|
|
|
Kamis, 28 Juni 2012 13:03 Berdemo, F-PABD Tolak Rencana Bakar Diri Aktivis STR
Rencana bakar diri sejumlah aktivis STR terus mendapat reaksi negatif. Pendemo yang menamakan diri F-PABD menolak rencana tersebut.
Riauterkini-PEKANBARU- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum-Penolakan Aksi
Bakar Diri (F-PABD) lakukan aksi damai di depan kantor gubernur Riau, menolak aksi
bakar diri terhadap 10 orang warga masyarakat Pulau Padang di Istana Negara,
Jakarta.
Aksi bakar diri ini diambil, karena sampai saat ini Pemerintah tidak mengambil
langkah konkrit dalam penyelesaian masalah Pulau Padang yang sudah berlangsung
hampir tiga tahun.
"Kita memahami aksi bakar diri ini adalah suatu sikap terpaksa yang harus diambil
oleh masyarakat Pulau Padang. Walaupun begitu kita menolak aksi bakar diri ini, dan
menolak mahasiswa yang ikut bakar diri," kata Koordinator Liputan Wahyu Kurniawan
kepada wartawan, Kamis (28/6) disela-sela aksi unjuk rasa.
Wahyu Kurniawan mengatakan, akar persoalannya kasus. Pulau Padang ini bersumber dari
kebijakan pemerintah itu sendiri. "Singkatnya, penegakan hukum lingkungan tidak bisa
diharapkan masyarakat Riau khususnya warga Pulau Padang," ujarnya.
Untuk itulah, respon dari F-PABD terhadap aksi bakar diri oleh warga dari Pulau
Padang harus disikapi Pemerintah. Makanya, F-PABD menuntut, menolak aksi bakar diri
oleh masyarakat Pulau Padang dan meminta Pemerintah bertanggung jawab.
"Kita mengecam Pemerintah Pusat dan Derah yang tidak berpihak kepada masyarakat, dan
menolak aksi bakar diri terhadap masyarakat Pulau Padang, serta menuntaskan
permasalahan agraria khususnya di Pulau Padang," ungkapnya.
Aksi damai F-PABD di kantor gubernur Riau ini terhadap penolakan bakar diri warga
masyarakat berlangsung damai dalam pengawalan aparat kepolisian. Selama aksi
berlangsung berada dalam kawalan aparat kepolisian, kurang lebih satu jam dan
setelah itu mereka membubarkan diri dengan tertip.***(jor)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
orang seberang mcm mno lh pmerintah prov. mau menyikapi...
permasalahn dyo aaje tak terselesaikan mcm mnalah maw mnyelesaikan yg lain.......
inilah yg dmnamakan saat kehancuran, dmana pemerintah tdak memikirkan rakyat..
|
|