Bendahara RSUD Bengkalis, dokter mana yang
belum dibayarkan.
“Nanti saya cek ke Bendahara, dokter yang mana honornya belum dibayar.
Saya sedang berada di dalam kendaraan,” katanya melalui pesan singkat
atau sms.***(dik)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
Plt RSUD Maaf uang terpakai untuk
TABRANI RAB BUPATI BENGKALIS, KENAPA PULA SAMPAI BEGITU PADAHAL BENGKALIS DAERAH KAYA DG APBD 3 T. MUNGKINS DIRUT RSUD SALAH URUS, ATAU DIPAKAI DULU. TOLONG DIRESPON SEGERA UNTUK MEMBERI KEPERCAYAAN MASYARAKAT KEPADA ADD
kebo herlian saleh apa berguru sama rusli sehingga terjadi hal seperti ini.
|
|